Kekristenan pada abad ke-10

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Penahbisan Cluny III oleh Paus Urbanus II.[1]

Pada abad ke-10, Kekristenan telah menyebar ke sepanjang sebagian besar Eropa dan Asia. Gereja Inggris didirikan, dengan sekolah-sekolah monasterinya, dan Gereja Latin dan Gereja Ortodoks Timur meneruskan pemisahan mereka, secara mutlak berpuncak dalam Skisma Besar.

Teologi pra-skolastik[sunting | sunting sumber]

Dengan perpecahan dan kemunduran Kekaisaran Karoling, kegiatan teologi terkenal dilakukan di beberapa sekolah katedral yang mulai membangkitkan pengaruh di bawahnya. Pengaruh-pengaruh intelektual dari dunia Arab (yang meliputi karya-karya pengarang klasik yang disajikan oleh para cendekiawan Islam) tersebar ke Gereja Barat melalui Spanyol, mempengaruhi teolog-teolog seperti Gerbertus dari Aurillac, yang menjadi Paus Silvester II dan pembimbing dari Otto III. (Otto adalah penguasaq keempat Kekaisaran Romawi Suci Ottonia Jermanik, penerus Kekaisaran Karoling).

Perkabaran Kristen[sunting | sunting sumber]

Polandia[sunting | sunting sumber]

"Pembaptisan Polandia" (bahasa Polandia: Chrzest Polski) pada 966 merujuk kepada pembaptisan Mieszko I, penguasa pertama negara Polandia bersatu. Pembaptisannya disusul oleh pembangunan gereja-gereja dan pendirian hierarki gerejawi. Mieszko memandang pembaptisan sebagai cara memperkuat kekuasaannya. Dengan dukungan aktif, ia dapat menarik perhatian para uskup, serta menyatukan pasukan untuk rakyat Polandia. Tindakan Mieszko meraih nkesuksesan besar. Pada abad ke-13, Katolik Roma menjadi agama dominan di Polandia.

Hongaria[sunting | sunting sumber]

Pada Abad Pertengahan, Kerajaan Hongaria (yang lebih besar ketimbang Hongaria modern) mengalami perkabaran Kristen antara 970 dan 1038.

Catatan dan referensi[sunting | sunting sumber]

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Lawrence, C. H. Medieval Monasticism. 3rd ed. Harlow: Pearson Education, 2001. ISBN 0-582-40427-4
  • Fletcher, Richard, The Conversion of Europe. From Paganism to Christianity 371-1386 AD. London 1997.
  • Padberg, Lutz v., (1998): Die Christianisierung Europas im Mittelalter, Stuttgart, Reclam (German)

Pranala luar[sunting | sunting sumber]