Kamomil

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Kamomil
Matricaria recutita - Köhler–s Medizinal-Pflanzen-091.jpg
Kamomil (dari Tanaman Obat-obatan Köhler, 1887)
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Asterales
Famili: Asteraceae
Genus: Matricaria
Spesies: M. recutita
Nama binomial
Matricaria recutita

Kamomil adalah tumbuhan semusim dari keluarga bunga Matahari Asteraceae. Tanaman ini tumbuh di seluruh wilayah Eropa, wilayah Asia yang memiliki 4 musim. Kamomil juga telah tersebar luas di Amerika Utara dan Australia oleh manusia. Kamomil memerlukan tanah yang terbuka untuk dapat tumbuh, biasanya tumbuh secara liar di pinggir jalan, tempat penampungan sampah, atau di ladang-ladang. Tanaman kamomil dapat tumbuh setinggi 15 sampai 60 cm. Daunnya yang panjang dan kecil berkelompok dua atau tiga daun dalam satu tangkai.

Kegunaan[sunting | sunting sumber]

Herbal[sunting | sunting sumber]

Kamomil dapat digunakan untuk menyembuhkan sakit perut, radang pada usus, dan sebagai obat tidur (penenang). Selain itu dapat digunakan untuk membuat teh herbal, yaitu dengan menambahkan 2 sendok makan bunga kamomil kering per cangkir teh. Untuk mengatasi sakit perut (yang meradang), direkomendasikan untuk meminum secangkir teh kamomil setiap pagi tanpa sarapan selama 2 atau 3 bulan.

Kamomil juga digunakan untuk pembersih mulut untuk menyembuhkan mukositis, suatu penyakit pada membran mukosa. Komposisi zat aktif dari sari minyak kamomil disebut bisabolol. Zat aktif lainnya adalah chamazulene, flavonoid dan coumarin.

Kamomil sering kali dikenal sebagai “tanaman dokter” karena bisa membantu pertumbuhan tanaman lain yang tumbuh di dekatnya, terutama yang menghasilkan sari minyak ta'un (essential oil) seperti jenis tanaman mint (spearmint, sage, oregano).

Diabetes[sunting | sunting sumber]

Penelitian terakhir yang dilakukan terhadap tikus percobaan yang menderita diabetes oleh para peneliti dari Inggris dan Jepang menunjukkan tikus yang diberikan ekstrak kamomil selama 21 hari, kadar glukosa dalam darahnya menurun drastis dibandingkan tikus yang tidak diberi kamomil.

Galeri[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]