Frank-Walter Steinmeier

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Frank-Walter Steinmeier
Presiden Jerman
Terpilih
Mulai menjabat
19 Maret 2017
Kanselir Angela Merkel
Akan menggantikan Joachim Gauck
Menteri Luar Negeri Jerman
Masa jabatan
17 Desember 2013 – 27 Januari 2017
Kanselir Angela Merkel
Didahului oleh Guido Westerwelle
Digantikan oleh Sigmar Gabriel
Masa jabatan
22 November 2005 – 27 Oktober 2009
Kanselir Angela Merkel
Didahului oleh Joschka Fischer
Digantikan oleh Guido Westerwelle
Pemimpin Partai Sosial Demokrat di Bundestag
Masa jabatan
27 Oktober 2009 – 16 Desember 2013
Didahului oleh Peter Struck
Digantikan oleh Thomas Oppermann
Wakil Kanselir Jerman
Masa jabatan
21 November 2007 – 27 Oktober 2009
Kanselir Angela Merkel
Didahului oleh Franz Müntefering
Digantikan oleh Guido Westerwelle
Kepala Staf Kantor Kanselir Jerman
Masa jabatan
31 Juli 1999 – 22 November 2005
Kanselir Gerhard Schröder
Didahului oleh Bodo Hombach
Digantikan oleh Thomas de Maizière
Ketua Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa
Masa jabatan
1 Januari 2016 – 1 Januari 2017
Didahului oleh Ivica Dačić
Digantikan oleh Sebastian Kurz
Informasi pribadi
Lahir 5 Januari 1956 (umur 61)
Detmold, Jerman Barat
(kini Jerman)
Partai politik Partai Sosial Demokrat
Alma mater Universitas Giessen
Tanda tangan

Frank-Walter Steinmeier ([ˈfʁaŋkˌvaltɐ ˈʃtaɪ̯nˌmaɪ̯.ɐ]; lahir di Detmold, 5 Januari 1956; umur 61 tahun) adalah seorang politikus Jerman yang merupakan presiden terpilih Jerman, mulai menjabat sebagai Presiden Federal Jerman pada tanggal 19 Maret 2017.[1] Dia sebelumnya menjabat sebagai Menteri Luar Negeri dari tahun 2005 sampai 2009 dan menjabat lagi dari tahun 2013 sampai 2017, dan sebagai Wakil Kanselir dari tahun 2007 sampai 2009. Dia juga merupakan Ketua Organisasi untuk Keamanan dan Kerja sama di Eropa (OSCE) tahun 2016.

Steinmeier adalah anggota Partai Sosial Demokrat Jerman (SPD), memiliki gelar doktor dalam hukum dan sebelumnya adalah seorang pegawai negeri sipil karier. Dia adalah pembantu dekat Gerhard Schröder ketika Schröder menjadi Perdana Menteri dari Lower Saxony selama sebagian besar tahun 1990-an, dan menjabat sebagai kepala staf Schröder dari tahun 1996.

Pada bulan November 2016 dia diumumkan sebagai kandidat dari koalisi berkuasa yang terdiri dari partainya sendiri dan CDU/CSU untuk Presiden Jerman, dan dengan demikian menjadi dianggap terpilih karena koalisi menguasai mayoritas besar di Konvensi Federal; dia meninggalkan kabinet pada tanggal 27 Januari 2017.[2] Dia terpilih sebagai Presiden oleh Konvensi Federal pada tanggal 12 Februari 2017. Dia memperoleh mayoritas yang dibutuhkan dalam putaran pertama pemungutan suara dengan menerima 931 suara elektoral dari total 1260 suara (73,9%). Dia dijadwalkan menjabat sebagai Presiden Jerman ke-12 pada tanggal 19 Maret 2017, menggantikan Joachim Gauck.

Steinmeier termasuk dalam golongan sayap kanan SPD, yang dikenal sebagai reformis dan moderat.[3] Sebagai Kepala Staf, dia merupakan arsitek untuk Agenda 2010, reformasi kontroversial pemerintahan Schröder mengenai negara sejahtera.[4] Kebijakan lunaknya terhadap negara-negara seperti Rusia dan Tiongkok telah mendapat kritik baik di Jerman maupun secara internasional, dan dia telah dikritik karena memprioritaskan kepentingan bisnis Jerman daripada hak asasi manusia.[5][6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Election of the Federal President. Office of the Federal President. 12 February 2017. Retrieved 13 February 2017.
  2. ^ Gabriel takes reins at German Foreign Ministry Deutsche Welle, January 27, 2017.
  3. ^ Frank-Walter Steinmeier Financial Times, September 9, 2008.
  4. ^ Steinmeier to run for German leader Al Jazeera, October 18, 2008.
  5. ^ "Union attackiert "Putin-Versteher" Steinmeier" (dalam bahasa german). t-online.de. 20 June 2016. 
  6. ^ Steinmeier's bad example New York Times 20 May 2008

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Media terkait Frank-Walter Steinmeier di Wikimedia Commons

Templat:Presiden Jerman