Azrul Azwar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Azrul Azwar
Ketua Kwartir Nasional ke-6
Masa jabatan
19 Desember 2003 – 5 Desember 2013
Presiden Megawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
Didahului oleh Rivai Harahap
Digantikan oleh Adhyaksa Dault
Informasi pribadi
Lahir 6 Juni 1945
Bendera Belanda Kutacane, Aceh, Hindia Belanda
Meninggal Bendera Indonesia Jakarta, 1 April 2014 (umur 68)
Kebangsaan Indonesia
Suami/istri Dr Rihna Azrul Azwar (1973-2014)
Anak Aidil Nusantara
Ilham Samudera
Imam Dirgantara
Pekerjaan Dokter
Agama Islam

Prof. Dr. Azrul Azwar, MPH (lahir di Kutacane, Aceh, 6 Juni 1945 – meninggal di Jakarta, 1 April 2014 pada umur 68 tahun) adalah seorang dokter dan ahli kesehatan masyarakat asal Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia dan Ketua Stikes Binawan Jakarta. Dilingkungan pemerintahan, Azrul pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan RI, sedangkan di almamaternya, Universitas Indonesia, Azrul adalah Guru Besar Ilmu Kedokteran Komunitas dan pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. Ia juga pernah menjabat sebagai Komisaris PT Kimia Farma, Tbk, serta Komisaris Utama PT Indofarma, Tbk.

Kehidupan[sunting | sunting sumber]

Potret resmi Azrul Azwar sebagai Ketua Kwarnas Pramuka

Azrul lahir dari pasangan perantau Minangkabau. Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (1972). Kemudian ia memperdalam ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu kedokteran pencegahan di universitas yang sama. Lima tahun kemudian, Azrul memperoleh gelar MPH dari School of Public Health University of Hawaii. Pada tahun 1991-1996, ia menimba ilmu kembali dan memperoleh gelar doktor dalam ilmu kedokteran dengan hasil yudisium cumlaude.[1]

Pada tahun 1973 Azrul menikah dengan Dr Rihna Azrul Azwar, teman se almamaternya, dan dikaruniai 3 orang putra, Aidil Nusantara, Ilham Samudera dan Imam Dirgantara, serta 3 orang cucu, semuanya puteri.

Kebiasaanya dalam menulis dituangkannya dalam beberapa judul buku dan artikel mengenai kesehatan. Selain itu, ia juga menulis beberpa novel, antara lain Dik Atun dan Mimi.[2] Menjadi Pemimpin Redaksi majalah kesehatan beberapa kali dijalaninya, seperti pada Majalah Kesehatan Masyarakat Indonesia. Di samping hobi menulis, ia juga aktif berorganisasi. Azrul pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ketua Umum Perhimpunan Dokter Keluarga Indonesia (PDKI), Ketua Umum Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI), Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, serta Ketua Umum Masyarakat Perlebahan Indonesia.

Azrul juga merupakan salah satu dokter asal Indonesia yang banyak terlibat dalam berbagai organisasi kesehatan dunia, antara lain menjadi konsultan World Health Organization (WHO), konsultan International Organization of Migration (IOM), Wakil Presiden Medical Association of ASEAN, Presiden World Medical Association (WMA), Presiden Confederation of Medical Association in Asia & Oceania (CMAAO), Ketua Umum Asean Scout Association for Regional Cooperation (ASARc) serta Ketua Umum Asean Regional Primary Health Care Cooperation (ARPAc)

Meninggal Dunia[sunting | sunting sumber]

Azrul Azwar meninggal dunia pada 1 April 2014 di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta akibat kanker hati yang dideritanya sejak tahun 2005.[3] Azrul meninggalkan seorang istri dan 3 orang anak.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Adi Jasa Utama, Ikatan Dokter Indonesia, Jakarta
  • First Class Citation Medal, Thailand Scout Organization, Bangkok
  • Silver Hawk Medal, Japan Scout Association, Tokyo
  • Tanda Kehormatan Melati, Gerakan Pramuka Indonesia, Jakarta
  • Pinggat Semangat Rimba Emas, Malaysian Scout Association, Kuala Lumpur
  • Silver Lion Medal, Singapore Scout Association, Singapore
  • Top Achievement Scout Medal, Association of Top Achievement Scout, Kuala Lumpur
  • Friendship Award, Korean Scout Association, Seoul

Karya[sunting | sunting sumber]

  • Dik Atun (novel), 1969
  • Menanti Bayi Pertama, 1975
  • Menanti Kelahiran Bayi, 1976
  • Seteguh-teguh Hati Perempuan, 1977
  • Dasar-dasar perencanaan di bidang kesehatan, 1979
  • Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan, 1979
  • Klinik Sterilisasi Sukarela, 1980
  • Puskemas dan usaha kesehatan pokok, 1980
  • Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa, 1980
  • Pengantar Ilmu Kedokteran Pencegahan, 1981
  • Pengantar Ilmu Kesehatan Masyarakat, 1981
  • Bunga Rampai Dokter Keluarga, 1983
  • Pengantar Pendidikan Kesehatan, 1983
  • Perkawinan dan Kehamilan pada Wanita Muda Usia, 1987
  • Pengantar Epidemiologi, 1988
  • Panduan Pemantauan Mutu Pelayanan Kontrasepsi Mantap, 1989
  • Kesehatan Kini dan Esok, 1990
  • Seputar Masalah Kesehatan, 1990
  • Kenang-kenangan Tiga Zaman, 1990
  • Profesi Kedokteran, Tantangan dan Harapan, 1991
  • Program Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan, 1994
  • Menuju Pelayanan Kesehatan yang Lebih Bermutu, 1996
  • Pengantar Pelayanan Dokter Keluarga, 1996
  • Pengantar Administrasi Kesehatan, 1996
  • Dokter Keluarga, 2002
  • Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat, 2002
  • Reformasi Pelayanan Kesehatan, 2004
  • Standardisasi Pelayanan Kesehatan, 2004
  • Primer on Family Medicine, 2004

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ohiao Halawa, Liku-liku Profesi Dokter: Profil 10 Dokter Favorit Indonesia: Volume 1, 1993
  2. ^ Majalah Horison, Asrul Azwar, Jajasan Indonesia, 1970
  3. ^ Eks Ketum IDI dan Ketua Kwarnas Pramuka Azrul Azwar Wafat

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan politik
Didahului oleh:
Rivai Harahap
Ketua Kwartir Nasional
2003–2013
Diteruskan oleh:
Adhyaksa Dault