Banding

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Dalam hukum, banding artinya proses menentang keputusan hukum secara resmi. Prosedur banding, termasuk apakah seorang terdakwa memiliki hak banding, berbeda-beda di setiap negara.

Di Indonesia banding diajukan di Pengadilan Tinggi jika banding dimohonkan perkara menjadi mentah kembali. Banding dilakukan oleh pihak yang berkepentingan (pihak yang dikalahkan oleh putusan Pengadilan Negeri).

Banding untuk melengkapi bila putusan PN (pengadilan Negeri) itu salah atau kurang tepat dan menguatkan putusan PN jika putusan PN benar.

Tenggang waktu banding adalah 14 hari semenjak pengumuman putusan PN.

Di Amerika Serikat, pengadilan banding (Appeals Court) mengenal dua jenis banding: pengadilan de novo atau appeal on the record. Dalam Pengadilan de novo, semua bukti dapat dikemukakan kembali, seakan-akan belum pernah diajukan. Pengadilan de novo jarang dilakukan mengingat besarnya waktu dan biaya untuk mengulang proses pengadilan dari awal. Dalam pengadilan banding "on the record", yang ditelaah oleh pengadilan banding bukanlah fakta perkara (facts of the case) melainkan fakta proses pengadilan (facts of the trial). Pihak yang kalah di pengadilan rendah (Lower Court) harus mengajukan banding tenggang waktu 14 hari dari pengumuman keputusan pengadilan rendah. Pengajuan banding harus menyertakan alasan hukum (misalnya: hakim tidak memperbolehkan pengajuan bukti yang meringankan, barang bukti terkontaminasi, Juri tidak dipilih sesuai prosedur, atau hukuman yang dijatuhkan tidak sesuai UU). Pengadilan tinggi akan memutuskan apakah alasan untuk banding terbukti. Jika alasan untuk banding terbukti, ada 3 hal yang dapat terjadi. Pengadilan banding dapat mengirim kasus kembali ke pengadilan rendah untuk:

  • Diadili kembali (de novo) sesuai prosedur yang benar.
  • Penyesuaian hukuman sesuai UU (resentencing).
  • Vonis bebas.

Kalau alasan banding tidak terbukti, keputusan pengadilan rendah akan dikuatkan.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]