Dominasi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search

Dominasi (Inggris domination) adalah sebuah paham politik untuk melakukan penalukan atau penguasaan dalam hal ini bisa terjadi melalui eksploitasi [1] terhadap agama, ideologi, kebudayaan dan wilayah[2][3][4] [5] dengan maksud agar mendapatkan keuntungan secara ekonomi atau kekuasaan [6] bila dirumuskan adalah dapat sebagai berikut: dan , bila nilai performa adalah 8 maka performa dan preforma akan menjadi sehingga performa pertama akan melemah dan hilang lalu digantikan oleh pengaruh performa kedua atau performa kedua menggantikan menjadi yang baru.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Reiman, J., “Exploitation, Force, and the Moral Assessment of Capitalism: Thoughts on Roemer and Cohen,” Philosophy and Public Affairs (1987), 16, pp. 3-41.
  2. ^ Alan Wertheimer, Coercion, Princeton University Press (1987), ISBN 0-691-07759-2 ISBN 978-0-691-07759-8
  3. ^ Philip Pettit, A Theory of Freedom: From the Psychology to the Politics of Agency , Oxford University Press (2001), ISBN 0-19-521832-9 ISBN 978-0-19-521832-9
  4. ^ Susan Moller Okin, Justice, Gender, and the Family , Basic Books (1989), ISBN 0-465-03702-X ISBN 978-0-465-03702-5
  5. ^ Jeffrey H. Reiman, The Rich Get Richer and the Poor Get Prison: Ideology, Class, and Criminal Justice, Macmillan Pub. Co., (1990), ISBN 0-02-399241-7 ISBN 978-0-02-399241-4
  6. ^ Bernd Hamm, Russell Charles Smandych, Cultural Imperialism: Essays on the Political Economy of Cultural Domination, Broadview Press, 2005, ISBN 1-55111-707-X ISBN 978-1-55111-707-2

Pustaka[sunting | sunting sumber]