Basaria Panjaitan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Basaria Panjaitan
Basaria Panjaitan KPK.gif
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI
Mulai menjabat
21 Desember 2015
Pendahulu Dr. Bambang Widjojanto, S.H.
Staf Ahli Sosial Politik Kapolri
Masa jabatan
3 September 2015 – 20 Desember 2015
Pendahulu Irjen. Pol. Tubagus Anis Angkawijaya
Pengganti Irjen. Pol. Iza Fadri
Informasi pribadi
Lahir 20 Desember 1957 (umur 60)
Bendera Indonesia Pematangsiantar, Sumatera Utara
Alma mater Sepamilsukwan Polri (1984)
Dinas militer
Pihak  Indonesia
Dinas/cabang Lambang Polri.png Kepolisian Negara Republik Indonesia
Masa dinas 1984 – 2015
Pangkat Inspektur Jenderal Polisi
Satuan Reserse (Polwan)

Irjen. Pol. (Purn.) Basaria Panjaitan, S.H., M.H. (lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara, 20 Desember 1957; umur 60 tahun) adalah perempuan pertama yang terpilih menjadi komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. Ia terpilih dalam pemilihan yang dilakukan secara terbuka oleh Anggota Komisi III DPR RI pada bulan Desember 2015.

Basaria Panjaitan tercatat sebagai perempuan pertama yang berpangkat Inspektur Jenderal (bintang dua) di dalam sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia, melalui kenaikan pangkat berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor: 81/ Polri RI/ Tahun 2015 dan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/843/X/2015 tertanggal 20 Oktober 2015.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Basaria Panjaitan adalah Sarjana Hukum lulusan Sepamilsukwan Polri I Tahun Angkatan 1983/1984. Basaria masuk Sekolah Calon Perwira (Sepa) Polri di Sukabumi dan ditempa di sana. Lulus sebagai polwan berpangkat Ipda, Basaria langsung ditugaskan di Reserse Narkoba Polda Bali.

Pendidikan pascasarjana yang ditempuhnya adalah Magister Hukum Ekonomi Universitas Indonesia.

Karier Kepolisian[sunting | sunting sumber]

Basaria Panjaitan mengabdi dalam bidang reserse di Kepolisian Negara Republik Indonesia. Basaria adalah Kabag Serse Narkoba Polda NTB (1997 - 2000), Kabag Narkoba Polda Jabar (2000 - 2004), Dirserse Kriminal Polda Kepri (2006 - 2008). Jenderal bintang dua ini sebelumnya menjabat sebagai Kapusprovos Divpropam Polri (2009), Karo Bekum SDelog Polri (2010), Widyaiswara Madya Sespim Polri Lemdikpol.

Basaria masuk Sekolah Calon Perwira (Sepa) Polri di Sukabumi dan ditempa di sana. Lulus sebagai polwan berpangkat Ipda, Basaria langsung ditugaskan di Reserse Narkoba Polda Bali.

Dari sana, Basaria malang melintang di berbagai pos penugasan. Dia pernah menjadi Kepala Biro Logistik Polri, Kasatnarkoba di Polda NTT dan menjadi Direktur Reserse Kriminal Polda Kepulauan Riau. Dari Batam, Basaria ditarik ke Mabes Polri, menjadi penyidik utama Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim.[1]

Dia pernah memeriksa mantan Kabareskrim, Komjen Susno Duadji, soal pelanggaran kode etik. Tahun 2010 hingga 2015, Basaria menjabat sebagai Widyaiswara Madya Sespim Polri.

Basaria Panjaitan tercatat sebagai perempuan pertama yang berpangkat Inspektur jenderal (bintang dua) di dalam sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia, melalui kenaikan pangkat berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor: 81/ Polri RI/ Tahun 2015 dan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/843/X/2015 tertanggal 20 Oktober 2015.

Riwayat Jabatan[sunting | sunting sumber]

  • Paur Subdisbuk Disku Mabes Polri (1984)
  • Panit Sat. Idik Baya Ditserse Mabes Polri (1990)
  • Kasat Narkoba Polda NTB (1997)
  • Kabag Narkoba Polda Jabar (2000)
  • Dir Reskrim Polda Kepri (2007)
  • Penyidik Utama Dit V/Tipiter Bareskrim Polri (2008)
  • Kapusprovos Divpropam Polri (2009)
  • Karobekum Sdelog Polri[2]
  • Widyaiswara Madya Sespim Polri[3] (2010)
  • Sahlisospol Kapolri (2015)
  • Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia (2015–2019)

Referensi[sunting | sunting sumber]