Konsili Lateran IV

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Innozenz3.jpg

Konsili Lateran IV (tahun 1215) merupakan konsili terpenting dari semua konsili Lateran.[1] Gereja menyerap ide-ide dari Paus Innocentius, hanya dalam waktu tiga hari, sidang tersebut dapat menghasilkan ratusan dekrit.[2]

Hasil konsili[sunting | sunting sumber]

Sumbangsih Paus Innosensius III dapat terlihat dari beberapa hasil Konsili Lateran IV yang di antaranya:[2]

  • Setiap orang harus mengaku segala dosanya pada imam, kurang lebih satu kali dalam setahun sebagai persiapan untuk mengikuti Sakramen Ekaristi pada perayaan Paskah.[2] Jika tidak mengambil bagian dalam Ekaristi dengan alasan tertentu, maka ia dilarang masuk di dalam Gereja dan ketika ia meninggal, Gereja tidak akan mengambil bagian dalam pemakamannya.[2] Begitupun dengan para imam diberikan mandat untuk tidak membuka “materai pengakuan dosa” dan jika hal ini dilanggar, maka imam dipecat dan dihukum untuk menebus dosanya di biara untuk seumur hidupnya.[2]
  • Ia pun memberlakukan peraturan bahwa setiap katedral harus memiliki guru teologi.[2] Hal ini diberlakukan dengan maksud agar dapat memberikan penjelasan kepada para imam mengenai berbagai masalah yang menyangkut ketidaktahuan imam.[2]
  • Konsili juga mengatur langkah untuk menghukum orang-orang sesat dan menyita harta mereka. Para pejabat yang melindungi para penyesat akan mendapat ekskomunikasi di dalam masyarakat.[2] Beberapa kaum Albigensis, kaum yang berpegang pada kepercayaan Gnostik dan Manikheisme, dan kaum Waldens, kaum yang menolak Katolisisme Roma dan berkeinginan kembali pada kesederhanaan Alkitab, dikutuk oleh Gereja.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ F.D.Wellem. Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.
  2. ^ a b c d e f g h i j k Tony Lane. Runtut Pijar - Sejarah Pemikiran Kristiani. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.