Bahasa Haida

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Haida
X̱aat Kíl, X̱aadas Kíl, X̱aayda Kil, Xaad kil
Dituturkan di
EtnisSuku Haida
Penutur bahasa
14  (2014)[1]
Latin
Status resmi
Bahasa resmi di
Flag of Haida.svg Dewan Bangsa Haida
Flag of Alaska.svg Alaska
Kode bahasa
ISO 639-2hai
ISO 639-3haikode inklusif
Kode individual:
hdn – Haida Utara
hax – Haida Selatan
Glottologhaid1248[2]
{{{mapalt}}}
Persebaran bahasa Haida sebelum kontak dengan bangsa Eropa
Artikel ini mengandung simbol fonetik IPA. Tanpa bantuan render yang baik, Anda akan melihat tanda tanya, kotak, atau simbol lain, bukan karakter Unicode.

Bahasa Haida /ˈhdə/[3] (X̱aat Kíl, X̱aadas Kíl, X̱aayda Kil, Xaad kil,[4]) adalah sebuah bahasa yang dituturkan oleh suku Haida di Kepulauan Haida Gwaii di pesisir Kanada serta di Pulau Pangeran Wales di Alaska. Bahasa ini dianggap sebagai bahasa yang sangat terancam punah oleh UNESCO.[5][6] Jumlah penuturnya tidak lebih dari 20 orang dan kebanyakan adalah lansia, walaupun upaya revitalisasi sedang dilakukan. Pada masa kedatangan bangsa Eropa di Haida Gwaii pada tahun 1774, diperkirakan jumlah penutur bahasa Haida mencapai 15.000. Wabah penyakit kemudian mengurangi jumlah penduduk Haida yang kemudian hanya terbatas di tiga desa: Masset, Skidegate, dan Hydaburg. Upaya asimilasi dan pelarangan bahasa Haida di sekolah mengakibatkan kemunduran bahasa ini, dan kini sebagian besar orang Haida menuturkan bahasa Inggris untuk berkomunikasi.

Klasifikasi bahasa Haida hingga kini masih diperdebatkan. Beberapa ahli bahasa menempatkannya sebagai bagian dari rumpun bahasa Na-Dené, sementara ada pula yang menganggapnya sebagai bahasa isolat. Bahasa Haida sendiri terbagi menjadi dialek utara dan selatan dengan perbedaan fonologi di masing-masing dialek. Dialek Haida Utara memiliki konsonan faringeal yang juga dapat ditemui dalam bahasa Salisha dan Wakasha.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Haida di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
    Haida Utara di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
    Haida Selatan di Ethnologue (ed. ke-18, 2015)
  2. ^ Nordhoff, Sebastian; Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2013). "Haida". Glottolog. Leipzig: Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology. 
  3. ^ Laurie Bauer, 2007, The Linguistics Student's Handbook, Edinburgh
  4. ^ Hume, Stephen (17 Maret 2014). "A high-tech fight to save B.C.'s indigenous languages". The Vancouver Sun. 
  5. ^ Atlas of the World’s Languages in Danger (edisi ke-3rd). UNESCO. 2010. ISBN 978-92-3-104096-2. Diakses tanggal 19 July 2016. 
  6. ^ Lachler, Jordan. "Haida Language Mainpage". Diakses tanggal 23 May 2008.