Lompat ke isi

2 Korintus 7

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
2 Korintus 7
Folio dari Papirus 46 (ditulis ~ tahun 200 M), memuat 2 Korintus 11:33-12:9. Naskah tersebut memuat hampir semua Surat-surat Paulus.
KitabSurat 2 Korintus
KategoriSurat-surat Paulus
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Baru
Urutan dalam
Kitab Kristen
8
pasal 6
pasal 8

2 Korintus 7 (atau II Korintus 7, disingkat 2Kor 7) adalah bagian dari surat rasul Paulus yang kedua kepada jemaat di Korintus dalam Perjanjian Baru di Alkitab Kristen.[1][2] Surat ini ditulis oleh Rasul Paulus dan Timotius (2 Korintus 1:1) di Makedonia pada tahun 55–56 M.[3][4]

Ayat 1 sering dikaitkan dengan pasal sebelumnya dan mungkin merupakan bagian dari interpolasi selanjutnya. Ayat 2 dan seterusnya melanjutkan permohonan Paulus kepada jemaat Korintus dalam 2 Korintus 6:11-13 agar otoritasnya diterima.[5]

Pembagian isi pasal:

Saudara-saudaraku yang kekasih, karena kita sekarang memiliki janji-janji itu, marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, dan dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah.[6]

Paulus dengan terang menjelaskan bahwa orang tidak dapat menerima janji-janji karunia Allah yang terdaftar dalam 2 Korintus 6:16–18 tanpa memiliki kehidupan yang terpisah dan kudus. Hal ini menerangkan mengapa ada orang yang telah kehilangan sukacita Kristennya (Yohanes 15:11), perlindungan ilahi (Yohanes 17:12,14–15), jawaban doa (Yohanes 15:7,16) dan rasa kehadiran Allah sebagai Bapa (Yohanes 14:21,23). Berkompromi dengan dunia berarti kehilangan kehadiran dan janji Allah.

Orang percaya harus memutuskan hubungan sama sekali dengan setiap bentuk kompromi yang tidak saleh dan secara terus-menerus menolak keinginan tubuh untuk berbuat dosa. Orang itu harus mematikan perbuatannya yang berdosa, makin membencinya dan menjauhkan diri daripadanya (2 Korintus 7:9–11; Roma 8:12–13; Galatia 5:16).[7]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN:9789794159219.
  2. John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN:9794159050.
  3. 2 Korintus 1:1
  4. MacDonald 2007, hlm. 1134.
  5. MacDonald 2007, hlm. 1141-2.
  6. 2 Korintus 7:1
  7. The Full Life Study Bible. Life Publishers International. 1992. Teks Penuntun edisi Bahasa Indonesia. Penerbit Gandum Mas. 1993, 1994.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]