Kuripan, Watumalang, Wonosobo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Banjaran
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Wonosobo
Kecamatan Watumalang
Pemerintahan
 • Kepala desa Winardi,S.sos
Kodepos 56352
Luas 3,66 km2
Jumlah penduduk -
Kepadatan -

Kuripan adalah sebuah desa di kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Desa ini berjarak 6 Km bekendara ke selatan dari ibukota kecamatan Watumalang atau 11 Km dari ibukota Kabupaten Wonosobo ke arah barat. Desa ini terbagi menjadi 5 dusun.

Batas wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut:

Utara Desa Wonoroto
Selatan Desa Limbangan dan Kecamatan Leksono
Barat Desa Wonoroto, Kecamatan Sukoharjo dan Kecamatan Leksono
Timur Kecamatan Mojotengah dan Desa Limbangan

Pembagian wilayah[sunting | sunting sumber]

  1. Dusun Kuripan
  2. Dusun Langgeran
  3. Dusun Sigaok
  4. Dusun Temanggung
  5. Dusun Banjaran
Higimoni masyarakat dusun Banjaran sangat beragam,hidup berdampingan satu sama lain dalam kerukunan,santun,damai dan bersahaja.Masyarakatnya hidup menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dalam keberagamaan,menghargai dalam menjalankan peribadatan sesuai dengan kepercayaan dan agamanya masing-masing. Masyarakatnya hidup dengan bergotong royong,saling membantu,bekerja sama dalam semua kegiatan yang bersifat sosial,seperti ; dalam pembangunan sarana dan prasarana,jalan lingkungan,jalan ekonomi,tempat peribadatan,hajatan,kematian (kesripahan) dan sebagainya.
Dusun Banjaran terbagi dalam 9 Rt, 2 Rw, 170 Kepala rumah tangga (KK), mata pencaharian masyarakatnya juga sangat beragam,dari Pedagang,petani/Pekebun,Pegawai Negeri Sipil (PNS),TNI,POLRI dan sebagainya. Di sektor pertanian masyarakat petani Dusun Banjaran sudah cukup terdidik dan perbengalaman,khususnya petani salak pondoh,kopi coklat (kakao) tanaman tahunan saperti ; Albasia,Mahoni,Suren dan sejenisnya.Ini semua tidak terlepas dari peran kelompok tani yang ada di Dusun Banjaran yaitu Kelompok tani SEJAHTERA, kelompok tani MANDIRI, kelompok wanita tani ANGGREK LESTARI, peran serta ketiga kelompok tani ini cukup efektif dalam memberikan pengertian, bimbingan dan pembinaan dengan masyarakat petani setempat,kelompok tani tersebut banyak mendapatkan pelatihan/program baik dari tingkat kecamatan,kabupaten maupun provinsi. Tahun 2015 kelompok tani SEJAHTERA mendapatkan program bantuan ketahanan pangan (optimasi lahan), program ini dalam rangka.