Dragon Ball: Curse of the Blood Rubies

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Dragon Ball: Curse of the Blood Rubies
Dragon Ball- Curse of the Blood Rubies.jpg
American Box Art
Sutradara
Produser
  • [[Chiaki Imada (eksekutif produser]][[Kategori:Film yang diproduseri Chiaki Imada (eksekutif produser]]
  • [[Matsuji Kishimoto (Supervisor Produksi)]][[Kategori:Film yang diproduseri Matsuji Kishimoto (Supervisor Produksi)]]
PenulisToshiki Inoue (screenplay)
Akira Toriyama (cerita)
Penata musikShunsuke Kikuchi
DistributorToei Company(Asia)
Metro-Goldwyn-Mayer (Amerika Utara, 1987)
FUNimation Productions dan Trimark/KidMark (Amerika Utara, 1996)
Madman Entertainment (Australia)
FUNimation Entertainment (Amerika Utara, 2010)
Tanggal rilis
Durasi50 menit
Negara
Bahasa
Pendapatan
kotor
¥800 miliar[1]
PrekuelTidak Ada
SekuelDragon Ball: Sleeping Princess in Devil's Castle

Dragon Ball: Curse of the Blood Rubies (ドラゴンボール 神龍の伝説, Doragon Bōru Shenron no Densetsu, lit. Dragon Ball: The Legend of Shenron) adalah film pertama Dragon Ball, pertama kali dirilis di Jepang pada 20 Desember 1986 antara episode 43 dan 44, dengan tayang perdananya pada Toei Cartoon Festival 1986 (bersama film lain mulai dari GeGeGe no Kitaro dan seri Kinnikuman). Dalam pemutaran pertamanya, film ini hanya dijuduli Dragon Ball, tetapi untuk perilisan video yang berikutnya di Jepang ia dinamai ulang. Jelasnya, film ini adalah sebuah pengisahan kembali yang dimodifikasi secara berat dari pengumpulan Dragon Ball di Emperor Pilaf Saga, tetapi Raja Gurumes menggantikan peran Emperor Pilaf sebagai musuh utama. Seperti Saga pertamanya, ini menceritakan bagaimana Goku bertemu Bulma, Yamcha, Oolong (Dragon Ball), Puar, dan Master Roshi, juga pencarian pertama terhadap Dragon Ball (kejadian ini akan dikisahkan lagi di film ulang tahun kesepuluh, Dragon Ball: The Path to Power).

Alur[sunting | sunting sumber]

Curse of the Blood Rubies adalah sebuah adaptasi yang dimodifikasi dari cerita pertamanya di manga Dragon Ball, dengan karakter Raja Gurumes menggantikan peran Kaisar Pilaf sebagai antagonis utamanya. Seperti di manganya, Curse of the Blood Rubies menceritakan bagaimana Goku bertemu dengan Bulma. Selama perjalanan mereka, Goku bertemu Oolong, Yamcha, Puar dan terakhir Master Roshi selama pencarian pertamanya pada Dragon Ball.

Filmnya diawali dengan para prajurit Raja Gurumes yang sedang menghancurkan rumah-rumah dan tanah-tanah para petani di kerajaannya untuk mencari Rich Stone (semacam batu delima berwarna merah). Dua anak buahnya, Pasta dan Bongo, juga telah ia tugaskan untuk mencari Dragon Ball. Saat ini, Raja Gurumes telah terkena kutukan yang membuat rasa laparnya tak berhenti. Dia berharap bisa menghilangkan kutukannya dengan Dragon Ball. Seorang gadis kecil bernama Pansy memutuskan kabur dan mencari pertolongan.

Seorang gadis remaja bernama Bulma, juga sedang mencari Dragon Ball dengan bantuan alat yang disebut Dragon Radar. Sebelum dia bisa mendapat bola selanjutnya, dia menabrak Goku (seorang bocah dengan ekor) yang sedang membawa pulang seekor ikan besar. Goku memberitahu Bulma kalau kakeknya memberi dia sebuah Dragon Ball sebelum dia mati. Pasta dan Bongo tiba di rumah Goku dan mencuri Dragon Ball-nya. Mereka melarikan diri menggunakan jet dan Bulma dan Goku mengejarnya. Tapi mereka ditembak jatuh oleh Pasta.

Lalu malam itu, Goku dan Bulma sedang mencari makanan di hutan ketika mereka menemukan Pansy, yang sedang dihadang oleh monster raksasa. Monster itu lari saat Goku menunjukkan kekuatannya dengan menghancurkan sebuah pohon besar. Goku mengejar monsternya dan monster itu berubah ke wujud aslinya menjadi seekor babi bernama Oolong. Oolong ketakutan ketika ia menyadari mereka telah ada di daerah Bandit Padang Pasir Yamcha. Yamcha dan sahabatnya Puar menyerang mereka berdua. Goku melawan Yamcha tetapi duel mereka terhenti sesaat ketika Bulma tiba. Yamcha lari karena dia takut pada wanita cantik. Pansy memberitahu yang lain tentang keadaan parah rakyatnya dan bagaimana dia harus menemukan Master Roshi yang agung.

Hari berikutnya, tim ini tiba di pulau Master Roshi, tetapi Yamcha telah tiba duluan dan menipu Roshi agar berpikir jika Goku disana untuk menantangnya. Untuk menemukan siapa yang berkata benar, Roshi memanggil Awan Kinton, yang hanya orang jujur yang bisa mengendarainya. Goku berhasil mengendarainya dan membersihkan namanya; Yamcha lari lagi, sambil bersumpah ia akan datang lagi. Master Roshi juga mengatakan dia akan memberi Bulma Dragon Ball-nya, tetapi jika hanya dia mau menunjukkan dadanya. Bulma menyuruh Oolong berubah jadi dirinya dengan tujuan untuk menipu Master Roshi dan itu berhasil, tetapi Pasta dan Bongo tiba dengan kapal selam dan menyerang pulau itu. Salah satu dari 2 Dragon Ball Bulma dicuri dan rumah Roshi dihancurkan. Marah atas kehancuran rumahnya, Roshi menggunakan Kamehameha untuk menghancurkan kapal selama itu. Pasta dan Bongo lari dengan sebuah jet. Pansy meminta Roshi untuk menolongnya mengalahkan Raja Gurumes, tetapi dia menolak sambil mengatakan kalau dia hanyalah pria tua dan meyakinkan Pansy kalau Goku dan Bulma akan sanggup menjadi semua pertolongan yang ia butuhkan. Mereka menuju istana Raja Gurumes dan dengan segera diserang oleh pasukan udara sang raja. Bulma ditembak jatuh sementara Goku melakukan duel udara dengan Bongo. Goku pun menghancurkan hovercraft Bongo. Yamcha dan Puar juga tiba dan menerobos istana, di mana mereka bertemu dengan Bulma, Pansy, dan Oolong. Yamcha diserang oleh Pasta tetapi tidak bisa melawan karena fobianya pada wanita, jadi mereka lari. Goku mengalahkan Bongo dengan mendorongnya melewati dinding dengan tongkatnya. Mereka semua tiba di ruangan singgasana Raja Gurumes. Kutukan Raja Gurumes telah mengubahnya jadi monster ungu raksasa. Dia menyerang Goku untuk mendapatkan Dragon Ball terakhir. Goku mencoba membuat Kamehameha, tetapi gagal. Bulma menyadari kalau keenam Dragon Ball lainnya ada di dalam perut Gurumes, jadi dia melempar Dragon Ball-nya ke dalam mulut Raja Gurumes. Sang Naga Abadi, Shenlong, meledak dari dalam mulutnya dan menawarkan satu permintaan. Pansy meminta agar tanahnya menjadi damai dan indah lagi. Sang naga kemudian membuang semua delimanya dan membuat tanah-tanah subur lagi. Setelah mengabulkan satu permohonan, sang naga pun menghilang dan Dragon Ball-nya menyebar di seluruh dunia lagi.

Kutukan Raja Gurumes diangkat, dia menjadi kecil dan botak. Yamcha dan Bulma memutuskan berkencan dan Goku pergi ke arah pulau Master Roshi untuk berlatih dengan sang Petapa Kura-kura. Pada akhirnya, negeri itu ditunjukkan jadi subur dan cantik lagi, dan Tamat.

Penempatan Garis Waktu[sunting | sunting sumber]

Kejadian di film ini terjadi di Emperor Pilaf Saga. Ini semua terjadi di dunia alternatif menurut Daizenshuu 6.

Trivia[sunting | sunting sumber]

Film ini digunakan sebagai dasar untuk film live action China, Dragon Ball: The Magic Begins.

Lihat Pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. Dragon Ball Wikia