Metil nitrat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Metil nitrat
Methyl nitrate
Methyl Nitrate Ball and Stick.png
Methyl Nitrate Space Fill.png
Nama
Nama IUPAC
Methyl nitrate
Nama lain
asam nitrat,metil ester
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
ECHA InfoCard 100.009.039
Sifat
CH3NO3
Massa molar 77,04 g/mol
Penampilan Liquid
Densitas 1,203 g/cm3, cair
Titik lebur -82,3 °C [1]
Titik didih 64,6 °C (disertai ledakan) [1]
Data eksplosif
Kecepatan ledakan 6300 m s−1 [2]
Bahaya
Bahaya utama Beracun, Mudah Meledak
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Sangkalan dan referensi

Metil nitrat adalah metil ester dari asam nitrat dengan rumus kimia CH3NO3. Merupakan cairan tak berwarna yang mudah menguap dan mudah meledak.

Sintesis[sunting | sunting sumber]

Dapat diproduksi dengan cara kondensasi asam nitrat dan metanol:[3]

CH3OH + HNO3 CH3NO3 + H2O

Metil nitrat dapat dihasilkan dalam skala laboratorium atau industri melalui distilasi campuran metanol dan asam nitrat, atau melalui nitrasi metanol dengan campuran asam sulfat dan asam nitrat. Prosedur yang pertama tidak dianjurkan karena bahaya ledakan uap metil nitrat. Prosedur kedua secara prinsip identik dengan pembuatan nitrogliserin. Tetapi, prosesnya biasanya berlangsung pada temperatur yang lebih tinggi dan campuran diaduk secara mekanik pada skala industri, bukan menggunakan udara bertekanan.

Sifat ledakan[sunting | sunting sumber]

Metil nitrat bersifat mudah meledak. Jika disulut, akan terbakar hebat dengan nyala abu-abu - biru. Metil nitrat mempunyai brisance relatif rendah dibandingkan dengan bahan peledak lainnya, termasuk ester nitrat lainnya. Sensitivitas metil nitrat pada inisiasi oleh detonasi adalah yang terbesar.

Meskipun daya ledak metil nitrat sangat tinggi, tetapi sulit diaplikasikan mengingat volatilitasnya yang tinggi pula. Hal ini menyulitkan penanganan dan penyimpanannya. Pernah digunakan sebagai bahan bakar roket oleh Jerman pada Perang Dunia II, dalam campuran yang mengandung metanol 25%, yang diberi nama "myrol". Campuran ini akan menguap dengan laju konstan dan komposisinya tidak akan pernah berubah. Terdapat sedikit bahaya ledakan (meskipun sukar untuk didetonasi) dan tidak mudah meledak dengan adanya goncangan.

Keselamatan[sunting | sunting sumber]

Selain mudah meledak, metil nitrat bersifat toksik dan menyebabkan sakit kepala jika terhirup.

References[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "CRC Handbook of Chemistry and Physics, 64th ed.". 1983. hlm. C–376. 
  2. ^ Meyer, R.; Köhler, J.; Homberg, A. (2007). Explosives (pdf) (edisi ke-6th). Wiley-VCH. hlm. 212. ISBN 978-3-527-31656-4. 
  3. ^ Black, A. P.; Babers, F. H. (1939).

Pranala luar[sunting | sunting sumber]