Aksa Mahmud

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Aksa Mahmud
Aksa Mahmud.jpg
Aksa Mahmud sebagai anggota DPD RI
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat
Masa jabatan
1 Oktober 2004 – 1 Oktober 2009
PresidenMegawati Soekarnoputri
Susilo Bambang Yudhoyono
Ketua MPRHidayat Nur Wahid
Informasi pribadi
Lahir16 Juli 1945 (umur 74)
Bendera Jepang Barru, Sulawesi Selatan, Wilayah Kolonial Jepang
Partai politikPartai Golkar
PasanganRamlah Kalla
Alma materUniversitas Hasanuddin
PekerjaanPolitisi

Aksa Mahmud (lahir di Barru, Sulawesi Selatan, 16 Juli 1945; umur 74 tahun) adalah pengusaha dan politikus Indonesia. Ia dikenal luas sebagai pendiri Bosowa Corp yang menjadikan Aksa Mahmud menduduki peringkat 38 dalam daftar 40 orang terkaya versi Forbes. Berdasarkan catatan Forbes ia memiliki kekayaan sebesar US$780 juta[1]. Bosowa Corp. merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Otomotif, Semen, Logistik & Transportasi, Pertambangan, Properti, Jasa Keuangan, Infrastruktur, Energi, Media, dan Multi Bisnis. Aksa Mahmud juga memiliki saham di PT Bank Bukopin Tbk., dan PT Bank QNB Kesawan Tbk.

Sebagai Politikus, ia pernah menjadi Anggota MPR RI Fraksi Utusan Daerah dari Sulawesi Selatan pada tahun 1999-2004 dan berlanjut menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah periode 2004-2009 mewakili Sulawesi Selatan. Saat ini ia masih aktif sebagai politikus senior Partai Golkar[2]. Ia menikahi Ramlah Kalla (adik Jusuf Kalla) dan memiliki 5 orang anak.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Karier[sunting | sunting sumber]

  • Wakil Ketua MPR RI (2004-2009).
  • Anggota DPD dari Provinsi Sulawesi Selatan (2004-2009.
  • Penasihat Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Bidang Perekonomian Daerah (2002).
  • Anggota MPR RI Fraksi Utusan Daerah (1999-2004).
  • Pendiri dan Pemimpin Group BOSOWA (1968-sekarang).
  • Anggota Badan Pertimbangan KADIN Indonesia (2004).
  • Ketua Dewan Bisnis Sulawesi (2003).
  • Anggota Dewan Wali Amanat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (2001).
  • Ketua Dewan Pembina Daerah dan Pemasyarakatan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) (2001).
  • Ketua Yayasan Universitas Islam Indonesia Makassar.
  • Penyantun Politeknik Negeri Makassar, Ketua Dewan Penyantun Politani Negeri Pangkep (2000).
  • Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan (1999).
  • Ketua Dewan Penasihat GAPENSI Pusat (1994).
  • Ketua GAPENSI Sulawesi Selatan (1987-1994).
  • Ketua Bidang Pembinaan Anggota Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI) (1980-1983).
  • Sekretaris Umum AKI (Assosiasi Kontraktor Indonesia) Sulawesi Selatan (1982-1985).
  • Aktivis KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) (1966).
  • Akitivis Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Cabang Makassar (1965).
  • Alumni Pelajar Islam Indonesia (1962).
  • Wakil Ketua Umum Bidang Dana Persatuan Anggar Seluruh Indonesia.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


  1. ^ Artikel:"Gurita Bisnis Aksa Mahmud, Orang Terkaya ke-38 asal Makassar" di bisnis.com
  2. ^ Artikel:"Aksa Mahmud Sebut Golkar Berpeluang Masuk Kabinet di Tengah Jalan" di Kompas.com