Malu-Malu Kucing (sinetron 2015)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Malu Malu Kucing
MMK 2015.jpg
GenreKomedi
PembuatMD Entertainment
Pemeran
Lagu pembukaMalu Malu Kucing
Lagu penutupMalu Malu Kucing
NegaraIndonesia
BahasaBahasa Indonesia
Jumlah episode64 (daftar episode)
Produksi
ProduserManoj Punjabi, Dhamoo Punjabi
LokasiJakarta, Indonesia
Durasi90 menit
Rumah produksiMD Entertainment
DistributorMNC Media
MNC Pictures
Rilis
Jaringan penyiarMNCTV
Format visualPAL 4:3
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Tayang perdanaSenin, 11 Mei 2015
Tanggal rilisSenin, 11 Mei –
Minggu, 26 Juli 2015
Kronologi
Dilanjutkan olehDuyung
Acara terkaitTarzan Betawi (2002)
Dia Anakku (2010)
Fathiyah season 1-2
Tarzan Cantik (2014)
Pranala luar
[www.mdentertainment.co Situs web]

Malu Malu Kucing merupakan sinetron ramadhan yang ditayangkan di MNCTV diproduksi MD Entertainment pada 11 Mei 2015 hingga akhir liburan Idul Fitri 26 Juli 2015. Pemeran utamanya adalah Amanda Manopo dan Angga Aldi Yunanda.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Cerita[sunting | sunting sumber]

Meong adalah cewek remaja yang lincah dan bertingkah seperti kucing, karena Meong dibesarkan oleh kawanan kucing di hutan.

Meong sebenarnya adalah anak dari Miun dan Maemunah. Ketika Maemunah hamil, dia memukul kucing yang mencoba mencuri ikan di rumahnya. Akhirnya ketika lahir, bukannya nangis, anak Maemunah malah mengeong kaya kucing. Maemunah tidak tau kalo anaknya mengeong bukannya nangis karena Maemunah pingsan setelah melahirkan anaknya. Mpok Hindun yang panik, langsung keluar rumah buat mencari pertolongan. Sepeninggal Mpok Hindun, bayi Maemunah malah dibawa kabur oleh kucing yang tertarik sama suara meong-meong dari dalam rumah. Saat kembali, Mpok Hindun malah tidak menemukan bayi itu. Mpok Hindun yang panik mencari bayi Maemunah, nggak sengaja melihat perempuan (NENENG) yang meninggalkan bayinya di depan panti asuhan. Ketika perempuan itu pergi, Mpok Hindun membawa bayi itu ke Maemunah dan Miun. Mpok Hindun bilang ke mereka, bahwa bayi itu adalah anak MIUN-MAEMUNAH. Akhirnya, bayi itu diberi nama Alya.

Belasan tahun kemudian, Meong nggak sengaja bertemu dengan Ariel, Ben,Chandra, Alya, Indri dan Vira yang lagi kemping di hutan. Ariel dan Ben sempat nyaris jatuh ke air terjun, kemudian Ben bersumpah akan membayar hutang budi dengan menolong balik siapa pun yang menolong dia. Meong menolong mereka dan Ben ingin membawa Meong ke kota tapi Ariel nggak mau karena tingkah Meong yang bikin ribet. Tapi Meong berhasil menyusup masuk ke dalam mobil Ariel dan terbawa ke kota. Meong akhirnya kabur dari mobil Ariel dan bertemu dengan Mat Kimpul, suami Mpok Hindun. Meong ngikuti Mat Kimpul sampai ke rumahnya dan sempat menakuti Mpok Hindun. Ketika Mpok Hindun denger cerita Mat Kimpul tentang cewek yang bertingkah seperti kucing, Mpok Hindun menduga kalau cewek itu adalah anak Maemunah yang hilang dulu.

Meong juga bersahabat dengan adik Ben, Syarifah yang memberi dia radio. Dari radio itu, Meong belajar bicara dari meniru omongan penyiar radio.

Ketika Mpok Hindun berusaha mencari tahu tentang Meong, ternyata Meong sudah tinggal sama keluarga Ariel karena Meong udah nolongin Papa Ariel, Pak Bonar ketika hampir dibegal. Pak Bonar anggap Si Meong sebagai pembawa hoki jadi meong tinggal di rumahnya meskipun Ariel dan Bella, mamanya Ariel nggak setuju. Meong justru malah sering bikin rusuh di rumah Ariel dan jadi musuh bebuyutan Bik Neneng, ibunya Alya yang bekerja jadi pembantu di rumah Ariel.

Berhasilkah Mpok Hindun membuktikan kalau Meong adalah anak Maemunah?

Bagaimana Ariel dan keluarga menghadapi Meong?

Saksikan di MNCTV!

Kemiripan sinetron[sunting | sunting sumber]

Sinetron ini sangat mirip yaitu:

Situs[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]