Ayam tolaki

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Gallus gallus domesticus (Parque Quevedo).006 - Leon.jpg

Ayam tolaki merupakan ayam lokal dari daerah Konawe, Sulawesi Tenggara. Ayam ini dikenal juga dengan nama daerah Manu ndolaki/ Manu Woto dan dalam ilmu biologi dikenal dengan nama ilmiah Gallus gallus. Sesuai dengan namanya, Ayam ini merupakan Ayam khas masyarakat suku Tolaki yang mendiami wilayah sulawesi Tenggara. Bentuk sayap Ayam ini menempel rapat di sisi badan dan kepalanya juga kecil dan bulat dengan bentuk paruh yang pendek namun kuat dan melengkung pada ujungnya. Pada bagian wajah ayam ini ditumbuhi oleh bulu – bulu kecil. Ayam ini merupakan salah satu jenis ayam yang sering dijadikan sebagai Ayam petarung karena sifatnya yang agresif dan kuat.

Ciri fisik[sunting | sunting sumber]

  1. Warna bulu terdiri dari putih, kuning keemasan, coklat, dan hitam.
  2. Menghasilka telur berkisar 14-20 butir per periode.
  3. Jengger dan pial kecil dan berwarna merah.
  4. Bobot dewasa baik jantan dan betina berikisar 1,2 – 2 Kg.
  5. Tubuh terlihat langsing, tegak, gesit dan liar.
  6. Ekor panjang dan melengkung.
  7. Paruh dan Kaki berwarna kekuningan.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Rusli Badaruddin, S.Pt., Prof. Dr. Ir. Jafendi H.P. Sidadolog, 2012, ANALISIS Fenotif Dan Genetik Hewan Ayam Tolaki Pada Masa Pertumbuhan, Universitas Gajah Mada
  • Junaedi Junaedi, Hastuti Hastuti, 2021, Karakteristik Penetasan Hasil Persilangan Ayam Tolaki dan Ayam Pelung, Universitas Brawijaya