Bukit Batrem, Dumai Timur, Dumai

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bukit Batrem
Negara Indonesia
ProvinsiRiau
KotaDumai
KecamatanDumai Timur
Kodepos
28817
Kode Kemendagri14.72.02.1009 Edit the value on Wikidata
Luas10,5 km²
Jumlah penduduk11597 jiwa
Kepadatan1104,4761904761 jiwa/km²
Foto Kantor Kelurahan Bukit Batrem

Bukit Batrem adalah sebuah Kelurahan yang terletak di kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau, Indonesia, memiliki luas wilayah 10,5 km². Kelurahan Bukit Batrem ini terdiri dari 15 RT dan penduduknya berjumlah 11.597 jiwa.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Bukit Batrem adalah bermula dari suatu nama kawasan atau  wilayah sebelum tahun 1960 yang ditempati oleh orang-orang yang bertani dan bercocok tanam di lokasi ini, dimana kawasan ini merupakan kawasan Hak Pakai PT CPI (Caltex Pacifik Indonesia ) yang saat ini menjadi asset PT Chevron Dumai. Pada tahun 1974 wilayah Bukit Batrem  mulai diminati dan menjadi perhatian masyarakat banyak untuk ditempati karena adanya penggusuran lokasi warga yang menghuni lokasi Karang Anyar, sehingga masyarakat berpencar mencari tempat yang bisa dikelola dan dihuni, ada yang ke Jaya Mukti dan sebahagian menuju ke Bukit Batrem, maka pada tahun itu mulailah marak dibangun oleh masyarakat rumah-rumah tempat tinggal tapi masih merupakan rumah gubuk berdinding kayu dan berlantai tanah. Pada tahun 1979 seiring dengan tingkat perkembangan Kecamatan Dumai yang ditingkatkan menjadi Kota Administratif Dumai dan secara struktur organisasi pemerintahan masih dibawah naungan Kabupaten Bengkalis, dimana Kota Administratif Dumai membawahi dua Kecamatan yakni Kecamatan Dumai dan Kecamatan Dumai Barat.

Sejalan dengan itu pula Jaya Mukti dimekarkan menjadi sebuah Kelurahan dan Bukit Batrem adalah salah satu RW yang berada dalam wilayah kerja Jaya Mukti. Dengan ditingkatkan status Pemerintah Kota Administratif Dumai menjadi Pemerintah Kotamadya Tingkat II Dumai, berdasarkan Undang-undang Nomor 16 tahun 1999 yang telah diresmikan pada tanggal 27 April 1999, hal ini menimbulkan frekuensi baru dan membawa konsekuensi pada peningkatan Struktur Aparatur, Organisasi, Personil, Tugas dan Kewenangan yang menjadi urusan Rumah Tangga Daerah. Sehubungan dengan kondisi diatas, maka Bukit Batrem sejak tanggal 27 Desember 2001 resmi menjadi suatu wilayah Kelurahan dengan dilantik dan diangkatnya seorang pejabat perangkat daerah sebagai Pelaksana tugas Lurah Bukit Batrem oleh Walikota Dumai berdasarkan Peraturan Daerah Kota Dumai Nomor : 2 tahun 2001, sebagai wilayah Kelurahan pemekaran dari Kelurahan Jaya Mukti.

Demografi[sunting | sunting sumber]

No Keterangan Jumlah
1 Luas Wilayah 10,5 km²
2 RW -
3 RT 15
4 KK 3375
5 Penduduk Laki-laki 6042
6 Penduduk Perempuan 5555
7 Jumlah Jiiwa 11597

A. Jumlah Penduduk

Jumlah Laki-Laki (Orang) Perempuan (Orang)
Jumlah Penduduk tahun ini 6042 5555
Jumlah Penduduk tahun lalu 5303 4906
Persentase Perkembangan 96% 94%

B. Jumlah Keluarga

Jumlah KK Laki-Laki KK Perempuan Jumlah Total
Jumlah Kepala Keluarga tahun ini 2829 215 3044
Jumlah Kepala Keluarga tahun lalu 2781 208 2989
Persentase Perkembangan 83% 18% 78,5%

Potensi[sunting | sunting sumber]

Air bersih merupakan keunggulan dari kelurahan Bukit Batrem. Air bersih Bukit Batrem terkenal hampir ke seluruh wilayah Kota Dumai. Hal itu membuat air bersih Bukit Batrem dibeli oleh banyak orang dari berbagai wilayah kelurahan lain di Kota Dumai. Air bersih Bukit Batrem dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk membuat tahu karena salah satu faktor penting dari pembuatan tahu adalah air yang bersih. Dengan demikian, banyak masyarakat yang membuka usaha UMKM pabrik tahu.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah
Utara Kelurahan Jaya Mukti
Selatan Kelurahan Bagan Besar
Timur Kelurahan Tanjung Palas
Barat Kelurahan Bumi Ayu

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

A. Pengangguran

No Kelompok Usia Jumlah (Orang)
1 Jumlah angkatan kerja (penduduk usia 18-56 tahun) 3661
2 Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang masih sekolah dan tidak bekerja 1604
3 Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang menjadi ibu rumah tangga 649
4 Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja penuh 456
5 Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang bekerja tidak penuh 773
6 Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang cacat dan tidak bekerja 16
7 Jumlah penduduk usia 18-56 tahun yang cacat dan bekerja 48

B. Kesejahteraan Keluarga (Analisis DDK)

1 Jumlah keluarga prasejahtera 0
2 Jumlah keluarga sejahtera 1 764
3 Jumlah keluarga sejahtera 2 1770
4 Jumlah keluarga sejahtera 3 642
5 Jumlah keluarga sejahtera 3 plus 198
6 Total jumlah kepala keluarga 3374