Genjer-Genjer

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
"Genjer-Genjer"
Lagu oleh Muhammad Arief
BahasaJawa/Osing
GenreAngklung Banyuwangian
PenciptaMuhammad Arief

"Genjer-Genjer" adalah lagu populer berbahasa Osing yang diciptakan oleh seniman asal Banyuwangi, Muhammad Arief, pada tahun 1940-an.[1]

Latar belakang penciptaan lagu[sunting | sunting sumber]

Tanaman Genjer.

Pada sekitar tahun 1942, berkembang lagu angklung Banyuwangian yang terkenal berjudul “Genjer-Genjer”. Syair lagu ini diciptakan oleh M. Arif, seorang seniman pemukul alat instrumen angklung. Berdasarkan keterangan teman sejawat almarhum Arif, lagu Genjer-Genjer itu diangkat dari lagu dolanan yang berjudul “Tong Alak Gentak”.[2][3] Lagu rakyat yang hidup di Banyuwangi itu, kemudian diberi syair baru seperti dalam lagu genjer-genjer.

Syair lagu Genjer-Genjer dimaksudkan sebagai sindiran atas masa pendudukan Jepang ke Indonesia. Pada saat itu, kondisi rakyat semakin sengsara dibanding sebelumnya. Bahkan ‘genjer’ (Limnocharis flava) tanaman gulma yang tumbuh di rawa-rawa sebelumnya dikonsumsi itik, namun menjadi santapan yang lezat akibat tidak mampu membeli daging. Menurut Suripan Sadi Hutomo (1990: 10), upaya yang dilakukan M. Arif sesuai dengan fungsi Sastra Lisan, yaitu sebagai kritik sosial, menyindir penguasa, dan alat perjuangan.

Kepopuleran lagu[sunting | sunting sumber]

Setelah kemerdekaan Indonesia, lagu "Genjer-genjer" menjadi sangat populer setelah banyak dibawakan penyanyi-penyanyi dan disiarkan di radio Indonesia. Penyanyi yang paling dikenal dalam membawakan lagu ini adalah Lilis Suryani dan Bing Slamet. Saking terkenalnya bahkan kemudian muncul pengakuan dari Jawa Tengah, bahwa lagu Genjer-Genjer ciptaan Ki Narto Sabdo seorang dalang kondang. Dalam sebuah tulisannya Hersri Setiawan, memberikan penjelasan tentang asal-muasal hingga lagu Genjer-Genjer menjadi terkenal.

Keterkaitan dengan politik[sunting | sunting sumber]

Penggunaan dalam propaganda PKI[sunting | sunting sumber]

Pada masa Demokrasi Terpimpin (1959-1966), Partai Komunis Indonesia (PKI) melancarkan kampanye besar-besaran untuk meningkatkan popularitas. Lagu ini, yang menggambarkan penderitaan warga desa, menjadi salah satu lagu propaganda yang disukai dan dinyanyikan pada berbagai kesempatan. Akibatnya orang mulai mengasosiasikan lagu ini sebagai "lagu PKI".

Pelarangan oleh pemerintahan Orde Baru[sunting | sunting sumber]

Peristiwa Gerakan 30 September pada tahun 1965 membuat rezim Orde Baru yang anti-komunisme melarang disebarluaskannya lagu ini. Menurut versi TNI, para anggota Gerwani dan Pemuda Rakyat menyanyikan lagu ini ketika para jenderal yang diculik diinterogasi dan disiksa. Peristiwa ini digambarkan pada film Pengkhianatan G 30 S/PKI besutan Arifin C. Noer.

Dalam serangkaian peristiwa tragedi pembantaian komunis oleh TNI dan pendukung Orde Baru tahun 1965 - 1966 di Indonesia, Muhammad Arief, pencipta lagu "Genjer-genjer" meninggal dibunuh akibat dianggap terlibat dalam organisasi massa onderbouw PKI.

Pasca Orde Baru[sunting | sunting sumber]

Setelah berakhirnya rezim Orde Baru pada tahun 1998, larangan penyebarluasan lagu "Genjer-genjer" secara formal telah berakhir. Lagu "Genjer-genjer" mulai beredar secara bebas melalui media internet. Walaupun telah diperbolehkan, masih terjadi beberapa kasus yang melibatkan stigmatisasi lagu ini, seperti terjadinya demo sekelompok orang terhadap suatu stasiun radio di Solo akibat mengudarakan lagu tersebut.

Lagu Genjer-Genjer juga digunakan sebagai lagu pembuka dan penutup dalam serial dokumenter 40 Years of Silence yang memuat sejumlah kesaksian mengenai tahun 1965-1966.[4]

Pada tanggal 9 Mei 2016, grup musik reggae asal Mojokerto, Mesin Sampink, ditangkap polisi akibat membawakan lagu berjudul "Genjer-Genjer". Namun, pihaknya sendiri menegaskan bahwa penampilan mereka sama sekali tidak berniat untuk menyebarkan komunisme di Indonesia.[5][6]

Lirik lagu[sunting | sunting sumber]

Versi lainnya[sunting | sunting sumber]

"Genjer-Genjer"
Lagu oleh Orkes Irama
dari album Mari Bersuka Ria dengan Irama Lenso
Dirilis1965
Genre
Durasi2:50[7]
LabelIrama
PenciptaMuhammad Arief
ProduserJack Lesmana

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Tidak bebas berekspresi : kisah tentang represi dan kooptasi kebebasan berekspresi. Saptono, Irawan. Jakarta: Institut Studi Arus Informasi. [2005?]. ISBN 979-8933-50-8. OCLC 71812578. 
  2. ^ Tempomedia (2013-09-30). "Mati Sunyi pencipta Genjer-genjer". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-15. 
  3. ^ Lekra dan geger 1965. Kepustakaan Populer Gramedia, (edisi ke-Cetakan pertama). Jakarta. ISBN 978-979-9106-73-5. OCLC 878531994. 
  4. ^ "40 Years of Silence". Elemental Productions (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-02-15. 
  5. ^ Okezone (2016-05-09). "Band Reggae Pembawa Lagu Genjer-Genjer Tak Bermaksud Sebarkan Paham Komunis : Okezone News". Okezone. Diakses tanggal 2020-02-15. 
  6. ^ Budianto, Enggran Eko. "Nyanyikan Lagu Genjer-Genjer, Konser Musik Reggae di Mojokerto Dibubarkan". detiknews. Diakses tanggal 2020-02-15. 
  7. ^ a b Mari Bersuka Ria dengan Irama Lenso. Orkes Irama. Irama. 1965. 
  8. ^ "150 Lagu Indonesia Terbaik". Rolling Stone Indonesia (dalam bahasa Indonesia). Jakarta (56). Desember 2009. 
  9. ^ ....Ia Tetap Diatas!!. Lilis Suryani. Irama. 1965.