Turi, Lamongan
| Turi | |
|---|---|
| — Kecamatan — | |
| Negara | |
| Provinsi | Jawa Timur |
| Kabupaten | Lamongan |
| Pemerintahan | |
| • Camat | Muhammad Khozin |
| Luas | 48,69 km² |
| Jumlah penduduk | 51.362 jiwa |
| Kepadatan | 1.055 jiwa/km² |
Turi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.
Daftar isi |
Sejarah[sunting]
Kecamatan Turi awalnya berpusat di suatu desa bernama "Turi", yang letaknya sekitar 4-5 km ke arah utara dari Kruwul. Karena sesuatu hal dipindah ke Kruwul yang terletak di Desa Sukoanyar, Dukuh Kruwul, orang sering menyebutnya Kruwul. Kruwul berarti pating kruwel atau serba ngumpul. Tujuan pemindahan lokasi ibu kota ini supaya kecamatan ini mudah untuk berkembang karena lokasinya terletak di jalan raya Jakarta-Surabaya, tepatnya diapit sebelah barat kota Bojonegoro (jalur tengah) dan kota Tuban (jalur pantura) dan sebelah timur kota Gresik.
Geografi[sunting]
Kecamatan Turi merupakan salah satu Kecamatan dari 27 Kecamatan yang berada di Kabupaten Lamongan yang letak geografis Kecamatan Turi disebelah barat ibukota Kabupaten Lamongan dengan jarak orbitasi 5 Km dari ibukota Lamongan yang dilalui jalan raya Surabaya – Jakarta. Secara astronomis, Kecamatan Turi terletak pada posisi 7°01'30" LS - 7°06'30" LS dan 112°20'30" BT – 112°26'00" BT. Secara Geografis,batas-batas wilayah Kecamatan Turi meliputi:
| Utara | Kecamatan Kalitengah |
| Selatan | Kecamatan Lamongan |
| Barat | Kecamatan Sukodadi |
| Timur | Kecamatan Deket |
Kecamatan Turi terdiri dari 19 desa dengan tata tuna tanah sebagai berikut:
- Tanah sawah seluas : 3.870,5 Ha.
- Tanah tegal seluas : 478,1 Ha.
- Tanah pekarangan seluas : 481,07 Ha.
- Tanah hutan negara : - Ha.
- Tanah lain-lain seluas : 39,343 Ha.
Topografi[sunting]
Rata-rata tanah di kecamatan Turi adalah tanah datar, dengan struktur tanah ;
- Alovial : 100 %
- Gromosol : 0 %
- Mediteron : 0 %
Hidrogeologi[sunting]
Kedalaman air tanah rata-rata 0 – 20 meter dari permukaan tanah.
Klimatologi[sunting]
Beriklim tropis dengan dua musim, musim kemarau bulan April sampai dengan bulan September dan musim penghujan pada bulan Oktober sampai dengan bulan Maret dengan suhu ± 25 – 32 º C.
Pemerintahan[sunting]
Camat-camat yang pernah menjabat antara lain, adalah:
- Soedarman (1960-an), ........,
- Sakrip Haryo Malik (1969-an), ..........,
- Bonawi (2001 - 2005)
- Gunadi,S.Sos,M.si ( )
- DRS. M.KHOZIN (2008-SAMPAI SEKARANG)
Adapun personel pejabat kecamatan Turi Sekarang:
- Camat :
- Sekretaris Camat : YUNAN AHCMADI STTP, MSi.
- Kasubag Umum : UMAR HASAN
- Kasubag Keuangan : ANNA AZEMI
- Kasi Trantib :
- Kasi Pemerintahan : ADANG MOELYONO, SH,MKn
- Kasi Ekonomi & Pembangunan : RUSYANTO,SE
- Kasi KESRA & PMD : HELLY BUDIANTORO
Pembangunan[sunting]
- Layanan Kependudukan seperti KTP/KK
- Layanan Perizinan, yaitu Ijin Mendirikan Bangunan, izin HO, izin Giling, izin Keramaian.
- Layanan Rekomendasi Surat Keterangan Catatan Kepolisian, rekomendasi kredit perbankan dan legalisasi surat-surat keterangan yang dibutuhkan masyarakat Kecamatan Turi.
- Layanan Kesehatan dengan jumlah dokter 2 orang dokter umum, 1 orang dokter gigi, 12 Bidan, 7 Perawat dengan fasilitas rawat inap rawat jalan gigi, kulit, Flu/ISPA, Diare dan TBC/KP dengan alamat
- Sarana Pendidikan:
- Sekolah Dasar sebanyak 24 unit
- Madrasah Ibtidaiyah sebanyak 29 unit
- Sekolah Menengah Pertamasebanyak 3 Unit
- Madrasah Tsanawiyah sebanyak 5 unit
- Sekolah Menengah Atas sebanyak 1 unit
- Madrasah Aliyah sebanyak 4 unit
- Pondok Pesantren sebanyak 5 Unit
- Sarana Perekonomian:
- KUD 1 unit
- Pasar desa 2 unit
Produk unggulan[sunting]
- Produksi pertanian meliputi padi 5,663 ton/ha. Produksi perikanan meliputi :
- Ikan Bandeng dengan produksi 750 - 800 Kg./Ha.
- Ikan Tombro dengan produksi 350 - 400 Kg./Ha.
- ikan lele dengan produksi 15 - 20 Ton/ha.
- Udang Windu poly cultur dengan produksi 150 Kg./Ha.
- Ikan Mujair Nila dengan produksi 800 Kg. – 1.000 Kg/Ha.
- Kelompok Peternak Itik
- Home industri dengan produksi :
- Tas Plastik diproduksi 360.000 buah per tahun
- Kerajinan Tas yang terbuat dari bahan CCI, Tempel dan Kadud diproduksi 6.720 buah per tahun
- Telur Asin dengan produksi pembuatan telur asin rata-rata setiap bulan menghasilkan 7.500 butir
Tokoh[sunting]
- Trimo Sumodiwiryo (Penggali Sejarah Kota Lamongan). Ia adalah guru dari zaman Belanda, Republik (merdeka) sampai pensiun sebagai Penilik Sekolah di Kecamatan Sukodadi dan Kecamatan Sekaran. Ia juga sebagai salah satu penduduk yang mempunyai kepedulian terhadap kota kabupaten Lamongan. Pembuat lambang kota kabupaten Lamongan (1967-an). Penulis sejarah kota kabupaten Lamongan. Ironisnya, beliau wafat persis saat semua penduduk kabupaten Lamongan merayakan hari jadi kabupaten Lamongan.
|
|||||
|
|||||||
