Kesehatan transgender

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Kesehatan transgender (bahasa Inggris: transgender health) adalah istilah yang mengacu kepada kajian kesehatan kaum transgender. Kaum transgender menghadapi stigma dan diskriminasi dalam menerima perawatan kesehatan, dan hal ini jugalah yang membatasi upaya mereka untuk memperoleh layanan kesehatan yang memadai.

Risiko kesehatan[sunting | sunting sumber]

Kaum transgender menghadapi transfobia dalam kehidupan sehari-hari, dan hal ini berdampak terhadap kesehatan fisik dan kejiwaan mereka.[1][2][3] Transfobia bahkan telah diidentifikasi sebagai faktor risiko bagi kesehatan kaum transgender.[4]

Akibat diskriminasi yang dihadapi oleh kaum trans di lembaga-lembaga medis, akses ke perawatan kesehatan juga menjadi terbatas.[5] Hasil kajian terhadap wanita transgender muda menunjukkan bahwa salah satu faktor utama yang membuat mereka tidak memperoleh layanan pencegahan HIV (seperti tes secara berkala dan profilaksis prapajanan) adalah penggunaan nama dan kata ganti yang salah.[6] Hasil kajian National Transgender Discrimination Survey juga menemukan bahwa lebih dari sepertiga responden yang memilih "gender tidak terdaftar di sini" mengatakan mereka menghindari perawatan medis karena takut akan diskriminasi.[7]

Kesehatan kejiwaan[sunting | sunting sumber]

Tingkat depresi dan kecemasan pada kaum trans jauh lebih tinggi daripada kelompok lain pada umumnya.[8] Menurut data Budge et al. (2013), tingkat depresi pada wanita transgender tercatat sebesar 51,4% dan pada lelaki transgender sebesar 48,3%, sementara tingkat kecemasan pada wanita transgender mencapai 40,4% dan lelaki transgender 47,5%.[9] Hal ini disebabkan oleh kurangnya dukungan sosial bagi kaum trans, terutama mereka yang masih pada tahap pra-transisi atau baru saja menjalani transisi.[9][10]

Beberapa kajian telah menemukan keterkaitan antara tekanan minoritas dengan tingkat depresi yang lebih tinggi dan penyakit-penyakit kejiwaan lainnya pada lelaki dan wanita transgender.[11] Rasa bahwa mereka akan ditolak menjadi faktor besar dalam hal ini.[12] Gangguan kesehatan kejiwaan yang dialami oleh kaum trans juga terkait dengan tindakan melukai diri sendiri, penggunaan narkotika, dan keinginan serta upaya bunuh diri.[4]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Rood, Brian A.; Reisner, Sari L.; Surace, Francisco I.; Puckett, Jae A.; Maroney, Meredith R.; Pantalone, David W. (2016). "Expecting Rejection: Understanding the Minority Stress Experiences of Transgender and Gender-Nonconforming Individuals". Transgender Health. 1 (1): 151–164. doi:10.1089/trgh.2016.0012. PMC 5685272alt=Dapat diakses gratis. PMID 29159306. 
  2. ^ Budhwani, Henna; Hearld, Kristine R.; Milner, Adrienne N.; Charow, Rebecca; McGlaughlin, Elaine M.; Rodriguez-Lauzurique, Mayra; Rosario, Santo; Paulino-Ramirez, Robert (NaN). "Transgender Women's Experiences with Stigma, Trauma, and Attempted Suicide in the Dominican Republic". Suicide & Life-Threatening Behavior. 48 (6): 788–796. doi:10.1111/sltb.12400. ISSN 1943-278X. PMID 28950402. 
  3. ^ Lagos, Danya (December 2018). "Looking at Population Health Beyond "Male" and "Female": Implications of Transgender Identity and Gender Nonconformity for Population Health". Demography. 55 (6): 2097–2117. doi:10.1007/s13524-018-0714-3. ISSN 0070-3370. PMID 30255426. 
  4. ^ a b Scherer, Bee (2018-12-20). Queering paradigms VII : contested bodies and spaces. Scherer, Burkhard, 1971-, Vries, Patrick de. Oxford, United Kingdom. ISBN 978-1788745291. OCLC 1080428040. 
  5. ^ Anastas, J.W. (2013). "Policy, practice, and people: Current issues affecting clinical practice". Clinical Social Work Journal. 41 (3): 302–307. doi:10.1007/s10615-013-0454-1. 
  6. ^ Dowshen, Nadia; Lee, Susan S.; Castillo, Marné; Hawkins, Linda; Barg, Frances K. (February 2016). "Barriers and Facilitators to HIV Prevention, Testing, and Treatment among Young Transgender Women". Journal of Adolescent Health. 58 (2): S81–S82. doi:10.1016/j.jadohealth.2015.10.175. 
  7. ^ Jack, Harrison; Jaime, Grant; L., Herman, Jody (2012-04-01). "A Gender Not Listed Here: Genderqueers, Gender Rebels, and OtherWise in the National Transgender Discrimination Survey". LGBTQ Public Policy Journal at the Harvard Kennedy School. 2 (1). 
  8. ^ Dhejne, Cecilia; Van Vlerken, Roy; Heylens, Gunter; Arcelus, Jon (2016-01-02). "Mental health and gender dysphoria: A review of the literature". International Review of Psychiatry. 28 (1): 44–57. doi:10.3109/09540261.2015.1115753. ISSN 0954-0261. PMID 26835611. 
  9. ^ a b Budge, Stephanie L.; Adelson, Jill L.; Howard, Kimberly A. S. (2013). "Anxiety and depression in transgender individuals: The roles of transition status, loss, social support, and coping". Journal of Consulting and Clinical Psychology. 81 (3): 545–557. doi:10.1037/a0031774. PMID 23398495. 
  10. ^ Cole, Collier M.; O'Boyle, Michael; Emory, Lee E.; Iii, Walter J. Meyer (1997). "Comorbidity of Gender Dysphoria and Other Major Psychiatric Diagnoses". Archives of Sexual Behavior. 26 (1): 13–26. doi:10.1023/A:1024517302481. ISSN 0004-0002. PMID 9015577. 
  11. ^ Bockting, Walter O.; Miner, Michael H.; Swinburne Romine, Rebecca E.; Hamilton, Autumn; Coleman, Eli (2013). "Stigma, mental health, and resilience in an online sample of the US transgender population". American Journal of Public Health. 103 (5): 943–951. doi:10.2105/ajph.2013.301241. PMC 3698807alt=Dapat diakses gratis. PMID 23488522. 
  12. ^ Rood, Brian A.; Reisner, Sari L.; Surace, Francisco I.; Puckett, Jae A.; Maroney, Meredith R.; Pantalone, David W. (January 2016). "Expecting Rejection: Understanding the Minority Stress Experiences of Transgender and Gender-Nonconforming Individuals". Transgender Health. 1 (1): 151–164. doi:10.1089/trgh.2016.0012. ISSN 2380-193X. PMC 5685272alt=Dapat diakses gratis. PMID 29159306.