Kemiren, Glagah, Banyuwangi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Kemiren
Desa
Kantordesakemirenglagahbwi2013.jpeg
Kantor Desa Kemiren
Locator Desa Kemiren bwi.png
Peta lokasi Desa Kemiren
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Timur
Kabupaten Banyuwangi
Kecamatan Glagah
Kodepos 68432
Luas 2,5 km²
Jumlah penduduk 2653 jiwa
Kepadatan ... jiwa/km²

Kemiren adalah sebuah nama desa di wilayah Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Desa Kemiren adalah sebuah desa wisata, di desa ini terdapat perkampungan asli warga suku Osing. Beberapa tempat wisata yang dapat dikunjungi adalah Makam Buyut Cili[1], Desa Wisata Osing[2] dan tempat minum kopi di Sanggar Genjah Arum[3]

Desa Kemiren ditetapkan sebagai Desa Wisata Adat Osing pada tahun 1995 oleh Gubernur Jawa Timur (Basofi Sudirman). Desa Kemiren memiliki daya tarik wisata yang tergolong unik. Desa ini dihuni oleh suku asli Kota Banyuwangi yaitu Osing. Kemiren dapat dikatakan sebagai jiwa dari Suku Osing di Banyuwangi. Desa ini masih memegang teguh adat tradisi dan budaya lokal yang mereka bawa dari sesepuh terdahulu. Desa Kemiren mempunyai Maestro Gandrung Banyuwangi tertua yang masih menjalanakan pakem-pakem Gandrung sampai saat ini yang bernama Gandrung Temu Misti. Desa ini juga memiliki Kesenian Barong asli Osing Banyuwangi yang berumur ratusan tahun dan masih diyakini oleh masyarakat setempat sebagai Kesenian Barong yang masih mengandung unsur mistis.

Dalam setahun Tiga kali event yang cukup besar di gelar di Desa Kemiren seperti, Ider Bumi pada tanggal 2 bulan Syawal, Tumpeng Sewu pada minggu malam atau rabu malam pertama pada bulan Dzulhijjah, dan yang terakhir Desa ini menyelenggarakan Festival Ngopi Sepuluh Ewu Cangkir gratis yang digelar di setiap bulan Oktober. Desa ini juga menyelenggarakan acara acara adat atau pertunjukan di setiap berlangsungnya pernikan atau khitanan Masyarakat Osing kemiren. Adat tradisi dan budaya menjadi alasan Desa ini menjadi Desa Wisata Budaya dan Edukasi tentang Pola Hidup Masyarakat Osing banyuwangi yang merupakan sisa sisa masyarakat Blambangan dan Majapahit.

Menikmati makanan khas yang bernama pecel pithik, aneka jajanan khas desa dengan disuguhkan Tari Gandrung yang dibawakan langsung oleh sang Maestro gandrung Banyuwangi dan Edukasi tari atau musik tradisional serta prosesi penyangraian Kopi Kemiren yang dilakukan secar tradisional menjadi kegiatan wajib bagi para wisatawan yang berkunjung ke Desa yang berada di bawah kaki Gunung Ijen ini. Desa Kemiren merupakan jiwa dari Kota Banyuwangi. Banyak yang bisa didapatkan oleh wisatawan mengenai Suku Osing Kemiren sepertihalnya, bangunan rumah adat Osing, makanan khas, tarian khas, barang barang peninggalan nenek moyang dan ketulusan hati sang pribumi untuk melayani tamu.

Pembagian Wilayah[sunting | sunting sumber]

Desa Kemiren terdiri dari 2 dusun

  • Dusun Kedaleman
  • Dusun Krajan

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Doa di Makam Buyut Cili, Lalu Selamatan Pecel Pitik
  2. ^ http://sunriseofjava.com/berita-178-menengok-desa-wisata-kemiren.html Menengok Desa Wisata Kemiren
  3. ^ Sanggar Genjah Arum Tempat Tinggal Juri Kopi Dunia

Pranala luar[sunting | sunting sumber]