Bahasa Ongota

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Ongota
iːfa ʕoŋɡota
Dituturkan diEthiopia
Wilayahdi sebelah selatan Zona Omo
Penutur bahasa
12 orang, semuanya diatas umur 40 tahun[1]  (2012)
Afro-asia
Kode bahasa
ISO 639-3bxe

Ongota (dikenal juga dengan Birale ISO 639-3, Birayle) adalah salah satu bahasa yang terancam punah di barat-daya Ethiopia, di sebelah barat pinggir sungai Weito. Pada tahun 2012, UNESCO menyebutkan hanya ada 12 orang penutur bahasa ini. Penutur lainnya yang tersisa telah mengadopsi bahasa Tsamai.[1] Tata bahasanya mengikuti pola subyek + objek + kata kerja. dimungkinkan termasuk ke dalam rumpun bahasa Afro-Asia, namun belum benar-benar diklasifikasikan. sejak tahun 2004, bahasa ini telah dikaji oleh Aklilu Yilma dari Universitas Adis Ababa.

Klasifikasi[sunting | sunting sumber]

Bahasa Ongota sering dianggap sebagai rumpun Afro-Asia, namun pengklasifikasiannya termasuk keluarga ini menyisakan kontroversi sebagian karena sedikitnya data. Sementara Harold Fleming mengusulkan bahasa ini dimasukkan sebagai cabang tersendiri dalam rumpun bahasa Afro-Asia non-Omotik.[butuh rujukan]


Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Nomination File No. 00493 For Inscription on The List of Intangible Cultural Heritage in Need Of Urgent Safeguarding In 2012.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]