Integritas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Integritas adalah kata yang berasal dari bahasa latin yaitu, “integer” yang artinya utuh dan lengkap[1]

Integritas adalah sifat atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan dan kejujuran[2]

Integritas merupakan gambaran diri anda dalam suatu organisasi yang terlihat dari perilaku dan tindakan sehari-hari[3]

Seseorang yang benar memiliki sebuah intergitas adalah mereka yang dapat diberi kepercayaan lebih. Hal ini didasarkan pada kesesuaian antara perilaku dan ucapannya. Integritas mencerminkan seseorang dengan suatu ciri yang transparan, bertanggungjawab, dan objektif.[4]

Sikap[sunting | sunting sumber]

Ketika kita memiliki integritas diri yang tinggi, orang-orang di sekitar kita dapat melihatnya melalui tindakan, kata-kata, keputusan, metode yang kita lakukan, serta hasil yang kita dapatkan. Analoginya, ketika kita menjadi pribadi yang utuh dan konsisten, maka dimanapun dan apapun kondisinya diri kita hanya ada satu. Kita tidak akan pernah meninggalkan bagian diri kita dalam kondisi lain, karena kita telah menjadi pribadi yang konsisten. Dengan kata lain, Anda selalu menjadi diri Anda sendiri sepanjang waktu.[5]

Ketika seseorang tidak merasa memiliki harga diri, persahabatan, stabilitas keuangan, atau juga nilai-nilai kehidupan positif, maka dia sangat berpotensi untuk bertindak dan bersikap tanpa integritas. Dan sebaliknya, seseorang dengan harga diri yang tinggi, rasa syukur dengan keadaan keuangan, nilai-nilai kehidupan positif sebagai sistem pendukung moral yang kuat, dan kemampuan dirinya hidup dalam keseimbangan pribadi dan sosial yang kuat, maka dia sangat berpotensi untuk hidup dengan integritas pribadi yang tinggi.[6]

Tujuan[sunting | sunting sumber]

  1. Sebagai salah satu kunci untuk mencapai keberhasilan atau kesuksesan[7]
  2. Menentukan dirinya bisa dipimpin dan bisa menjadi pemimpin karena hanya individu berintegritas yang memiliki kepribadian berkualitas dan mampu belajar dari orang lain.
  3. Mampu melihat berbagai fenomena kehidupan dalam perspektif yang lebih dalam, utuh dan menyeluruh[8]
  4. Membuat seseorang mampu menjadi lebih bijaksana dalam menanggapi suatu permasalahan dan situasi tertentu[9]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ STUDILMU. "STUDILMU". STUDILMU.COM. Diakses tanggal 2021-08-17. 
  2. ^ "Arti kata integritas - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online". kbbi.web.id. Diakses tanggal 2021-08-17. 
  3. ^ "Integritas adalah Anda". www.djkn.kemenkeu.go.id. Diakses tanggal 2021-08-17. 
  4. ^ Liputan6.com (2021-02-08). "Integritas adalah Komitmen, Kejujuran, dan Konsistensi, Pahami dari Contohnya". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-08-17. 
  5. ^ STUDILMU. "STUDILMU". STUDILMU.COM. Diakses tanggal 2021-08-17. 
  6. ^ "Integritas Adalah Pilihan Bukan Kewajiban Dan Etika Adalah Kewajiban Bukan Pilihan". BEA CUKAI TANJUNG EMAS (dalam bahasa Inggris). 2014-02-12. Diakses tanggal 2021-08-17. 
  7. ^ "Integritas adalah : Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat dan Ciri". www.seputarpengetahuan.co.id. Diakses tanggal 2021-08-17. 
  8. ^ "Integritas Adalah : Pengertian, Ciri, Manfaat dan Contoh". www.gurupendidikan.co.id. Diakses tanggal 2021-08-17. 
  9. ^ Liputan6.com (2021-02-08). "Integritas adalah Komitmen, Kejujuran, dan Konsistensi, Pahami dari Contohnya". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-08-17.