Lompat ke isi

Etambutol

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Etambutol
Struktur kimia etambutol (atas) dan foto kristal etambutol (bawah)
Data klinis
Nama dagangMyambutol, Etibi,[1] Rizatol, Santibi, Servambutol, Tibitol, dll
Nama lain(2S,2’S)-2,2’-(Etana-1,2-diildiimino)dibutan-1-ol[2]
AHFS/Drugs.commonograph
License data
Rute
pemberian
Oral
Kode ATC
Status hukum
Status hukum
  • AU: S4 (Prescription only) [3]
  • (Hanya resep)
Data farmakokinetika
Pengikatan protein20–30%
MetabolismeHati
Waktu paruh eliminasi3–4 jam
Pengenal
  • (2S)-2-[2-[[(2S)-1-hidroksibutan-2-il]amino]etilamino]butan-1-ol
Nomor CAS
PubChem CID
DrugBank
ChemSpider
UNII
KEGG
ChEBI
ChEMBL
CompTox Dashboard (EPA)
ECHA InfoCard100.000.737 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC10H24N2O2
Massa molar204,31 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • CC[C@@H](CO)NCCN[C@@H](CC)CO
  • InChI=1S/C10H24N2O2/c1-3-9(7-13)11-5-6-12-10(4-2)8-14/h9-14H,3-8H2,1-2H3/t9-,10-/m0/s1 checkY
  • Key:AEUTYOVWOVBAKS-UWVGGRQHSA-N

Etambutol atau Ethambutol adalah antibiotik yang mencegah pertumbuhan bakteri tuberkulosis di dalam tubuh.[4] Penggunaan ethambutol secara berlebihan atau penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan efek samping.[4]

Efek Samping

[sunting | sunting sumber]

Efek samping Ethambutol yang tersering adalah toksisitas yang terjadi pada mata dan pencegahan terhadap munculnya efek samping ini masih merupakan kontroversi.[5] Penelitian pada hewan ditemukan bahwa ethambutol memiliki efek toksik pada serabut saraf di ganglion retina.[5] Terjadinya keluhan pada mata biasanya lambat, bisa berbulan-bulan setelah mulai terapi (rata-rata antara 3-5 bulan, bahkan ada yang sampai 12 bulan), jarang sekali yang muncul secara akut.[5] Pasien yang terkena efek samping akan mengeluh penurunan tajam penglihatan pada kedua mata tanpa disertai rasa sakit, penurunan terhadap kontras dan sensitivitas warna serta gangguan lapang pandang.[5] Pada pemeriksaan fisik, gangguan yang terjadi pada kedua mata didapatkan simetris.[5] Efek samping ini dikatakan berhubungan dengan dosis dan lamanya pengobatan.[5] Biasanya masih dapat bersifat reversibel apabila pengobatan dihentikan.[5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Hamilton R (2015). Tarascon Pocket Pharmacopoeia (Edisi Deluxe Lab-Coat). Jones & Bartlett Learning. hlm. 48. ISBN 9781284057560.
  2. "ethambutol (CHEBI:4877)". Chemical Entities of Biological Interest. UK: European Bioinformatics Institute. 18 August 2010. Main. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 July 2014. Diakses tanggal 26 April 2012 via ebi.ac.uk.
  3. "ETHAMBUTOL LUPIN, ETHAMBUTOL LAPL, ETHAMBUTOL GH (Lupin Australia Pty Limited)". Therapeutic Goods Administration (TGA). 28 September 2022. Diakses tanggal 20 April 2023.
  4. 1 2 "ethambutol". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-27. Diakses tanggal 2014-06-15.
  5. 1 2 3 4 5 6 7 "efek samping ethambutol". Diarsipkan dari asli tanggal 2014-04-19. Diakses tanggal 2014-06-15.