Hoelun

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bentuk edisi ulang tahun 1908 naskah Sejarah Rahasia Bangsa Mongol dalam aksara Mandarin: Yesugei mencuri istri Chiledu, Hoelun, yaitu calon ibu Temüjin. Transkripsi Mandarin dari teks asli Mongolia. Di sebelah kanan, dengan karakter yang lebih kecil, glosarium berbahasa Mandarin.

Hoelun (atau Hoelun Üjin, Bahasa Mongolia: Өэлүн үжин, Өэлүн эх, Ibu Hoelun, Öülen/Oulen) adalah ibu dari Jenghis Khan dan istri dari ayahnya Yesugei, ketua konfederasi Khamag Mongol. Informasi tentang hidupnya berasal dari "Sejarah Rahasia Bangsa Mongol".

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Hoelun lahir dari suku Olkhunut. Dia bertunangan dengan Chiledu dari konfederasi Merkit, tetapi ia diculik oleh Yesügei dalam perjalanan kembali ke kamp Merkit setelah pernikahannya sekitar 1159.[butuh rujukan] Yesügei menjadikan Hoelun sebagai istri utamanya. Hal ini merupakan suatu kehormatan, karena hanya istri ketua yang bisa melahirkan ahli warisnya. Dia melahirkan lima anak: empat putra yaitu Temüjin (yang kemudian dikenal sebagai Jenghis Khan), Qasar, Qachiun, dan Temüge, serta seorang putri bernama Temülün. Sementara Sochigel, istri kedua Yesugei, melahirkan dua putra bernama Behter dan Belgutei.

Janda[sunting | sunting sumber]

Setelah kematian Yesügei, klan Khiyad Yesüge mengikuti kepala suku saingannya, mereka meninggalkan Hoelun, Sochigel, dan semua anak-anak Yesügei. Hoelun segera mengambil alih kelompok yang ditinggalkan ini dan mulai bekerja, naik turun lembah Sungai Onon untuk mengumpulkan akar, beri, dan millet guna memberi makan keluarganya. Ketika anak-anaknya mulai tumbuh, mereka belajar cara berburu dan memancing di Pegunungan Khentii Mongolia utara, meningkatkan kondisi keluarga secara signifikan. Hoelun mengajari putra-putranya dasar-dasar persatuan dan saling mendukung satu sama lain, tetapi karena persaingan saudara seayah antara dua putra tertua kelompok yaitu Temujin dan Behter, akhirnya menyebabkan Temujin membunuh Behter, sebuah kejahatan yang membuat Hoelun menghukum putranya dengan marah. Meskipun terbunuh, Sochigel sebagai ibu Behter dan saudaranya Belgutai, tidak berniat buruk terhadap Hoelun dan putra-putranya, mereka semua tetap dan terus tinggal bersama.

Hidup dengan Temüjin[sunting | sunting sumber]

Temujin adalah putra Hoelun. Bersama dengan istrinya Börte, Hoelun dianggap sebagai salah satu penasihat Jenghis Khan yang paling tepercaya. Dia juga mengurus anak yatim korban perang di bawah perintah putranya, mengadopsi mereka dan membawanya ke dalam keluarga sebagai bagian dari kebijakan inklusi yang bertujuan menciptakan loyalitas di antara suku-suku yang ditaklukkan.[1]. Orang Tatar berusaha untuk membunuh cucunya Tolui di kampnya, namun berhasil digagalkan oleh Altani dan dua penjaga Hoelun.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Weatherford, Jack (2004). "2: Tale of Three Rivers". Genghis Khan and the Making of the Modern World, Three Rivers Press. p. 44. ISBN 0-609-80964-4.
  2. ^ Weatherford, Jack (2004). "The Secret History of the Mongol Queens: How the Daughters of Genghis Khan Rescued His Empire". p. 9. ISBN 978-0-307-40716-0