Erry Riyana Hardjapamekas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Erry Riyana Hardjapamekas
S.E
Berkas:Erryryanahdj.jpg
Ketua Majelis Wali Amanat
Universitas Indonesia
ke-3
Petahana
Mulai menjabat
30 April 2014
Didahului oleh Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siradj (sebagai Ketua MWA Transisi)

Purnomo Prawiro

Komisi Pemberantasan Korupsi
Wakil Ketua
Masa jabatan
2003 – 2007
Didahului oleh Pejabat pertama
Digantikan oleh Bibit Samad Rianto, Chandra Marta Hamzah, Mochammad Jasin, Haryono Umar
Informasi pribadi
Lahir 5 September 1949 (umur 68)
Bendera Indonesia Bandung, Jawa Barat
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Suami/istri Yanie Netty Budiarti
Alma mater Universitas Padjajaran
Profesi Pengusaha
Media sosial
Situs web http://www.hardjapamekas.com

Erry Riyana Hardjapamekas (lahir di Bandung, Jawa Barat, 5 September 1949; umur 68 tahun) adalah putra dari Rd. Mohammad Sobri Hardjapamekas salah seorang tokoh pendidikan di Jawa Barat. Erry merupakan korporat dan tokoh pemberantasan korupsi Indonesia. Ia menjadi salah satu pimpinan KPK pada masa kepemimpinan Taufiequrachman Ruki.

Karier[sunting | sunting sumber]

Pada tanggal 31 Maret 1994, dia menjabat sebagai direktur utama PT Timah Tbk, kemudian diangkat kembali pada jabatan tersebut dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa dan diberhentikan kembali dengan hormat dalam RUPS luar biasa tanggal 14 Maret 2002. Sebelumnya ia menjabat sebagai Direktur Keuangan PT. Timah, Tbk dari tahun 1991 hingga 1994. Selain itu, dia juga menjabat sebagai komisaris PT. Pembangunan Jaya Ancol dan penasehat atau anggota komite Audit PT. Unilever Indonesia, Tbk., sejak tahun 2001. Komisaris Utama PT. Agrakom, sejak 15 April 2002 menjadi komisaris dan Ketua Komite Audit PT. Semen Cibinong Tbk., Komite Audit PT. Kabelindo Murni Tbk., Komisaris dan Ketua Komite Audit PT. Hero Supermarket Group Tbk., dan mulai Maret 2003 menjadi komisaris PT. Kaltim Prima Coal. Sebelumnya pula, ayah dari 2 putera dan 2 puteri ini pernah menjabat Komisaris Utama PT. Bursa Efek Jakarta (1998-2001). Ia juga aktif dalam berbagai organisasi profesi serta Wakil Ketua Yayasan Kebudayaan Rancage yang diketuai Bapak Prof. Ajip Rosidi.

Karier di KPK[sunting | sunting sumber]

Taufiequrachman Ruki, mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, mengapresiasi sepak terjang Erry sejak lembaga pemberantasan korupsi ini baru terbentuk, pada 2003. Saat itu Komisi belum memiliki fasilitas apa pun. Tak ada gedung, bahkan tak ada kursi untuk rapat. Untuk mengatasi hal itu, Erry membawa sekretaris pribadinya saat bekerja di PT. Timah dan membayarnya dengan uang sendiri. Erry juga terpilih menjadi pimpinan KPK bersama Taufiequrachman Ruki, Sjahruddin Rasul, dan Erry Riyana Hardjapemekas.Mereka terpilih melalui voting yang dilakukan dua kali oleh 44 dari 61 anggota Komisi II.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]