Meugang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Meugang adalah tradisi memasak daging dan menikmatinya bersama keluarga, kerabat dan yatim piatu oleh masyarakat Aceh, Indonesia.[1] Meugang atau Makmeugang adalah tradisi menyembelih kurban berupa kambing atau sapi dan dilaksanakan setahun tiga kali, yakni Ramadhan, Idul Adha, dan Idul Fitri.[1] Sapi dan kambing yang disembelih berjumlah ratusan.[2] Selain kambing dan sapi, masyarakat Aceh juga menyembelih ayam dan bebek.[2] Tradisi Meugang di desa biasanya berlangsung satu hari sebelum bulan Ramadhan atau hari raya, sedangkan di kota berlangsung dua hari sebelum Ramdhan atau hari raya.[3] Biasanya masyarakat memasak daging di rumah, setelah itu membawanya ke mesjid untuk makan bersama tetangga dan warga yang lain.[1]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Tradisi Meugang sudah dilaksanakan sejak ratusan tahun yang lalu di Aceh.[2] Meugang dimulai sejak masa Kerajaan Aceh.[2] Kala itu (1607-1636 Masehi), Sultan Iskandar Muda memotong hewan dalam jumlah banyak dan dagingnya dibagikan secara gratis kepada seluruh rakyatnya.[3] Hal ini dilakukan sebagai rasa syukur atas kemakmuran rakyatnya dan rasa terima kasih kepada rakyatnya.[3] Setelah Kerajaan Aceh ditaklukan oleh Belanda pada tahun 1873, tradisi ini tidak lagi dilaksanakan oleh raja.[4] Namun, karena hal ini telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Aceh, maka Meugang tetap dilaksanakan hingga saat ini dalam kondisi apapun.[2] Tradisi Meugang juga dimanfaatkan oleh pahalawan Aceh dalam bergerilya, yakni daging sapi dan kambing diawetkan untuk perbekalan.[2]

Esensi[sunting | sunting sumber]

Setiap perayaan Meugang, seluruh keluarga atau rumah tangga memasak daging dan disantap oleh seisi rumah.[2] Pantang jika keluarga tidak memasak daging pada hari Meugang.[2] Meugang memiliki nilai religius karena dilakukan pada hari-hari suci umat Islam.[2] Masyarakat Aceh percaya bahwa nafkah yang dicari selama 11 bulan wajib disyukuri dalam bentuk tradisi Meugang.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "Meugang, Tradisi Unik Lebaran di Aceh". travel.detik.com. Diakses tanggal 21 Mei 2014.16.00. 
  2. ^ a b c d e f g h i j "Tradisi Meugang". acehpedia.org. Diakses tanggal 21 Mei 2014.16.00. 
  3. ^ a b c "Meugang, Tradisi Makan Daging di Aceh". liputan6.com. Diakses tanggal 21 Mei 2014.16.25. 
  4. ^ "Meugang, Tradisi Unik Warga Aceh Sambut Ramadan". ramadan.okezone.com. Diakses tanggal 21 Mei 2014.17.00.