Keumala, Pidie

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Keumala
Negara Indonesia
ProvinsiAceh
KabupatenPidie
Pemerintahan
 • CamatBasri Yusuf
Populasi
 • Total−10,468 jiwa jiwa
Kode Kemendagri11.07.22 Edit the value on Wikidata
Luas-24,25 km²
Desa/kelurahan- 18 desa/gampong

Keumala, sebelumnya bernama Titeue Keumala, adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Pidie, Aceh, Indonesia.

Batas[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Keumala berbatasan dengan Kecamatan Tangse, Pidie (di bagian selatan), Titeue, Pidie (utara), pegunungan Jantho Aceh Besar (barat), dan Tiro (timur). Kecamatan ini terkenal dengan berasnya yang enak dan air yang bersih.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sebelumnya, kecamatan ini bernama lengkap Titeue/Keumala, berbatasan dengan Kecamatan Sakti. Namun pada akhir tahun 2008, Titeue, Pidie menjadi sebuah kecamatan tersendiri.

Menurut sejarah orang dulu, nama Keumala diberikan kepada kecamatan ini karena cahaya berwarna senja yang memantul ke langit yang keluar dari sebuah kolam di Desa Jijiem di sore hari setelah hujan. Karena Keumala itu sendiri berarti cahaya.

Kecamatan Keumala juga pernah menjadi pusat Kerajaan Aceh tahun 1873-1903 M saat Belanda menguasai Kutaraja.

Keumala memiliki sejarah sendiri, karena Keumala merupakan suatu wilayah yang menjadi Singgahan Sultan Aceh terakhir sebelum Kerajaan Aceh Darussalam kalah dalam peperangan dengan Belanda, Keumala Sebagai ibukota kedua kerajaan Aceh pada akhir 1879, telah menjadi “saksi bisu akhir salah satu kekuatan utama di Asia Tenggara di masa lalu.

Sumber daya alam[sunting | sunting sumber]

Keumala terkenal dengan sumber daya alam berupa beras dan air bersih. Kecamatan ini merupakan salah satu lumbung padi di Kabupaten Pidie. Sungai dan pegunungan di Kemukiman Keumala Dalam juga sering dijadikan objek wisata warga Pidie.

Tempat wisata[sunting | sunting sumber]

Di daerah ini layak dikembangkan wisata air. Salah satunya adalah tempat wisata Proyek yang berada di Desa Ugadeng. Di sini terdapat rinyeun sireutoh dan menjadi pusat irigasi di Kabupaten Pidie.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Di kecamatan ini terdapat empat dayah yaitu: Dayah Darul Kamaliyah Mesjid Raya Keumala di Desa Jijiem yang dipimpin Teungku H Muhammad Amin Ibrahim, Dayah Al Munawwarah di Desa Mesjid Nicah yang dipimpin Tgk.Abdullah Panga, Dayah Bustanul Huda di Desa Pako Kemukiman Keumala Dalam yang dipimpin Tgk.Muhammadon Abti, dan Dayah Hidayatul Awam Turaja di Desa Jijiem yang dipimpin Tgk.Al Barri Ibrahim.


Wilayah administrasi[sunting | sunting sumber]

Keumala terbagi dalam dua kemukiman (pemerintahan adat yang terdiri atas gabungan beberapa desa), yaitu Kemukiman Keumala Raya dan Keumala Dalam.

Berikut desa-desa yang ada di Kecamatan Keumala:

-Kemukiman Keumala Raya

  • Desa Paloh Teungoh
  • Desa Pulo Pante
  • Desa Cot Nuran
  • Desa Jijiem
  • Desa Rheng
  • Desa Dayah Keumala
  • Desa Sagoe
  • Desa Kumbang
  • Desa U Gadeng
  • Desa Asan Nicah
  • Desa Mesjid Nicah
  • Desa Papeun Nicah
  • Desa Pulo Seupeng
  • Desa Pulo Cahi

-Kemukiman Keumala Dalam

  • Desa Tunong
  • Desa Pako
  • Desa Cot Kreh
  • Desa Pulo Baro

Referensi[sunting | sunting sumber]