Energi listrik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Energi listrik adalah energi utama yang dibutuhkan bagi peralatan listrik/energi yang tersimpan dalam arus listrik dengan satuan amper (A) dan tegangan listrik dengan satuan volt (V) dengan ketentuan kebutuhan konsumsi daya listrik dengan satuan Watt (W) untuk menggerakkan motor, lampu penerangan, memanaskan, mendinginkan atau menggerakkan kembali suatu peralatan mekanik untuk menghasilkan bentuk energi yang lain.

Energi yang dihasilkan dapat berasal dari berbagai sumber, seperti air, minyak, batu bara, angin, panas bumi, nuklir, matahari, dan lainnya. Satuan dasar energi listrik adalah Joule, satuan lain adalah KWh (Kilowattjam).

Biasanya listrik berasal dari pembangkit listrik, misalnya: PLTA, PLTB, PLTD (diesel), PLTM, PLTS (surya), PLTU, dan lainnya.

Energi Listrik yang dihasilkan dari generator berkisar antara 6kv-24kv.

Lalu,Energi Ini akan dinaikkan sebesar 500kv melalui Trafo Step Up.akan disalurkan melalui SUTET(Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi).Dengan Tegangan Segitu,maka Jaraknya lebih panjang lagi agar tidak mengalami kebakaran akibat Saluran terlalu Pendek.

Setelah Itu,Listrik diturunkan menjadi 150kv Lewat Trafo Step Down.Lalu Dialirkan ke SUTT(Saluran Udara Tegangan Tinggi).membutuhkan penurunan tegangan karena jarak yang di lalui tidak sejauh yang tadi dan juga Sudah Dekat dengan perumahan.

Setelah Itu,Tegangan Diturunkan lagi menjadi 20kv lewat Trafo Step Down.Lalu,dialirkan lagi ke JTM(Jaringan Tegangan Menengah). Karena sudah banyak trafo step down untuk dialirkan ke Rumah kita.

Setelah itu,diturunkan lagi menjadi 220v lewat Gardu Distribusi.Dialirkan ke rumah-rumah penduduk lewat JTR(Jaringan Tegangan Rendah).Tegangan ini sudah siap untuk dialirkan kerumah-rumah penduduk.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]