Gabriel Lema
Gabriel Lema | |
|---|---|
| Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI | |
| Mulai menjabat 10 Agustus 2025 | |
Pendahulu Tidak ada, Jabatan baru Pengganti Petahana | |
| Asisten Operasi Panglima TNI | |
| Masa jabatan 7 Februari 2024 – 6 Agustus 2025 | |
| Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Polkamnas | |
| Masa jabatan 17 Juli 2023 – 2 Oktober 2023 | |
| Panglima Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari ke-4 | |
| Masa jabatan 31 Januari 2022 – 17 Juli 2023 | |
| Inspektur Kodiklat TNI AD | |
| Masa jabatan 24 Maret 2021 – 21 Januari 2022 | |
| Kepala Staf Komando Daerah Militer XVI/Pattimura | |
| Masa jabatan 9 April 2020 – 24 Maret 2021 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 24 Maret 1968 Hokeng, Wulanggitang, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur |
| Suami/istri | Alin Lusiawati |
| Anak | 2 |
| Almamater | Akademi Militer (1990) |
| Karier militer | |
| Pihak | Indonesia |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1990—sekarang |
| Pangkat | |
| NRP | 1900004710368 |
| Satuan | Infanteri (Raider) |
| Pertempuran/perang | |
Gabriel Lema (lahir 24 Maret 1968) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 10 Agustus 2025 mengemban amanat sebagai Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan RI.
Gabriel Lema, merupakan lulusan Akademi Militer (1990) [1] yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Operasi Panglima TNI.[2]
Riwayat Hidup
[sunting | sunting sumber]Kehidupan awal
[sunting | sunting sumber]Gabriel Lema lahir pada 24 Maret 1968 di Hokeng, Wulanggitang, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Ia merupakan putra dari pasangan Aiptu (Purn.) Yohanes Lema dan Helena Bui Teu Lema. Ayahnya adalah seorang anggota kepolisian yang meniti karier hingga berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu), sementara ibunya berasal dari Desa Sadi, Kabupaten Belu. Garis keturunan ibunya menjadikannya bagian dari Suku Kemak, etnis Raigio, yang memiliki arti "Tanah yang kokoh, yang tak bisa digoyahkan." Sejak kecil, Gabriel Lema tumbuh dalam lingkungan yang menjunjung tinggi disiplin dan loyalitas, nilai-nilai yang kelak membentuk karakternya sebagai seorang prajurit yang tangguh.
Masa kecil Gabriel Lema banyak dihabiskan di Kupang, ibu kota Provinsi NTT. Ia mengawali pendidikan dasarnya di SD St. Yoseph Kupang (1975–1981), kemudian melanjutkan ke SMP Frateran Kupang (1981–1984) di SMP Frateran ia dikenal sebagi salah satu siswa yang aktif dan berprestasi hingga akhirnya menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Katolik Giovanni Kupang (1984–1987). Di sekolah, ia dikenal sebagai siswa yang cerdas, disiplin, serta aktif dalam organisasi. Keaktifannya dalam berbagai kegiatan membawanya terpilih sebagai Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), menunjukkan bakat kepemimpinan yang kuat sejak dini.
Lulus dari SMA pada tahun 1987, Gabriel Lema memutuskan untuk mengabdikan diri kepada negara dengan mendaftar ke Akademi Militer (Akmil). Ia diterima sebagai taruna dan menjalani pendidikan militer dengan penuh dedikasi. Selama masa pendidikannya, ia ditempatkan di kecabangan Infanteri, yang dikenal sebagai satuan yang menuntut kedisiplinan tinggi serta kesiapan tempur yang maksimal. Pada tahun 1990, ia berhasil menyelesaikan pendidikan di Akmil dan dilantik dengan pangkat Letnan Dua.
Perjalanan kariernya sebagai perwira infanteri dimulai dengan penugasan sebagai Danton di Yonif 407/PK (1991–1994). Sejak saat itu, ia terus berkembang dan menapaki berbagai jabatan komando strategis di lingkungan TNI Angkatan Darat, termasuk sebagai Komandan Kompi Senapan di Yonif 741/SBW, Komandan Batalyon Infanteri Raider 733/Masariku, Komandan Kodim 1502/Masohi, Komandan Brigade Infanteri 24/BC, Komandan Resimen Induk Kodam I/BB, Komandan Korem 022/PT, hingga Komandan Korem 033/WP Selain pengalaman tempur yang luas, Gabriel Lema juga memiliki pengalaman yang mendalam dalam bidang staf operasi. Ia pernah menjabat sebagai Pabandyaops Kodam XVI/Pattimura (2004–2006), Waasops Kasdam XVI/Pattimura (2009–2011), Asops Kasdam XVI/Pattimura (2013–2014), hingga Asops Panglima TNI(2024-sekarang) Jabatan-jabatan ini menunjukkan kemampuannya dalam perencanaan strategis, analisis taktis, serta pengelolaan operasi militer berskala besar.
Pada 2022, ia dipercaya menjadi Panglima Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari, yang membawahi seluruh wilayah pertahanan di Papua Barat. Kepemimpinannya sebagai Pangdam XVIII/Kasuari menunjukkan karakter kepemimpinan yang tegas, disiplin, tetapi tetap humanis dan dekat dengan rakyat. Melalui berbagai kebijakan yang ia terapkan, Gabriel Lema berhasil membawa stabilitas dan peningkatan profesionalisme prajurit di bawah Kodam XVIII/Kasuari, serta membangun hubungan yang lebih harmonis antara TNI dan masyarakat Papua Barat.
Penghargaan
[sunting | sunting sumber]Tanda kehormatan
[sunting | sunting sumber]Gabriel Lema mendapatkan sejumlah tanda kehormatan atas prestasi dan jasanya baik dari dalam maupun luar negeri, diantaranya:
| Dada kiri | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Riwayat Jabatan
[sunting | sunting sumber]- Letnan Dua s/d Kapten
- Danton II Yonif 407/PK (1991—1994)
- Dankijar Rindam IV/Diponegoro (1994—1996)
- Danklas Sesarcab Pusdikif (1996—1997)
- Dankipan B Yonif 741/SBW (1998)
- Dankipan A Yonif 741/SBW (1999)
- Wadanyonif 744/SYB (2000—2001)
- Kasdim 1624/Flores Timur (2002—2003)
- Pabandyaops Kodam XVI/Pattimura (2004—2006)
- Danyonif Raider 733/Masariku (2006—2007)
- Dansecaba Rindam XVI/Pattimura (2007—2008)
- Dandim 1502/Masohi (2008—2009)
- Waasops Kasdam XVI/Pattimura (2009—2011)
- Danbrigif 24/Bulungan Cakti (2011—2013)
- Aster Kasdam XVI/Pattimura (2013)
- Asops Kasdam XVI/Pattimura (2013—2014)
- Pamen Denma Mabesad/Dik Sesko TNI (2014)
- Pamen Ahli Pangdam XVI/Pattimura (2015)
- Danrindam I/Bukit Barisan (2015—2016)
- Danrem 022/Pantai Timur (2016—2017)
- Irdam XVII/Cenderawasih (2017)
- Danrem 033/Wira Pratama (2017—2020)
- Kasdam XVI/Pattimura (2020—2021)
- Ir Kodiklatad (2021—2022)
- Pangdam XVIII/Kasuari (2022—2023)
- Pa Sahli Tk. III Kasad Bidang Polkamnas (2023)
- Staf Khusus Kasad (2023—2024)
- Asops Panglima TNI (2024—2025)
- Kabacadnas Kemenhan RI (2025—sekarang)
Brevet/Wing
[sunting | sunting sumber]- Mobil Udara
- Airborne (U.S. Army)
- Air Assault (U.S. Army)
- Recondo (U.S. Army)
- Scuba Diver (TNI-AL)
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Abituren Akmil 1990 (Infanteri No. 9)
- ↑ Fadhil, Haris. "Panglima Rotasi 61 Perwira Tinggi TNI, Ini Daftarnya". Diakses tanggal 2024-02-12.
| Jabatan militer | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Rachmad Jayadi |
Asops Panglima TNI 2024—2025 |
Diteruskan oleh: Bobby Rinal Makmun |
| Didahului oleh: I Nyoman Cantiasa |
Pangdam XVIII/Kasuari 2022—2023 |
Diteruskan oleh: Ilyas Alamsyah |
| Didahului oleh: Kasuri |
Irkodiklat TNI AD 2021—2022 |
Diteruskan oleh: Denny Herman |
| Didahului oleh: Asep Setia Gunawan |
Kasdam XVI/Pattimura 2020—2021 |
Diteruskan oleh: Samuel Petrus Hehakaya |
| Didahului oleh: Fachri |
Komandan Korem 033/Wira Pratama 2017—2020 |
Diteruskan oleh: Harnoto |
- Orang hidup berusia 58
- Kelahiran 1968
- Tokoh militer Indonesia
- Tokoh TNI
- Tokoh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat
- Panglima Komando Daerah Militer XVIII/Kasuari
- Alumni Akademi Militer 1990
- Alumni Universitas Pattimura
- Tokoh Flores
- Tokoh Nusa Tenggara Timur
- Tokoh Flores Timur
- Penerima Bintang Kartika Eka Paksi




