Lompat ke isi

Polisi wanita

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Polwan)
Delegasi konferensi ketiga perempuan dalam kepolisian di Tbilisi, Georgia

Polisi wanita (disingkat Polwan) adalah satuan polisi khusus yang berjenis kelamin wanita. Polwan merupakan singkatan dari Polisi Wanita, yaitu satuan polisi khusus yang beranggotakan perempuan. Polwan memiliki tugas dan peran yang sama dengan polisi laki-laki, tetapi juga memiliki peran dan makna tersendiri.

Integrasi perempuan di dalam penegakan hukum memiliki peran penting karena tidak hanya memiliki peran yang setara dengan polisi laki-laki, tetapi juga memiliki tugas yang berfungsi untuk menjaga hak-hak perempuan. Sebelum posisi ini terbuka untuk umum, perempuan dalam penegakan hukum telah ada di posisi yang sangat terbatas.

Satu prekonsepsi yang terdapat di masyarakat adalah mereka lebih terbuka dalam berkomunikasi karena mereka bercitrakan 'tidak lebih bersenjata' dibandingkan polisi laki-laki sehingga masyarakat merasa lebih aman.[1] Polisi perempuan juga lebih responsif dalam menangani kasus yang melibatkan perempuan, di mana kasus tersebut dapat mencapai setengah kasus yang ditangani kepolisian.[2] Riset juga menyimpulkan bahwa polisi perempuan memiliki kecenderungan yang lebih rendah untuk mengeluarkan senjata atau kekerasan berlebih dalam menganangi kasus.[3]

Diskriminasi

[sunting | sunting sumber]
Polisi wanita di Indonesia.

Meski perempuan telah ada di penegakkan hukum sejak seratus tahun lebih, mereka masih menghadapi diskriminasi. Yang paling umum adalah glass ceiling atau "atap kaca", sebuah batas yang tidak dapat mereka tembus tetapi dapat mereka lihat, menyimbolkan bahwa terdapat batas tinggi jabatan yang dapat mereka raih. [4] Sedangkan perempuan sering kali mengacuhkan dan meminimalisasi diskriminasi yang mereka terima.[5] DIskriminasi tidak hanya terjadi di tempat kerja. Polisi perempuan yang menikah dengan sesama polisi menghadapi kekerasan di dalam rumah tangga dengan risiko yang lebih tinggi.[5]

Meski kecil kemungkinan mengalami kekerasan fisik, mereka lebih cenderung menerima pelecehan seksual secara verbal maupun fisik.[6][7]

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]


Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Lanier, Mark M. (1996). "An Evolutionary Typology of Women Police Officers". Women & Criminal Justice. 8 (2): 35–57. doi:10.1300/J012v08n02_03.
  2. "Hiring & Retaining More Women" (PDF).
  3. "Criminal Justice Careers for Women- Why We Need More". 2017-01-06.
  4. "Police Chief Magazine - View Article". policechiefmagazine.org.
  5. 1 2 "Female officers surviving police perpetrated domestic violence - Abuse of power - Diane Wetendorf Inc". abuseofpower.info.
  6. "Sexual Harassment Among Male and Female Police Officers". Providentia.
  7. Breaking and Entering Policewomen on Patrol. Martin. University of California Press. London. 1980.