Goku

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Goku
Karakter Dragon Ball
Gokukidadult.jpg
Goku karya Akira Toriyama
Penampilan pertama Dragon Ball chapter 1
Dragon Ball episode 1
Pembuat Akira Toriyama
Profil
Lahir 737 M
Nama lain Zero
Jenis kelamin Laki-laki
Keluarga Bardock (ayah)
Raditz (kakak)
Chi-Chi (istri)
Gohan (putra)
Goten (putra)
Pan (cucu)

Goku merupakan tokoh utama dalam kisah Dragon Ball. Goku yang memiliki ekor ini adalah bangsa Saiya, walaupun dia tidak mengetahui hal itu sampai Raditz memberitahu sejarah masa kecilnya.

Goku yang lahir di planet Vegeta dan diutus ke Bumi untuk melakukan sebuah misi ini menghabiskan masa kecilnya dengan sang kakek, Gohan, yang menemukannya masih sebatang kara di dalam hutan.

Petualangan Goku dimulai ketika dia bertemu dengan Bulma yang sedang mencari Dragon Ball yang ternyata terdapat di dalam rumah Goku (Dragon Ball berbintang 4 adalah satu-satunya peninggalan kakek Goku yang tersisa). Seiring dengan perjalanan mereka berdua untuk mencari Dragon Ball, secara bertahap mereka bertemu dengan beraneka ragam tokoh lainnya, seperti Master Roshi yang kemudian menjadi guru pertama Goku, Oolong, Yamcha, Puar, Chi-Chi, dan lain-lain.

Kakarot merupakan nama panggilan dari Goku. Ini merupakan nama yang diberikan bangsa Saiya kepada Goku. Setiap bangsa Saiya selalu memanggil Goku dengan nama Kakarot, seperti yang dilakukan oleh Raditz, Nappa, Vegeta, Broly, dan Turles.

Riwayat hidup[sunting | sunting sumber]

Goku dikirim ke planet bumi ketika masih bayi pada awalnya dari planet Vegeta adalah untuk membinasakan seluruh makhluk hidup di bumi, mengingat Goku yang terlahir dengan nama Kakarot dan merupakan ksatria kelas rendah yg memiliki daya tempur di bawah rata-rata bayi Saiya lainnya, maka Goku di utus untuk membinasakan kehidupan di planet yang di dalamnya hampir tidak terdapat seseorang yang memiliki daya tempur yang tinggi. Goku diharapkan dapat membinasakan kehidupan di Bumi hanya dalam waktu hitungan bulan, karena ketika bulan purnama tiba bangsa Saiya dapat menunjukkan kekuatan sebenarnya yang dimiliki.

Namun ketika tiba di Bumi dengan pesawat angkasa untuk pertama kalinya, Goku ditemukan oleh seorang kakek yang tidak mempunyai keluarga, yang bernama Son Gohan. Pada awalnya, Goku merupakan anak yang sangat nakal yang susah diatur dan sering bertindak kasar hingga pada suatu hari terjadi kecelakaan, yakni Goku jatuh kedalam jurang yang mengakibatkan luka di kepalanya dan membuat Goku lupa akan tujuan utamanya di Bumi.

Goku pun jadi anak baik dan hidup bahagia dengan kakeknya, namun dia secara tak sengaja dan tanpa sadar membunuh Gohan pada saat malam purnama ketika dia berubah menjadi Kera Besar yang perkasa. Tinggal sendirian, Goku berteman dengan gadis remaja, Bulma dan bergabung dengannya menemukan 7 Dragon Ball, yang, ketika terkumpul, akan muncul naga Shenlong yang bisa mengabulkan segala permintaan. Mereka berjumpa dengan bandit padang pasir, Yamcha dan 2 makhluk yang dapat berubah bentuk bernama Oolong dan Puar, yang juga bergabung dalam pencarian mereka. Sambil ikut serta dalam Tenkaichi Budokai (, "Turnamen Bela Diri Sedunia") yang menarik semua petarung paling kuat di dunia, Goku melawan musuh-musuhnya, seperti Tien Shihan dan Chiaotzu, juga manusa Namek, Piccolo. Setelah menjadi juara dua di Tenkaichi Budokai ke 21 dan 22, Goku akhirnya menang pada turnamen ke-23 dengan mengalahkan Piccolo dan menikahi Chi-Chi segera setelahnya.

Empat tahun kemudian, Goku bertemu kakaknya yang jahat, Raditz dan mengorbankan dirinya untuk mengalahkan Raditz setelah dia mempelajari tentang dirinya yang sebenarnya. Goku datang dari sebuah ras luar bumi yang Bangsa Saiya ( サイヤ人, Saiya-Jin?), dirinya telah dikirim dari planet mereka untuk menyiapkan Bumi untuk dijual pada pasar antargalaksi dengan menghancurkan seluruh kehidupannya. Saat Gohan sedang menjaganya, Goku menderita luka dikepalanya dan lupa akan tugasnya untuk menaklukan Bumi. Goku menghadapi musuh sesama bangsanya, seperti Vegeta, yang pada akhirnya menjadi teman: dan sang penindas galaksi, Frieza yang telah menghancurkan planet bangsa Saiya dan hampir seluruh bangsa itu. Ini adalah pertarungan paling dramatis saat Goku menjadi Super Saiya. Setelah pertarungannya dengan Freiza, Goku menderita penyakit jantung saat seorang pengelana waktu Trunks, sudah mengingatkannya, tapi sembuh setelah menerima obat yang dibawa Trunks. Kemudia, Goku melatih anak pertamanya Son Gohan menjadi penerusnya dan mengorbankan dirinya laggi saat pertarungan melawan Cell. Goku secara sementara dihidupkan lagi di Bumi 7 tahun kemudian dan bertemu anak keduanya Son Goten. Singkatnya setelah itu, dia ditarik ke dalam sebuah pertarungan demi alam semesta melawan monster Majin Buu. Goku juga bertarung melawan Vegeta lagi setelah Vegeta jatuh ke dalam kontrol penyihir Babidi. Pada akhirnya, Goku menghancurkan Buu dengan serangan Genkidama. Sepuluh tahun kemudian, selama Tenkaichi Budokai yang lain dengan petarung dari seluruh dunia, Goku bertemu Uub, reinkarnasi Buu dan tinggal dengannya, ia bermaksud melatihnya sebagai pelindung baru Bumi.

Silsilah[sunting | sunting sumber]

 
 
 
 
Ox King
 
 
 
Bardock
 
Gohan
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
kakek angkat
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Chi-Chi
 
 
 
Goku
 
Mr. Satan
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Goten
 
Gohan
 
Videl
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Pan


Rancangan[sunting | sunting sumber]

Goku dan Dragon Ball pada umumnya, dikembangkan dari salah satu seri one-shot terdahulu Akira Toriyama yang disebut Dragon Boy. Dalam cerita ini, protagonis yang terlihat sangat mirip dengan Goku memiliki sepasang sayap. Ketika Akira Toriyama membuat Dragon Ball, dia terinspirasi oleh Journey to the West. Mencoba berkreasi dengan idenya, Akira Toriyama mendesain Goku sebagai seorang anak manusia dengan ekor monyet, karena ekor akan memberikannya sebuah keistimewaan. Dia kemudian mengatakan kalau ekor adalah sebuah pain to draw, oleh karena itulah kenapa Goku ekornya langsung dipotong sesegera mungkin. Akira Toriyama pada awalnya tak bermaksud membuat Goku menjadi makhluk asing, itu tidak terjadi sampai pengenalan seorang petarung dari planet lain yang ia sudah menetapkannya sebagai seorang Saiya. Goku diberikan kemampuan untuk berteleportasi ke planet manapun dalam hitungan detik, supaya Akira Toriyama bisa meningkatkan laju ceritanya.

Akira Toriyama juga menginginkan Dragon Ball memiliki sebuah cita rasa Cina, jadi ia menggunakan warna jubah yang dipakai oleh biarawan budha untuk gi Goku. Selama awal-awal bab manganya, editor Akira Toriyama, Kazuhiko Torishima, berkomentar kalau Goku terlihat sedikit polos. Akira Toriyama telah memberikannya pakaian sederhana sebagai persiapan karena ini adalah manga pertarungan, jadi untuk melawan ini dia menambahkan beberapa karakter seperti Kame-Sennin dan Krillin dan membuat Tenkaichi Budokai untuk memfokuskan jalan cerita pada pertarungan. Untuk melawan asumsi kalau Goku akan memenangkan turnamennya, Akira Toriyama membuat dia kalah pada yang pertama dan kedua tapi menang di yang ketiga. Akira Toriyama juga menyebut Torishima ingin Goku membentuk sebuah hubungan dengan Bulma tapi ini tak pernah diterapkan di serinya.

Editor Toriyama pada awalnya menentang Goku yang menjadi dewasa, ia mengatakan adalah hal yang tak biasa jika protagonisnya mengalami perubahan drastis di manga, akan tetapi, dia setuju ketika Akira Toriyama mengancam kalau dia tidak akan bisa melanjutkan serinya jika karakternya tidak berubah. Akira Toriyama kemudian mengatakan dia membuat Goku menjadi dewasa dengan maksud menggambar adegan pertarungannya lebih mudah. Ketika Akira Toriyama sedang memikirkan konsep Super Saiya, dia merasa satu-satunya cara untuk menunjukkan peningkatan kekuatan Goku yang besar adalah melakukan perubahannya. Pada awalnya dia khawatir kalau ekspresi wajahnya terlihat seperti penjahat, tapi berhubungan dengan perubahannya adalah karena kemarahan ia pun agak tenang. Dengan akhir dari arc Cell, Gohan dimaksudkan untuk mengganti ayahnya sebagai protagonis, tapi Akira Toriyama memutuskan kalau Gohan tidak cocok untuk peran itu.

Desain[sunting | sunting sumber]

Goku biasanya dikenal oleh gaya rambut uniknya yang tidak berubah panjangnya kecuali dalam bentuk Super Saiya-nya, di mana rambutnya berubah warna dan memanjang tergantung bentuk yang ia gunakan. Ini dijelaskan oleh Vegeta sebagai karakteristik normal dari orang Saiya berdarah murni. Warna rambut Goku berubah dari hitam jadi emas setelah menjadi seorang Super Saiya dan irisnya berubah dari hitam jadi firus. Dalam bentuk dewanya, warna rambut dan irisnya berubah dari emasnya Super Saiya menjadi merah solid. dalam bentuk Super Saiyan God Super Saiyan (atau disebut juga Super Saiyan Blue)-nya, yang didapatkan ketika berubah menjadi Super Saiya saat dalam bentuk Super Saiyan God, warna rambut dan irisnya jadi biru. Goku lebih suka memakai seragam gi untuk menunjukkan kesetiaannya pada Bumi, sebagai ganti dari pakaian bertarung standar dari bangsanya; satu-satunya saat ia memakai pakaian ini adalah selama latihannya dengan Gohan sebelum Permainan Cell.

Pada awal masa anak-anaknya, Goku diperkenalkan mengenakan sebuah seragam gi berwarna gelap dengan ikat gelang merah dan sebuah ikat pinggang putih yang diikat simpul. Walaupun, di keseluruhan serinya, Goku biasanya terlihat mengenakan gi merah-oranye dengan sebuah kaus dalam berlengan pendek biru angkatan laut, ikat gelang biru, sebuah ikat pinggang biru yang diikat simpul, dan sepatu bot bergaris. Goku juga kadang mengenakan kanji yang bentuk melingkar dari latihan gurunya di depan dan belakang seragamnya; pertama oleh Kame-Sennin "Kame" (亀,berarti "kura-kura"?); kedua oleh tuan Kaio, "kaio" ( 界王, berarti "raja dunia"?); dan ketiga oleh "Go"-nya sendiri ( 悟, berarti "kebijaksanaan" atau "pengetahuan"?). Pada akhirnya, Goku berhenti mengenakan kanji dan menggantinya ikat pinggang simpulnya dengan sebuah obi biru.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]