Camelidae

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Camelidae Edit the value on Wikidata
Periode 45–0 jtyl
Eosen Tengah-Holosen
Camelus dromedarius près de Mérindol 2.JPG
Unta berpunuk satu (Camelus dromedarius)
Data
Sumber daricamelid fiber (en) Terjemahkan Edit the value on Wikidata
Taksonomi
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasMammalia
OrdoArtiodactyla
SuperfamiliCameloidea
FamiliCamelidae Edit the value on Wikidata
Gray, 1821
Genera
Lama

Vicugna
Camelus
Paracamelus

Camelops
Distribusi
Camelid Range.png
Edit the value on Wikidata

Camelidae adalah binatang berjari kuku genap, mereka diklasifikasikan dalam ordo Artiodactyla. Unta adalah spesies terkenal yang tergolong familia ini. Anggota famili Camelidae lainnya adalah llama, alpaca, vicuna, dan guanaco. Anggota Artiodactyla lainnya adalah babi, kuda nil, dan ruminansia.

Karakteristik[sunting | sunting sumber]

Camelidae adalah binatang besar dengan bentuk leher yang khas dan kaki yang panjang. Dan mereka adalah herbivora. Camelidae dibedakan dengan ruminansia karena beberapa hal. Gigi mereka menunjukkan sisa gigi seri pada rahang atas, dan gigi seri ketiga berkembang menjadi mirip gading. Camelidae juga memiliki gigi taring, dan gigi geraham depan yang mirip gading yang terpisah dengan gigi geraham belakang oleh suatu celah. Struktur otot kakinya juga berbeda dengan hewan lainnya, kaki mereka bersatu dengan tubuh melalui paha bagian atas, berbeda dengan binatang lain yang sudah menyatu pada bagian lutut melalui otot dan kulit. Sehingga untuk beristirahat, mereka harus berlutut. Mereka memiliki tiga ruang pada saluran pencernaan, berbeda dengan ruminansia yang ada empat. Dan perbedaan lainnya adalah bentuk sel darah mereka yang berbentuk elips. Mereka memiliki antibodi yang unik yang memiliki sedikit percabangan sehingga berukuran jauh lebih kecil dari binatang lainnya.

Mereka tidak memiliki cakar, tetapi hanya kuku besar berjumlah dua dan telapak kaki yang lunak. Camelidae Amerika Selatan memanfaatkan kuku besar itu untuk beradaptasi pada kondisi lingkungan yang curam dan berbatu, meningkatkan grip mereka dalam mendaki.

Klasifikasi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]