Ken Arok & Ken Dedes

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ken Arok & Ken Dedes
Ken Arok dan Ken Dedes.jpg
Genre
PembuatMD Entertainment
SutradaraVasant. R. Patel
Pemeran
Penggubah lagu temaMahir's Band
Lagu pembuka"Ratuku" — Mahir's Band
Lagu penutup"Ratuku" — Mahir's Band
Negara asalIndonesia
Bahasa asliBahasa Indonesia
Jmlh. musim1
Jmlh. episode38
Produksi
Produser eksekutifShania Punjabi
Produser
KameraMulti-kamera
Durasi60 menit
Rumah produksiMD Entertainment
DistributorMNC Media
Rilis
Jaringan asliMNCTV
Tanggal tayang asli2 Desember 2013 (2013-12-02) –
8 Januari 2014 (2014-1-8)
Pranala luar
Situs web produksi

Ken Arok & Ken Dedes adalah sinetron kolosal Indonesia yang ditayangkan perdana 2 Desember 2013 pada pukul 21.30 WIB di MNCTV. Sinetron ini disutradarai oleh Vasant. R. Patel dan dibintangi oleh Laudya C. Bella, Adly Fairuz, Aryani Fitriana, dan Lian Firman.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Ramalan Ni Kunti (Nana Khairina) bahwa Arya (Marcelino Lefrandt) akan dibunuh oleh keponakannya sendiri membuatnya bertekad membunuh keponakannya, putra Ken Endhok (Jill Carissa) dan Gajah Para (Didi Junaidi).

Gajah Para yang ingin menyelamatkan bayinya, berusaha kabur dari kejaran Arya dan anak buahnya namun ia dan bayinya jatuh dari jurang. Bango Samparan menemukan bayi tersebut dan menamainya Ken Arok (Adly Fairuz).

Ken Arok menjadi perampok yang membela kepentingan rakyat. Ulahnya ternyata menimbulkan keberangan Tunggul Ametung, seorang akuwu Tumapel yang juga anak angkat Arya. Ia memerintahkan para prajuritnya untuk menangkap Ken Arok.

Saat pengejaran, Ken Arok bertemu dengan Ken Dedes (Laudya Cynthia Bella), anak Mpu Purwa (Della Puspita). Keduanya pun langsung jatuh hati, tetapi perjalanan cinta mereka tidaklah mulus. Tunggul Ametung dengan kelicikannya berhasil memaksa Ken Dedes menikah dengannya.

Ken Arok pun menikahi Ken Umang karena merasa berhutang budi. Melihat Ken Dedes tidak bahagia bersama Tunggul Ametung, Ken Arok akhirnya memesan keris ke Mpu Gandring. Namun belum genap waktu yang disepakati untuk mengambil keris itu, Ken Arok nekad meminta keris tersebut.

Tanpa sengaja Ken Arok malah menusuk Mpu Gandring hingga tewas. Mpu Gandring pun mengeluarkan sumpah bahwa Ken Arok akan mati tertusuk oleh keris yang sama oleh keturunannya sendiri.

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Pemeran Peran
Laudya C. Bella Ken Dedes
Adly Fayruz Ken Arok
Aryani Fitriana Ken Umang
Lian Firman Tunggul Ametung/Anggareksa
Della Puspita Nyi Purwa
Marcellino Lefrandt Adipati Arya
Nana Khairina Ni Kunti
Benny Ruswandi Bango Samparan
Fadli N/A
Jill Carissa Ken Endog
Agus Kuncoro Gajah Para
Didi Junaidi N/A
Keisha Alvaro Anusapati
Keterangan
  • N/A: Not Available

Pranala luar[sunting | sunting sumber]