Lompat ke isi

Barasuara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Barasuara
Barasuara di Synchronize Fest, 2025
Informasi latar belakang
AsalJakarta, Indonesia
Genre
Tahun aktif2012–sekarang
Label
Situs webbarasuara.com
Anggota
Mantan anggota
  • Pandu Fuzztoni

Barasuara adalah sebuah grup musik asal Indonesia. Personilnya antara lain Iga Massardi (vokal/gitar), TJ Kusuma (gitar), Gerald Situmorang (bass), Marco Steffiano (drum), Asteriska (vokal), Puti Chitara (vokal).[1] Barasuara merilis album perdana mereka berjudul Taifun pada tahun 2015[2] yang dinobatkan sebagai salah satu dari 10 album indie terbaik 2015, versi jalurindie.com.[3] Mereka dikenal karena penampilan live nya yang memukau dan enerjik, & telah tampil di berbagai acara dan Festival Musik di Indonesia.

Awalnya Iga Massardi ingin membuat sebuah solo project untuk lagu-lagu ciptaannya sendiri. Namun setelah itu ia malah lebih tertarik mengerjakan proyek ini bersama sebuah band. Dari sini ia mengajak TJ Kusuma, Marco dan Asteriska. Pada awalnya Pandu Fuzztoni (gitaris grup Morfem) bermain bass, tetapi karena jadwalnya yang padat lalu digantikan oleh Gerald Situmorang, yang awalnya diajak oleh Pandu. Setelah tampil perdana di kafe milik Iga, Kafe TokoVe di kawasan Kemang, Jakarta, Puti Chitara masuk dalam line-up.[2][4]

Salah satu keunikan Barasuara ketika manggung adalah Iga Massardi yang konsisten mengenakan baju batik dan menata rambutnya dengan rapi. Ia mengatakan bahwa itulah caranya untuk melestarikan budaya Indonesia.[5] Sejak 2019, ciri khas itu ditinggalkan dan menggantinya dengan pakaian serba hitam. [6]

Diskografi

[sunting | sunting sumber]
  • "Bahas Bahasa" (15 September 2015)
  • "Sendu Melagu" (15 Oktober 2015)
  • "Guna Manusia" (21 September 2018)
  • "Pikiran dan Perjalanan" (8 Maret 2019)
  • "Bangkit dan Berlari" (7 Agustus 2020)[10]
  • "Fatalis" (27 Juli 2022)
  • "Merayakan Fana" (15 Februari 2023)
  • "Terbuang dalam Waktu" (8 Agustus 2023)[11]

Konser tur

[sunting | sunting sumber]

Penerimaan dan kritik

[sunting | sunting sumber]

Indra Lesmana, seorang musisi Indonesia terkenal, menyebut Barasuara sebagai salah satu band musik yang bernas. Gitaris Slank, Abdee Negara, menyebut bahwa Barasuara "keren dan berani" dan mengingatkannya pada band asal Inggris, King Crimson.[14]

Faisal Irfani, menulis untuk Tirto.id, mengatakan bahwa banyak lagu dalam album Pikiran dan Perjalanan terdengar klise, "basi", dan tidak ada kebaruan dalam karyanya.[15] Untuk peluncuran album tersebut di Lucy in the Sky pada 13 Maret 2019, CNN Indonesia menulis kritik yang sama: penampilan Barasuara dalam pesta peluncuran album itu membosankan seperti "roller coaster yang tidak menyenangkan".[16]

Nominasi dan penghargaan

[sunting | sunting sumber]

Barasuara telah menang beberapa penghargaan dan nominasi, antara lain:

Tahun Penghargaan Kategori Penerima Hasil Ref
2016 Anugerah Musik Indonesia Karya Produksi Alternatif Terbaik "Bahas Bahasa" Menang [17]
Pendatang Baru Terbaik Terbaik Barasuara Nominasi [18]
Indonesian Choice Awards Album of the Year Taifun Nominasi [19]
Breakthrough of the Year Barasuara Nominasi
Rolling Stone Editors' Choice Awards Best Live Act Barasuara Menang [17]
2019 Anugerah Musik Indonesia Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Rock Terbaik "Pikiran dan Perjalanan" Nominasi [20]
Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Alternatif Terbaik "Guna Manusia" Nominasi
Tim Produksi Suara Terbaik Stephan Santoso ("Pikiran dan Perjalanan") Nominasi
2023 Anugerah Musik Indonesia Duo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik "Fatalis" Menang [21][22]
Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Alternatif Terbaik "Merayakan Fana" Nominasi [23]
2024 Anugerah Musik Indonesia Duo/Grup/Kolaborasi Rock Terbaik "Etalase" Nominasi [24]
Duo/Grup/Grup Vokal/Kolaborasi Alternatif Terbaik "Terbuang Dalam Waktu" Menang [25]
Album Alternatif Terbaik "Jalaran Sadrah" Nominasi [24]
2025 Festival Film Indonesia Pencipta Lagu Tema Terbaik "Terbuang Dalam Waktu" Menang [26]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Dianthi, Martha Heriniazwi. "Hii! Tak Diobati, Mata Ikan di Telapak Kaki Bisa Makin Besar". detikHealth. Diakses tanggal 2026-01-17.
  2. 1 2 "Iga Massardi: "Musik Barasuara Dibuat Untuk Meledak"". 28 September 2015. Diakses tanggal 22 April 2016.
  3. "10 Album Indie Indonesia Terbaik di 2015 Versi Jalurindie". Diarsipkan dari asli tanggal 2015-12-24. Diakses tanggal 2016-05-17.
  4. "Interview Khusus: Iga Massardi dari Barasuara". 29 Juni 2014. Diakses tanggal 22 April 2016.[pranala nonaktif permanen]
  5. Lorenza, Katarina Sella (2 Oktober 2017). "Misteri Iga Massardi 'Barasuara' yang Selalu Pake Batik Akhirnya Terungkap di Hari Batik Nasional Ini - Hai". hai.grid.id. Diakses tanggal 2021-08-18.
  6. "Sudah Jadi Ciri Khas, Iga Massardi 'Barasuara' Pensiun Pakai Batik di Panggung". KapanLagi.com. 2025-10-16. Diakses tanggal 2025-11-28.
  7. Adzani, Fadli (2015-10-24). "Barasuara Embuskan 'Taifun' di Album Musik Perdana". CNN Indonesia. Diakses tanggal 2026-01-17.
  8. Yuniar, Nanien (2019-03-09). ""Pikiran dan Perjalanan", karya terbaru dari Barasuara". Antara News. Diakses tanggal 2026-01-17.
  9. Pitaloka, Putri Safira (21 Juni 2024 | 19.57 WIB). "Barasuara Merilis Album Jalaran Sadrah Isi 9 Lagu". Tempo. Diakses tanggal 2026-01-17.
  10. "Barasuara Lepas Bangkit dan Berlari". Diakses tanggal 2026-01-17.
  11. developer, medcom id. "Berita Terkini, Informasi Terbaru Hari Ini". medcom.id. Diakses tanggal 2026-01-17.
  12. Achmad, Salman (2016-05-12). "Barasuara Sukses Menghibur Jogjakarta Dan Solo Dalam Taifun Tour 2016". Hai Music. Diakses tanggal 2026-01-17.
  13. "Barasuara Siap Gelar Tur Album Jalaran Sadrah di 5 Kota". Tempo. 15 Oktober 2025 | 16.56 WIB. Diakses tanggal 2026-01-17.
  14. Lukman, Josa (27 Februari 2019). "Barasuara sets to release 'Thoughts and Journeys'". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-08-18.
  15. Irfani, Faisal (13 Maret 2019). Wibisono, Nuran (ed.). "Pikiran dan Perjalanan: Album Baru Barasuara yang Gagal Bersuara". Tirto.id. Diakses tanggal 2021-08-18.
  16. "'Roller Coaster' ala Barasuara yang Tak Menyenangkan". CNN Indonesia. 14 Maret 2019. Diakses tanggal 2021-08-18. ;
  17. 1 2 Adzani, Fadli (2016-09-29). "Salut, Barasuara Sabet Penghargaan Produksi Album Alternative Terbaik di Ajang AMI Awards". hai.grid.id. Diakses tanggal 2026-01-14.
  18. Kompas Cyber Media (2016-09-09). "Daftar Lengkap Nominasi AMI Awards 2016". Kompas.com. Diakses tanggal 2026-01-16.
  19. Rizki, Fathia (2016-05-04). "Ini Daftar Lengkap Nominasi Indonesian Choice Awards 2016". KapanLagi.com. Diakses tanggal 2026-01-16.
  20. "Daftar Lengkap Nominasi AMI Awards 2019". CNN Indonesia. 2019-10-08. Diakses tanggal 2026-01-16.
  21. aca/chri (9 November 2023). "Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2023". CNN Indonesia. Diakses tanggal 9 November 2023.
  22. C. Rantung, Revi (9 November 2023). Susanto Setiawan, Tri (ed.). "Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2023". Kompas.com. Diakses tanggal 9 November 2023.
  23. Choirul Anwar, Ilham (27 September 2023). "Daftar Nominasi AMI Awards 2023 dan Jadwal Pengumuman Pemenang". Tirto.id. Diakses tanggal 9 November 2023.
  24. 1 2 "Daftar Lengkap Nominasi 27th AMI Awards 2024". AMI Awards. 2024-10-17. Diakses tanggal 2026-01-16.
  25. Zuhriyah, Umi. "Daftar Lengkap Pemenang AMI Awards 2024". tirto.id. Diakses tanggal 2026-01-14.
  26. Alfian, Yogi. "Barasuara Menang, Kalahkan OST Jumbo di Pencipta Lagu Tema Terbaik FFI 2025". film-dan-musik. Diakses tanggal 2026-01-14.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]