Afrikaner

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Afrikaner
Total populasi
Sekitar 3,5 juta[1]
Kawasan dengan populasi yang signifikan
 Afrika Selatan 2.710.461 (2011)[2]
 Namibia 92.400 (2003)[3]
 Zambia ~41.000 (2006)[4]
 Botswana ~20.000 (2010)[5]
 Swaziland ~13.000 (2006)
 Australia 5.079 (2011)[6]
 Selandia Baru 1.197 (2013)[7]
 Argentina ~400 (1985)[8]
Bahasa
Bahasa ibu
Afrikaans
Bahasa kedua dan ketiga
Agama
Calvinisme (Reformasi Belanda • Reformasi Belanda Afrika • Reformasi • Protestan Afrika • Reformasi Perancis)  • Kepercayaan Protestan lainnya • Katolik Roma • Tidak beragama • Yahudi •
Kelompok etnis terkait

Afrikaner adalah kelompok etnis di Afrika bagian selatan yang merupakan keturunan pemukim-pemukim Belanda yang tiba pada abad ke-17 dan ke-18.[9] Sebelum tahun 1994, mereka mendominasi agrikultur dan politik Afrika Selatan.[10] Afrikaans (yang merupakan bahasa yang paling banyak dituturkan ketiga di Afrika Selatan) merupakan bahasa ibu orang-orang Afrikaner dan sebagian besar kaum "berwarna".[10] Bahasa ini berevolusi dari bahasa Belanda[11][12] di Holandia Selatan dan menyerap kosakata yang dibawa dari Indonesia dan Madagaskar oleh para budak.[13] Menurut sensus nasional Afrika Selatan 2011, kaum Afrikaner mencakup sekitar 5,2% total populasi Afrika Selatan berdasarkan jumlah orang kulit putih yang menuturkan bahasa Afrikaans sebagai bahasa ibu.[2][2]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Afrikaners constitute nearly three million out of approximately 53 million inhabitants of the Republic of South Africa, plus as many as half a million in diaspora." Afrikaner – Unrepresented Nations and Peoples Organization. Diakses 24 Agustus 2014.
  2. ^ a b c "Census 2011: Census in brief" (PDF). Statistics South Africa. p. 26. Diakses tanggal 26 June 2013. 
  3. ^ "Demographics". Diakses tanggal 18 March 2015. 
  4. ^ "Afrikaans". Ethnologue. 1999-02-19. Diakses tanggal 2014-05-12. 
  5. ^ Chris McIntyre. Botswana: Okavango Delta - Chobe - Northern Kalahari (2010 ed.). Bradt Travel Guides Ltd. p. 37. ISBN 978-1-84162-308-5. 
  6. ^ The People of Australia: Statistics from the 2011 Census – Department of Immigration and Border Protection. hlm. 29, hlm. 55. Diakses 8 Agustus 2014.
  7. ^ 2013 Census QuickStats about culture and identity (Excel file) – Statistics New Zealand. Diakses 8 Agustus 2014.
  8. ^ ANTON FERREIRA (1985-12-22). "Settlers Fled Political Turmoil in S. Africa : Boers: as Argentine as the Gaucho". Los Angeles Times (Articles.latimes.com). Reuters. Diakses tanggal 2014-05-12. 
  9. ^ Entry: Cape Colony. Encyclopedia Britannica Volume 4 Part 2: Brain to Casting. Encyclopædia Britannica, Inc. 1933. James Louis Garvin, editor.
  10. ^ a b Kaplan, Irving. Area Handbook for the Republic of South Africa (PDF). pp. 46–771. 
  11. ^ K. Pithouse, C. Mitchell, R. Moletsane, Making Connections: Self-Study & Social Action, p.91
  12. ^ J. A. Heese (1971). Die herkoms van die Afrikaner, 1657–1867 [The origin of the Afrikaner] (dalam bahasa Afrikaans). Cape Town: A. A. Balkema. OCLC 1821706. OL 5361614M. 
  13. ^ van der Wouden, Ton. Roots of Afrikaans: Selected writings of Hans den Besten. p. 210. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]