Bahasa ibu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Monumen Ana dili, sebagai monumen untuk Bahasa Ibu yang berada di Nakhchivan, Azerbaijan

Bahasa ibu, juga disebut sebagai bahasa asli atau bahasa pertama, merupakan bahasa yang dikuasai manusia sejak lahir melalui interaksi dengan anggota masyarakat yang sama bahasanya, seperti keluarga, pengasuh, dan masyarakat lingkungannya.[1]

Kepandaian dalam bahasa asli sangat penting untuk proses belajar berikutnya. Bahasa ibu dianggap sebagai dasar cara berpikir. Kepandaian yang kurang dari bahasa pertama sering kali membuat proses belajar bahasa lain menjadi lebih sulit. Bahasa ibu dapat memiliki peran penting dalam pendidikan.

Bahasa ibu adalah bahasa yang pertama dipakai dalam komunikasi mula-mula seorang anak dengan orang tuanya atau orang yang mengasuhnya serta menjadikan bahasa ibu sebagai alat komunikasi sehari hari

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Bahasa Ibu - KBBI Daring". Diakses tanggal 04 Januari 2020.