Lompat ke isi

Agus Susanto (politikus)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Agus Susanto
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
1 Oktober 2014 – 1 Oktober 2019
Daerah pemilihanSumatera Barat II
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Barat
Masa jabatan
28 Agustus 2009 – 2014
Daerah pemilihanSumatera Barat V
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pasaman Barat
Masa jabatan
2004–2009
Informasi pribadi
Lahir10 Agustus 1971 (umur 52)
Ujung Gading, Lembah Melintang, Pasaman Barat, Sumatera Barat
Partai politikPDI-P (1999–2021)
NasDem (sejak 2022)
Suami/istriHj. Riva Melda
Anak4, termasuk Ayatollah Imam Madani
Alma materUniversitas Ekasakti
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

H. Agus Susanto, S.H., M.H. (lahir 10 Agustus 1971) adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia dari Partai NasDem.[1] Ia merupakan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) periode 2014–2019 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) melalui daerah pemilihan (dapil) Sumatera Barat II.[2] Sebelum menjadi anggota DPR-RI, ia menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman Barat Pasaman Barat dan DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Agus Susanto dilahirkan di Ujung Gading, Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, pada 10 Agustus 1971. Ia berasal dari keluarga Minangkabau, Batak, dan Jawa.[3] Ia bersekolah di SD 01 Ujung Gading (1978–1985), SMP 01 Ujung Gading (1985–1988), dan SMA 01 Lembah Melintang. Ia menyelesaikan pendidikan Kejar Paket C Karya Mandiri, Alang Lawas, Padang Selatan, Padang pada 2004.[4][5]

Agus menamatkan pendidikan S1 Ilmu Hukum di Universitas Ekasakti (UNES), Padang, Sumatera Barat dan meraih gelar Sarjana Hukum (2009–2014).[2] Ia lalu melanjutkan S2 Ilmu Hukum konsentrasi Hukum Tata Negara di kampus yang sama dan meraih gelar Magister Hukum (2014–2017).[4][5]

Karier pengusaha[sunting | sunting sumber]

Agus tercatat pernah menjabat sebagai komisaris di berbagai perusahaan seperti PT Sakti Margana, PT Ujung Gading, CV Wahyu Fajar, dan CV Martabe.[2]

Karier politik[sunting | sunting sumber]

Agus memulai karier politik dari jenjang terbawah yakni Simpatisan dan Kader PDI-Perjuangan Kabupaten Pasaman. Lalu ia menjabat Sekretaris Kecamatan PDI-Perjuangan Kecamatan Lembah Melintang Kab. Pasaman. Selanjutnya ia menjabat Ketua Kecamatan PDI-Perjuangan Kecamatan Lembah Melintang, Kab Pasaman. Setelah pemekaran Pasaman Barat dari Pasaman, ia menjadi Sekretaris Cabang PDI-Perjuangan Pasaman Barat.

Karier politik Agus menanjak dengan menjadi Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Provinsi Sumatera Barat. Lalu, ia menjabat Bendahara DPC PDI Perjuangan Kab. Pasaman Barat (2000–2005). Pada Pemilu 2004, Agus terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pasaman Barat untuk periode 2004–2009. Selanjutnya ia menjadi Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Pasaman Barat (2005–2010). Pada kontestasi Pemilu Legislatif 2009, Agus terpilih menjadi Anggota DPRD Sumatera Barat periode 2009–2014. Ia kemudian menjabat Sekretaris DPD PDIP Sumatera Barat (2010–2015). Ia juga menjabat Ketua DPP Ikatan Pemuda Karya periode 2014–2019.[2] Selanjutnya, pada Pileg 2014, Agus terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2014–2019 dari PDI Perjuangan untuk daerah pemilihan Sumatera Barat II. Terakhir ia menjabat Wakil Ketua DPD PDIP Sumatera Barat (2015–2020).[4]

Agus kembali maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat 2019–2024 dari PDI-P untuk daerah pemilihan Sumatera Barat II, tetapi ia tidak berhasil mempertahankan kursinya.[6]

Agus maju sebagai calon Bupati Pasaman Barat 2020 berpasangan dengan Rommy Candra melalui jalur independen, tetapi tidak berhasil terpilih.[7]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Agus menikahi Riva Melda, seorang politikus yang pernah menjabat Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat periode 2014–2019.[8] Mereka memiliki empat orang anak bernama Ayatollah Imam Madani, Djihatollah Imam Madani, Monalisa Az Zahra, dan Ondo Pandawa Nasution.[9] Ayatollah diprediksi terpilih menjadi Anggota DPRD Pasaman Barat periode 2024–2029.[10][11]

Rujukan[sunting | sunting sumber]