Mandar dengkur: Perbedaan revisi

Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
23 bita ditambahkan ,  4 tahun yang lalu
k
rapikan terjemahan
k (rapikan terjemahan)
| range_map_caption = <div style="text-align:left;"><big>{{Legend2|#00CC00| Persebaran menetap kira-kira|border=1px solid #aaa}}</big></div>Inset menunjukkan letak Sulawesi
}}
'''Mandar dengkur''' ({{lang-la|Aramidopsis plateni}}, {{lang-en|snoring rail, Celebes rail, Platen's rail}}) adalah burung [[Rallidae]] tidakbesar terbangtak besarterbang, satu-satunya anggota dari genus '''''Aramidopsis'''''. IniBurung adalahini [[endemik]] di Indonesia yang ditemukan di vegetasi yang lebat di daerah basah dari [[Sulawesi]] dan [[Pulau Buton|Buton]] di dekatnya. Burung ini memiliki bagian bawah abu-abu, dagu putih, sayap coklat, dan patchbelang berwarna karat pada hindneckleher belakang. Kedua jenis kelamin hampir sama, tetapi betina memiliki patchbelang pada leher cerah dan paruh berwarna cerah dan [[selaput pelangi]] yang berbeda warna. PanggilanSuara khasnya adalah suara mendengkur ''ee-orrrr'' yang memberikan burungnamanya namapada bahasa InggrisnyaInggris.
 
Habitatnya yang tidak dapat diakses dan alam pensiunterpencil berarti bahwa mandar dengkur jarang terlihat dan sedikit yang diketahui tentang perilakunya. Hanya bulu dewasa yang telah dijelaskandideskripsikan, dan perilaku pembiakan adalahpembiakannya tidak tercatat. Burung ini memakan kepiting kecil dan mungkin mangsa kecil lain seperti kadal. Meskipun dilindungi oleh hukum Indonesia sejak tahun 1972, burung ini terancam oleh hilangnya habitat (bahkan di dalam cagar alam), perburuan makanan dan [[predasi]] oleh [[spesies pendatang]]; oleh karena itu dievaluasi sebagai [[Spesies rentan|Rentan]] pada [[Daftar Merah IUCN|IUCNDaftar RedMerah ListSpesies ofTerancam Threatened SpeciesIUCN]].
 
== Taksonomi ==
[[Rallidae]] adalah famili yang sangat besar dan tersebar luas, dengan hampir 150 spesies. Mereka burung kecil sampai sedang, burung terestrial atau lahan basah, dan tubuh pendek mereka sering merata lateral untuk membantu mereka bergerak melalui vegetasi yang lebat. Spesies pulau menjadi tidak dapat terbang; dari 53 [[takson|taksa]] yang masih ada atau baru punah yang terbatas di pulau-pulau, 32 telah kehilangan kemampuan untuk terbang.<ref name = hbwonlinefam>{{cite web| author = Hoyo, Josep del; Elliott, Andrew; Sargatal, Jordi; Christie, David A; de Juana, Eduardo (eds.)|year=2013| title = Rails, Gallinules and Coots | work= Handbook of the Birds of the World Alive | url=http://www.hbw.com/family/rails-gallinules-and-coots-rallidae | publisher= Lynx Edicions | location =Barcelona|accessdate = 13 April 2014}} {{subscription required}}</ref>
 

Menu navigasi