Luciano Spalletti

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Luciano Spalletti
Luciano Spalletti 2012.jpg
Informasi pribadi
Nama lengkap Luciano Spalletti
Tanggal lahir 7 Maret 1959 (umur 59)
Tempat lahir Certaldo, Italia
Tinggi 180 m (590 ft 6 12 in)
Posisi bermain Gelandang
Informasi klub
Klub saat ini Internazionale (manajer)
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1978–1986 Virtus Entella 27 (2)
1986–1990 Spezia 120 (7)
1990–1991 Viareggio 29 (1)
1991–1993 Empoli 60 (3)
Total 236 (13)
Kepelatihan
1995–1998 Empoli
1998–1999 Sampdoria
1999–2000 Venezia
2000–2001 Udinese
2001–2002 Ancona
2002–2005 Udinese
2005–2009 Roma
2009–2014 Zenit St. Petersburg
2016–2017 Roma
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik.

|manageryears10 = 2017- |managerclubs10 = Internazionale}}

Luciano Spalletti (pengucapan bahasa Italia: [luˈtʃano spalˈletti]; lahir di Certaldo, Italia, 7 Maret 1959; umur 59 tahun) adalah seorang manajer dan mantan pemain sepak bola asal Italia yang saat ini menjadi pelatih inter milan.

Karier bermain[sunting | sunting sumber]

Lahir di Certaldo, Provinsi Firenze, Spalletti bermain untuk tim Serie C seperti Entella, Spezia, Viareggio dan Empoli. Ia tidak pernah bermain untuk Tim nasional sepak bola Italia.

Karier kepelatihan[sunting | sunting sumber]

Awal karier[sunting | sunting sumber]

Awal karier Spalletti sebagai pelatih dimulai bersama Empoli, di mana ia membawa Empoli promosi dua kali berturut-turut dari Seri C1 ke Serie A pada musim 1995-1996 dan 1996-1997. Saat di Udinese, dia benar-benar mulai membuat dampak besar sebagai manajer. Selama musim 2004-05, Spalletti menjadikan Udinese untuk finish urutan keempat di Serie A, melebihi ekspektasi dan mengamankan tempat di Liga Champions.

Roma[sunting | sunting sumber]

Spalletti mulai melatih A.S. Roma pada musim 2005-2006.

Pada tanggal 26 Februari 2006, Roma memecahkan rekor kemenangan beruntun di Serie A (11 kali) dengan kemenangan 2-0 atas Lazio. Namun, pada akhir musim, Roma gagal mencapai posisi ke-4, sehingga gagal lolos ke Liga Champions. Spalletti juga mengantarkan Roma ke final Coppa Italia melawan Inter Milan di musim 2005-06 namun kalah. Akan tetapi, Roma dapat lolos ke Liga Champions UEFA 2006-07, karena Juventus terdegradasi, Fiorentina dan AC Milan menerima pemotongan poin, semua sebagai akibat dari skandal pengaturan pertandingan.

Tahun-tahun berikutnya di Roma, Spalletti sukses mempersembahkan dua gelar juara Coppa Italia musim 2006-07 dan 2007-08, setelah di kedua partai final tersebut sama-sama mengalahkan Inter Milan dengan skor agregat 7-4 pada 2007 dan 2-1 pada 2008. Dan satu gelar Piala Super Italia pada tahun 2007 menjadi tambahan prestasi Roma selama di bawah komandonya.

Awal musim yang buruk pada Serie A 2009–10, dengan dua kekalahan berturut-turut (kalah 2-3 dari Genoa dan 1-3, di kandang, ketika menjamu Juventus) membuat Spalletti mengundurkan diri pada tanggal 1 September 2009 dan posisinya digantikan oleh Claudio Ranieri.[1][2]

Zenit St. Petersburg[sunting | sunting sumber]

Pada bulan Desember 2009, Spalletti bergabung dengan Zenit dengan durasi kontrak tiga tahun,[3] menggantikan pelatih sementara Anatoly Davydov dengan pelatih Italia Daniele Baldini, Marco Domenichini, dan Alberto Bartali juga bergabung dengan klub Rusia tersebut. Dewan Zenit ingin dia kembali memenangkan gelar Liga Primer Rusia , memenangkan Piala Rusia, dan melaju ke babak penyisihan grup Liga Champions pada tahun pertamanya.

Zenit memenangkan Piala Rusia pada 16 Mei 2010, mengalahkan FC Sibir Novosibirsk di final (setelah mengalahkan Volga Tver di perempat final dan Amkar Perm di semifinal). Setelah 16 pertandingan di musim Liga Primer 2010, dengan 12 kemenangan dan empat kali seri, di bawah kepelatihan Spalletti, Zenit telah memperoleh 40 poin. Hal ini merupakan rekor Liga Primer Rusia yang baru untuk poin kemenangan terbanyak. Pada jendela transfer musim panas tahun 2010, Spalletti melakukan pembelian pemain pertama: penyerang Aleksandr Bukharov dan gelandang Sergei Semak dari FC Rubin Kazan, pemain bertahan Aleksandar Luković dari Udinese dan Bruno Alves dari FC Porto. Pada tanggal 25 Agustus 2010, Zenit mengalami kekalahan pertama di bawah Spalletti atas AJ Auxerre dan gagal melaju ke babak penyisihan grup Liga Champions, tetapi Zenit pindah untuk bermain di Liga Eropa UEFA.

Pada 3 Oktober 2010, Zenit mengalahkan Spartak Nalchik, mencatatkan rekor Liga Primer Rusia lainnya sebagai tim dengan pertandingan terbanyak yang tidak terkalahkan secara berturut-turut, dengan 21 pertandingan sejak awal musim liga. Pada 27 Oktober 2010, Zenit menderita kekalahan pertamanya di musim itu atas klub rival Spartak Moscow, tujuh pertandingan lagi untuk menyelesaikan musim sebagai juara yang terkalahkan. Pada 14 November, Zenit menang atas FC Rostov dan 2 laga sebelum akhir musim dengan meraih gelar juara. Titel juara ini menjadi yang pertama dalam karier Spalletti. Zenit juga lolos ke tahap grup Liga Eropa UEFA di tempat pertama babak 1/16 besar. Di Liga Eropa UEFA, dalam babak 1/16 Zenit mengalahkan BSC Young Boys. Pada 6 Maret 2011 Zenit menang melawan PFC CSKA Moscow di Piala Super Rusia, menjadi trofi Rusia ketiga di bawah Spalletti, itu adalah semua gelar domestik Rusia yang Zenit menangkan di bawah pelatih asal Italia.

Pada 17 Maret 2011 Zenit kalah di Liga Eropa atas FC Twente dengan agregat 2-3 di babak 1/8 final. Dalam musim Liga Champions UEFA 2011–12 Zenit memulainya pada babak penyisihan grup masuk ke dalam grup G bersama Porto, Shakhtar Donetsk dan APOEL. Pada 6 Desember 2011, Zenit menyelesaikan babak penyisihan grup di tempat kedua dan untuk pertama kalinya dalam sejarah klub lolos ke fase knockout Liga Champions. Di leg pertama melawan Benfica, Zenit menang 3-2 di kandang melalui dua gol dari Roman Shirokov dan satu dari Sergei Semak. Di leg kedua Zenit kalah 2-0 dan tersingkir dari kompetisi. Pada 9 Februari, Spalletti menandatangani kontrak 3,5 tahun untuk tinggal di Zenit hingga 2015. Pada bulan April 2012, Zenit memenangkan kejuaraan Rusia kedua mereka setelah mengalahkan Dynamo Moscow.[4][5][6] Spalletti dipecat pada 10 Maret 2014.[7]

Kembali ke Roma[sunting | sunting sumber]

Setelah lama menganggur dari Zenit, Spalletti pun dipanggil kembali oleh Roma setelah Rudi Garcia resmi dipecat di pertengahan musim 2015-2016.[8]

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Roma[sunting | sunting sumber]

2007, 2008
2007

Zenit St. Petersburg[sunting | sunting sumber]

2010, 2011-12
2010
2011

Statistik manajerial[sunting | sunting sumber]

Per 10 Maret 2014.
Tim Dari Hingga Catatan
P M S K MK KM SG % Menang Ref.
Empoli 1 Juli 1993 30 Juni 1998 7002176000000000000176 700160000000000000060 700161000000000000061 700155000000000000055 7002199000000000000199 7002179000000000000179 +20 70033409000000000003.409 [9][10][11]
[12][13]
Sampdoria 1 Juli 1998 30 Juni 1999 700144000000000000044 700114000000000000014 700111000000000000011 700119000000000000019 700149000000000000049 700162000000000000062 −13 70033182000000000003.182
Venezia 1 Juli 1999 31 Oktober 1999 70008000000000000008 70001000000000000001 70002000000000000002 70005000000000000005 70006000000000000006 700111000000000000011 −5 70031250000000000001.250
Udinese 22 Maret 2001 30 Juni 2001 700111000000000000011 70002000000000000002 70004000000000000004 70005000000000000005 700113000000000000013 700119000000000000019 −6 70031818000000000001.818
Ancona 1 Juli 2001[14] 30 Juni 2002[14] 700138000000000000038 700114000000000000014 70008000000000000008 700116000000000000016 700143000000000000043 700152000000000000052 −9 70033684000000000003.684 [15]
Udinese 1 Juli 2002 16 Juni 2005 7002121000000000000121 700152000000000000052 700132000000000000032 700137000000000000037 7002165000000000000165 7002142000000000000142 +23 70034298000000000004.298
Roma 16 Juni 2005 1 September 2009 7002217000000000000217 7002118000000000000118 700151000000000000051 700148000000000000048 7002403000000000000403 7002256000000000000256 +147 70035438000000000005.438
Zenit St. Petersburg 11 Desember 2009[3] 10 Maret 2014[7] 7002179000000000000179 7002103000000000000103 700147000000000000047 700129000000000000029 7002319000000000000319 7002167000000000000167 +152 70035754000000000005.754
Total 7002794000000000000794 7002364000000000000364 7002216000000000000216 7002214000000000000214 70031197000000000001.197 7002888000000000000888 +309 70034584000000000004.584

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Spalletti quits as Roma coach". Sky Sports. 2009-09-01. Diakses tanggal 2009-09-02. 
  2. ^ "Roma's Spalletti resigns, Ranieri linked with job". ESPN. 2009-09-01. Diakses tanggal 2009-09-02. 
  3. ^ a b "Spalletti: Alles klar mit Zenit". kicker (dalam bahasa Jerman). 11 Desember 2009. Diakses tanggal 22 Januari 2014. 
  4. ^ "The secrets of Zenit's third title success". uefa.com. 28 April 2012. 
  5. ^ "Spalletti to coach Zenit St. Petersburg". USA Today. 11 Desember 2009. Diakses tanggal 14 Desember 2009. 
  6. ^ "Zenit win Russian championship". Soccerway.com. 14 November 2010. Diakses tanggal 17 November 2010. 
  7. ^ a b "Zenit setzt Spalletti vor die Tür". kicker (dalam bahasa Jerman). 10 Maret 2014. 
  8. ^ http://m.beritasatu.com/sepak bola/340717-hari-ini-luciano-spalletti-akan-gantikan-rudi-garcia-di-as-roma.html
  9. ^ Mariani, Maurizio. "Italy Championship 1993/94". RSSSF. Diakses tanggal 22 Januari 2014. 
  10. ^ Mariani, Maurizio. "Italy Championship 1994/95". RSSSF. Diakses tanggal 22 Januari 2014. 
  11. ^ Mariani, Maurizio. "Italy Championship 1995/96". RSSSF. Diakses tanggal 22 Januari 2014. 
  12. ^ Mariani, Maurizio. "Italy Championship 1996/97". RSSSF. Diakses tanggal 22 Januari 2014. 
  13. ^ Mariani, Maurizio. "Italy Championship 1997/98". RSSSF. Diakses tanggal 22 Januari 2014. 
  14. ^ a b "Ancona Calcio » Historical results". World Football. Diakses tanggal 22 January 2014. 
  15. ^ Misha Miladinovich. "Italy 2001/02". RSSSF. Diakses tanggal 22 January 2014.  Parameter |coauthors= yang tidak diketahui mengabaikan (|author= yang disarankan) (bantuan)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]