Lompat ke isi

Batang, Jeneponto

Batang
Koordinat: 5°36′41″S 119°49′56″E / 5.6114°S 119.8322°E / -5.6114; 119.8322
Negara Indonesia
ProvinsiSulawesi Selatan
KabupatenJeneponto
Pemerintahan
 • Camat-
Populasi
 • Total- jiwa
Kode Kemendagri73.04.04 Suntingan nilai di Wikidata
Kode BPS7304040 Suntingan nilai di Wikidata
Luas- km²
Kepadatan- jiwa/km²
Desa/kelurahan-
Peta interaktif
Peta

Batang adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Indonesia. Wilayah berada di bagian utara dan timur Kabupaten Jeneponto dan sekitar Gunung Lompobattang. Kecamatan Batang memiliki 4 desa dan 2 kelurahan. Beberapa permukimannya masih termasuk permukiman kumuh. Penduduk di Kecamatan Batang bekerja sebagai petani jagung. Di wilayah pesisir Kecamatan Batang terdapat sebuah pelabuhan bernama Pelabuhan Bungeng.

Kondisi geografi

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Batang berada di bagian utara dan timur Kabupaten Jeneponto. Wilayahnya memiliki kondisi fisiografi vulkanik dengan kondisi dataran yang melandai dan bergelombang.[1] Kecamatan Batang memiliki formasi geogologi batuan Gunung Lompobattang. Jenis batuannya meliputi batuan konglomerat, batuan lava, breksi endapan lahar, dan tuf.[2]

Desa dan kelurahan

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Batang merupakan salah satu dari 11 kecamatan di Kabupaten Jeneponto.[3] Kecamatan Batang memiliki luas 33,04 km2. Persentase luasnya atas seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto adalah 4,41%.[4] Pada tahun 2020, Kecamatan Batang memiliki 4 desa. Masing-masing yaitu Desa Bungeng, Desa Camba-Camab, Desa Kaluku dan Desa Maccini Baji.[5] Kecamatan Batang juga memiliki 2 kelurahan, yaitu Kelurahan Togo-Togo dan Kelurahan Bonto Raya.[6]

Desa Camba-Camba

[sunting | sunting sumber]

Desa Camba-Camba memiliki penduduk sebanyak 3.772 orang pada tahun 2019. Komoditas pertanian di Desa Camba-Camba sangat bervariasi. Pada tahun tersebut, 300 orang warganya bekerja sebagai petani padi.[7]

Permukiman kumuh

[sunting | sunting sumber]

Di Kecamatan Batang terdapat dua desa yang memilik permukiman kumuh pada Desember 2016. Masing-masing di Kelurahan Togo-Togo dan Desa Kaluku. Di Kelurahan Togo-Togo, permukiman kumuh terdapat di Lingkungan Kaluku seluas 4,98 ha dan di Lingkungan Bonto Jannang seluas 3,62 ha.[8]

Komoditas

[sunting | sunting sumber]

Seluruh wilayah Kabupaten Jeneponto adalah penghasil jagung, termasuk Kecamatan Batang. Penanaman jagung dilakukan serempak di seluruh kecamatan di Kabupaten Jeneponto. Karenanya, petani memanen jagung di waktu yang bersamaan pula.[9]

Fasilitas pemerintah

[sunting | sunting sumber]

Pelabuhan Bungeng

[sunting | sunting sumber]

Pelabuhan Bungeng adalah pelabuhan laut kelas III. Tanggung jawab pengelolaannya kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Pelabuhan Bungeng terletak di Desa Bungeng, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto.[10]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ↑ Rejekiningrum, P., Apriyana, Y., dan Haryanti, K.S. (2007). "Skenario Masa Tanam Kapas untuk Menekan Risiko Kekeringan: Studi Kasus Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan" (PDF). Jurnal Agromet Indonesia. 21 (1): 26.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  2. ↑ Nurland, Farida (2011). "Studi Zonasi Pengembangan Komoditas Unggulan Kabupaten Jeneponto" (PDF). Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian. 8 (1): 45.
  3. ↑ "Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 1 Tahun 2022" (PDF). Direktorat Jenderal Tata Ruang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang. hlm. 9.
  4. ↑ Peraturan Bupati Jeneponto Nomor 30 Tahun 2020 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2021 (PDF). 2021. hlm. II.1.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ "Peraturan Bupati Jeneponto Nomoor 6 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pengalokasian, Pembagian dan Prioritas Penggunaan Alokasi Dana Desa Tahun Anggaran 2020" (PDF). Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. hlm. 14.
  6. ↑ "Peraturan Daerah Kabupaten Jeneponto Nomor 04 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah" (PDF). Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional. Pasal 6.
  7. ↑ Ismi, N., dkk. (2020). "Analisis Pendapatan Usaha Tani Padi di Desa Camba-Camba Kecamatan Batang Kabupaten Jeneponto". Intelektiva: Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora. 02 (04): 80.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  8. ↑ "Keputusan Bupati Jeneponto Nomor 299.A Tahun 2016" (PDF). Direktorat Jenderal Cipta Karya. 19 Desember 2016. hlm. 6. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2022-07-30. Diakses tanggal 2022-10-12.
  9. ↑ E.A. Karimeng1, Murshal Manaf2, Agus Salim2 (2019). "Analisis Pasokan Komoditi Unggulan Pada Pengembangan Wilayah di Kabupaten Jeneponto". URSJ. 1 (2). Postgraduate Bosowa University Publishing: 40. ISSN 2656-8705.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Nama numerik: daftar penulis (link)
  10. ↑ Arifin, M., dkk. (2020). Badollahi, Muhammad Zainuddin (ed.). Kebijakan Pengembangan Pariwisata Kabupaten Jeneponto 2018-2033 (PDF). Makassar: Politeknik Pariwisata Makassar. hlm. 96. ISBN 978-602-51991-9-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)