Lompat ke isi

Koridor 4 Trans Jatim

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jaka Tingkir
Gresik–Paciran PP
Armada Trans Jatim nomor lambung IV.09 sedaing menaikkan penumpang di Terminal Bunder, Gresik (2026).
Info
PemilikDinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur
WilayahGerbangkertosusila
JenisAngkutan Massal Berbasis Jalan
non-BRT
Lintas Aglomerasi
Jumlah stasiun
Penumpang tahunan
  • 411.345 (Tahun 2024)
  • 1.166.979 (Tahun 2025) [1]
Operasi
Dimulai10 Agustus 2024
Setiap hari (05.00–21.00 Waktu Indonesia Barat)
OperatorPT Harapan Jaya Transport
Jumlah gerbong
  • 14 unit operasional
  • 1 unit cadangan [1]
Waktu antara
  • ± 14 menit (jam sibuk)
  • ± 20 menit (jam reguler)
Teknis
Panjang sistem54 kilometer (34 mi) [1]
Kecepatan tertinggi80 km/jam

Koridor 4 Trans Jatim adalah layanan koridor Trans Jatim penghubung wilayah Kabupaten Gresik dengan Kabupaten Lamongan yang telah diresmikan sejak 9 Agustus 2024. Rute lintasan koridor ini menggunakan relasi perjalanan Terminal BunderTerminal Paciran PP, menjelajahi daerah-daerah pesisir pada jalan lintas pantai utara Jawa.[2]

Latar belakang

[sunting | sunting sumber]

Sebenarnya rencana pembukaan koridor penghubung wilayah Gresik dan Lamongan telah diungkapkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa pada 18 Oktober 2023. Penyelenggaraan koridor tersebut akan diprioritaskan pada tahun 2024 tepat setelah beroperasinya Koridor 3 Trans Jatim yang mengkoneksikan wilayah Mojokerto Raya dengan Gresik Selatan.[3] Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, juga memberikan dukungan penuh dan pengharapan koridor tersebut dapat mempermudah warga Bawean yang akan bepergian ke Gresik ataupun sebaliknya.[4]

Dishub Jawa Timur kini tengah fokus mengupayakan realisasi koridor baru Trans Jatim penghubung wilayah Gresik dan Lamongan, lantaran kebutuhannya yang tinggi. Sampai pertengahan November 2023, Dishub Jawa Timur telah merampungkan studi kelayakan (feasibility study) koridor tersebut. Saat ini, Dishub Jawa Timur tengah menyiapkan pengadaan sarana operasional koridor ini, termasuk jenis bus yang akan digunakan.[5][6] Total lima belas unit bus medium dialokasikan untuk operasional koridor ini.[7]

Layanan Kelas Luxury

[sunting | sunting sumber]

Pada layanan rute yang sama dengan Koridor 4 versi reguler, terdapat layanan Trans Jatim Luxury Class yang mulai diresmikan pada 3 Januari 2026.[8]

Trans Jatim Luxury Class
Gresik–Lamongan PP
Informasi umum
Jenis layananBus perkotaan modern
StatusBeroperasi setiap hari
Daerah operasiGerbangkertosusila
Mulai beroperasi3 Januari 2026
Operator saat iniPT Harapan Jaya Transport
Lintas pelayanan
Stasiun awalTerminal Bunder
Stasiun akhirTerminal Paciran
Jarak tempuh53 kilometer (33 mi)
Waktu tempuh rerata1,5–2 jam
Frekuensi perjalanan5–25 menit

Informasi layanan

[sunting | sunting sumber]

Hanya bermodalkan 5 unit bus di kelas ini yang berjalan setiap harinya, layanan ini memiliki jadwal keberangkatan untuk kedua arah tersedia secara terjadwal pada rentang waktu antara pukul 06.00 hingga 18.00 WIB, dengan waktu tiba untuk perjalanan paling akhir pada pukul 21.10 WIB; membedakannya dengan kelas reguler. Sementara itu, jeda antar keberangkatan unit bus pada layanan ini adalah setiap 10 menit pada jam sibuk (rush hour) serta 15 menit pada jam non-sibuk.

Perbedaan waktu tempuh

[sunting | sunting sumber]

Tarif layanan

[sunting | sunting sumber]

Tarif yang dikenakan memiliki perbedaan yang sangat signifikan dengan layanan Koridor 4 biasa, yaitu tarif secara flat sebesar Rp20.000,00. Penumpang dapat menyambung perjalanan dari dan tujuan Terminal Purabaya menggunakan layanan Luxury Koridor 1 di Terminal Bunder dengan tarif secara flat sebesar Rp20.000,00 pula (total integrasi tarifnya adalah sebesar Rp40.000,00).

Meskipun tarif layanan ini dipatok dari titik keberangkatan serta titik kedatangan, calon penumpang dapat tetap naik pada halte pemberhentian dan turun di halte destinasi.

Fasilitas eksklusif layanan

[sunting | sunting sumber]

Seperti halnya pada layanan Luxury Koridor 1, tidak ada satupun penumpang yang akan berdiri sepanjang perjalanan di dalam armada bus pada kelas ini karena semua penumpang mendapatkan tempat duduknya masing masing. Kursi disusun dengan urutan 2-1 layaknya unit kereta penumpang maupun bus dek tinggi lain, serta jenis kursi yang dipakai juga lebih empuk dan lebih ergonomis daripada kelas bawahnya. Selain interior, eksterior unit bus ini juga tampil lebih keren dan berkelas dengan warna dominan putih untuk menunjukkan kesan kemewahannya.

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 3 Transjatim (2026-03-12). "Perjalanan Layanan Transjatim di Koridor IV". Instagram. Diakses tanggal 2026-03-12.
  2. Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur (8 Juni 2023). "Paket 64314015: Kajian Angkutan Massal (Trans Jatim) Rute Gresik - Lamongan (0801)". lpse.jatimprov.go.id. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  3. Enggran Eko Budianto (18 Oktober 2023). "Gubernur Khofifah prioritaskan rencana bus Trans Jatim Gresik-Lamongan". detik.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  4. Sahlul Fahmi (19 Oktober 2023). Endang Pergiwati (ed.). "Trans Jatim III rute Mojokerto - Gresik resmi beroperasi, Gus Yani: Beri manfaat multiplier efek". jatimnow.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  5. Farisma Romawan (18 November 2023). Fendy Hermansyah (ed.). "Usulan dua rute baru Trans Jatim di Kabupaten Mojokerto tunggu hasil uji kelayakan". radarmojokerto.jawapos.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  6. Nisrina Fauziyah Fahrudin (19 November 2023). Hanny Suwin (ed.). "Mojokerto tunggu hasil uji kelayakan bus Trans Jatim yang akan tambah rute baru ke Lamongan dan Sidoarjo". jawapos.com. Diakses tanggal 6 Desember 2023.
  7. Cito Eko Yuli Saputro; Wismanti (11 Desember 2023). "#LIVE – TRANS JATIM Menyambut Tantangan di 2024". Suara Surabaya (dalam Youtube). Diakses tanggal 12 Desember 2023.
  8. Hardy (2026-01-07). "Trans Jatim Premium Koridor IV Resmi Meluncur, Nyaman untuk Mobilitas hingga Wisata Paciran–Bungurasih". kabarbaik.co. Diakses tanggal 2026-01-12.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]