TelkomVision

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
TelkomVision
Jenis Televisi kabel, protokol internet, dan satelit
Motto Nice & Easy
Negara Bendera Indonesia Indonesia
Ketersediaan Nasional
Tanggal peluncuran 7 Mei 1997; 16 tahun yang lalu (1997-05-07)
Kantor pusat Jl. Prof. Dr. Soepomo, S.H. No. 139, Jakarta 12810-Indonesia
Pemilik PT Indonusa Telemedia
Induk perusahaan Telkom Indonesia (20%)
Trans Corp (80%)[1]
Jaringan afiliasi YesTV
Groovia TV
USeeTV
Format gambar SDTV dan HDTV
Situs web resmi www.telkomvision.com

TelkomVision (nama resmi perusahaan PT Indonusa Telemedia) adalah perusahaan patungan antara Telkom Indonesia dan Trans Corp yang bergerak di bidang stasiun televisi berlangganan dengan kantor pusat yang berada di Jakarta, Indonesia. Saat ini TelkomVision memberikan layanan siaran televisi kabel, televisi satelit, dan televisi protokol internet. TelkomVision menyiarkan siarannya lewat satelit Telkom-1 (C-Band).[2]

Profil[sunting | sunting sumber]

Sejarah perusahaan[sunting | sunting sumber]

Logo pertama Telkomvision dari Maret 2004 sampai 23 September 2007.

TelkomVision didirikan pada tanggal 7 Mei 1997 oleh empat perusahaan konsorsium yaitu PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom), PT Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), PT Telekomindo Primabhakti dan PT Datakom Asia dan kemudian terus tumbuh dan berkembang dalam bisnis siaran televisi berlangganan di Indonesia.

Seiring dengan perkembangan bisnis tersebut, TelkomVision mengalami beberapa kali perubahan struktur kepemilikan saham dan Telkom sebagai salah satu BUMN sekaligus perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia mencoba untuk tetap eksis menjadi pemegang saham mayoritas TelkomVision dengan kepemilikan saham saat ini sebesar 99,54 % dan sebesar 0,46% saham TelkomVision dimiliki oleh PT Multimedia Nusantara (METRA) dengan total modal ditempatkan dan disetor sebesar Rp. 647,5 Milyar posisi 31 Desember 2011.[3]

Sebagai perusahaan yang mayoritas sahamnya sempat dimiliki oleh Telkom sekaligus menjadi satu-satunya TIME operator di Indonesia, TelkomVision diposisikan sebagai bisnis media dan edutainment yang merupakan bagian dalam bisnis TIME (Telecommunication, Information, Media and Edutainment) tersebut, sehingga kedepan bisnis televisi berlangganan TelkomVision akan terus dikembangan baik dari sisi program, jenis dan media layanan dengan inovasi-inovasi terbaru.

Produk layanan DTH (direct to home) prepaid (prabayar) menjadi andalan TelkomVision sekaligus pelopor bagi bisnis televisi berlangganan milik pemerintah ini sampai sekarang, dengan layanan tersebut pelanggan dimudahkan untuk memilih program dengan harga yang sangat terjangkau. Untuk mengembangkan pelanggan DTH postpaid (pascabayar) TelkomVision melakukan sinergy dengan Telkom dengan meluncurkan bandling produk Speedy-YES TV dengan target market semua pelanggan Speedy Telkom dalam mengoptimalkan kerjasama sinergy Telkom Group.

Seiring tuntutan perkembangan industri yang berbasis media dan edutainment yang semakin beragam dan dinamis, mulai tahun 2011 TelkomVision hadir dengan logo dan semangat baru untuk memperkuat komitmen dan posisinya sebagai penyedia layanan TV berbayar yang terbaik kepada pelanggan melalui program-programnya yang inspiratif, yang ditujukan untuk memperkaya kehidupan pelanggannya. Logo baru TelkomVision mengangkat tema menyerupai bintang yang menunjuk ke 5 arah yang melambangkan harmonisasi antara 5 elemen kehidupan, serta visi TelkomVision yang menyatukan berbagai layanan multimedia.

Di masa mendatang, secara berkesinambungan TelkomVision berencana akan terus melakukan pengembangan produk layanan dengan tetap mengoptimalkan program sinergy dengan Telkom Group. Pada tahun 2011 telah diluncurkan produk IPTV ”Groovia TV” dan akan terus dikembangkan untuk televisi mobile, Value Added Service (VAS), dan interactive content, dengan pengembangan layanan yang berorientasi kepada konsumen, serta inovasi dan perbaikan yang berkesinambungan, TelkomVision optimis untuk bisa menjadi yang terdepan di industrinya.

Pada tahun 2013, pengusaha nasional Chairul Tanjung melalui perusahaannya yaitu Trans Corp membeli 80% saham TelkomVision, meskipun pada awalnya keputusan ini sempat ditentang oleh DPR RI.[4][5] Menteri BUMN Dahlan Iskan sempat juga ikut untuk menyelesaikan penjualan salah satu aset Telkom ini dengan alasan selama dipegang oleh Telkom, TelkomVision terlihat stagnan dalam hal penghasilan meskipun memiliki prospek bagus sebagai salah satu pemain lama di bisnis televisi berlangganan.[6] Kedepannya Telkom dengan sisa 20% saham akan lebih fokus kepada infrastruktur sementara Trans Corp fokus kepada pengembangan konten.[7]

Pencapaian[sunting | sunting sumber]

Logo kedua Telkomvision dari 23 September 2007 sampai 1 Desember 2010.
  • TelkomVision merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam bidang jasa penyiaran TV berbayar dengan memiliki izin penyelenggara siaran berbasis kabel dan satelit. Untuk layanan berbasis kabel cakupan telah tersebar di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta[8], Bandung[9], Semarang[10], Surabaya[11], Denpasar[12] dan beberapa kota besar lainnya.[13] Untuk yang berbasis satelit atau DTH (direct to home) cakupan mencapai siaran seluruh wilayah Indonesia yang termasuk dalam jaringan satelit Telkom-1.[14]
  • TelkomVision didirikan pada tanggal 7 Mei 1997 dan layanan hingga tahun 2008 telah mengalami beberapa kali perubahan baik dari susunan pengurus perseroan maupun kepemilikan saham. Perubahan tersebut terjadi seiring dinamika dan regulasi bisnis yang berkembang sangat cepat sehingga perusahaan perlu melakukan penyesuaian untuk menyongsong bisnis multimedia di masa mendatang.
  • Pada bulan Agustus 2008, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. melalui anak perusahaannya PT Multimedia Nusantara mengambil alih saham TelkomVision dari Datakom Asia sehingga komposisi kepemilikan saham TelkomVision telah seluruhnya dimiliki oleh PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
  • TelkomVision dalam perkembangan bisnisnya meluncurkan produk unggulannya, yaitu YesTV, TV berbayar dengan dua metode pembayaran yakni layanan prabayar dengan sistem voucher dan layanan dengan sistem abonemen atau berbayar bulanan. Sistem prabayar tersebut memungkinkan pelanggan memiliki keleluasaan menikmati tayangan berlangganan sesuai dengan pilihan dan harga tanpa harus membayar bulanan. Bagi pelanggan yang memilih untuk berlangganan dengan system abonemen dapat memilih berbagai paket basic dan paket a la carte dengan pilihan channel menarik.
  • Dengan berkembangnya industri multimedia dan jasa telekomunikasi maka TelkomVision bersama Telkom Group terus mengembangkan produk baru antara lain IPTV (internet protokol television). Pengembangan produk ini merupakan wujud komitmen TelkomVision dalam memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat seiring kemajuan teknologi untuk menjadi pemain utama dan terbesar dalam bidang multimedia dan jasa televisi berbayar di wilayah Asia.
  • Pada tanggal 7 Mei 2012, tepat di usia yang ke-15 tahun, TelkomVision mengganti mottonya dengan Nice & Easy.

Daftar saluran televisi[sunting | sunting sumber]

Inhouse[sunting | sunting sumber]

Kode Nama saluran Bahasa Kategori
001 TelkomVision Jendela Indonesia Informasi
001 Bioskop TelkomVision Indonesia Film
001 Indonesia Channel Indonesia Ragam budaya
011 TelkomVision Allegro Indonesia Musik
033 TelkomVision Ananda Indonesia atau Inggris Anak-anak
100 TelkomVision Arena Indonesia atau Inggris Olahraga
044 TelkomVision Amara Indonesia Wanita

Hiburan[sunting | sunting sumber]

Kode Nama saluran Bahasa
106 DIVA Universal Inggris
112 FOX Inggris
113 Fox Crime Inggris
114 Star World Inggris
115 E! Entertainment Inggris
116 Asian Food Channel Ragam bahasa di Asia
117 TLC Inggris
118 Discovery Turbo Inggris
119 Nat Geo People Inggris
120 FX Inggris
121 Channel V Inggris
122 AXN Inggris
123 Animax Inggris atau Jepang
405 Fashion TV Inggris
409 Outdoor Channel Inggris
450 MTV Inggris
506 KIX Inggris
507 SET One Inggris
508 KBS World Inggris atau Korea
550 Syfy Universal Inggris
551 Universal Channel Inggris
555 Sony Entertainment Television Inggris
812 NHK World Premium Inggris atau Jepang

Film[sunting | sunting sumber]

Kode Nama saluran Bahasa
102 HBO Inggris
103 Cinemax Inggris
104 HBO Signature Inggris
105 Fox Movies Premium Inggris
107 MGM Channel Inggris
108 Celestial Movies Jepang, Kanton dan Mandarin
604 HBO Hits Inggris
605 HBO Family Inggris
610 Thrill Inggris
612 Fox Family Movies Inggris

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Kode Nama saluran Bahasa
109 STAR Sports Inggris
110 Fox Sports Inggris
701 beIN Sport 1 Indonesia atau Inggris
702 beIN Sport 2 Indonesia atau Inggris
707 Fight Channel Inggris

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Kode Nama saluran Bahasa
125 Quran TV Arab
125 Nat Geo Wild Inggris
126 National Geographic Channel Inggris
132 Discovery Channel Inggris
133 Animal Planet Inggris
150 TV Edukasi Indonesia
151 Quran Takziah Indonesia dan Arab
203 Discovery Science Inggris
206 Biography Channel Inggris
207 History Channel Inggris

Anak-anak[sunting | sunting sumber]

Kode Nama saluran Bahasa
127 Cartoon Network Inggris
128 JimJam Inggris
129 Disney Channel Inggris
130 Disney Junior Inggris
304 Nickelodeon Inggris
305 Nick Jr. Inggris

Berita[sunting | sunting sumber]

Kode Nama saluran Bahasa
134 CNN International Inggris
135 BBC World News Inggris
136 CNBC Asia Inggris
803 Bloomberg Television Inggris
806 Al Jazeera English Inggris
807 France 24 Inggris atau Perancis
809 DW-TV Asia Inggris atau Jerman
810 Australia Network Inggris

TV Nasional[sunting | sunting sumber]

Kode Nama saluran
- Bloomberg TV Indonesia
- NET.
- Spacetoon
124 TVRI
137 Alif TV
138 RCTI
139 tvOne
140 Metro TV
141 Indosiar
142 ANTV
143 Global TV
144 SCTV
145 Trans TV
146 Trans 7
147 MNCTV
148 B Channel
149 Kompas TV
150 BeritaSatu TV

Paket berlangganan[sunting | sunting sumber]

Prabayar[sunting | sunting sumber]

Paket prabayar TelkomVision menggunakan sistem voucher yang mirip dengan voucher isi ulang pada telepon genggam. Namun pelanggan diwajibkan untuk membeli dulu peralatan yang dibutuhkan untuk bisa menikmati tayangan TelkomVision sistem prabayar ini yaitu diantaranya parabola dan dekoder. Pelanggan selanjutnya hanya memilih voucher yang diinginkan untuk bisa menikmati tayangan. Seluruh voucher paket tayangan berlaku untuk satu bulan dan disertakan juga tambahan yaitu saluran-saluran televisi nasional

TelkomVision bekerjasama dengan tiga produsen dekoder untuk paket prabayar ini yaitu Tanaka, Dipizia dan Skyworth. Sejak tahun 2012, TelkomVision meluncurkan dekoder baru yang mendukung kompresi MPEG4 meskipun belum mendukung format gambar high definition (HD)

Pascabayar[sunting | sunting sumber]

Paket pascabayar TelkomVision tidak jauh berbeda dengan penyedia layanan televisi berlangganan lainnya. Disertakan paket basic yaitu paket wajib yang harus diambil pelanggan ketika berlangganan dan paket a la carte atau paket tambahan yang bisa secara optional diambil/ditambahkan oleh pelanggan. Seluruh paket basic yang pelanggan pilih sudah disertakan saluran-saluran televisi nasional Indonesia.

Untuk peralatannya sendiri, pihak TelkomVision meminjamkannya kepada pelanggan yang bersangkutan. TelkomVision menggunakan dekoder Skyworth terbaru yang mendukung kompresi gambar MPEG4 untuk para pelanggan pascabayar.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Chairul Tanjung Beli TelkomVision". Jawa Pos Network. JPNN.com. 7 Juni 2013. Diakses 3 Desember 2013. 
  2. ^ "TelkomVision on Telkom 1 at 108.0°E Channel Number". Lyngsat.com. Diakses 3 Desember 2013. 
  3. ^ "Tentang TelkomVision". Situs resmi TelkomVision. Diakses 3 Desember 2013. 
  4. ^ "Chairul Tanjung Ambil Alih TelkomVision". M.C. Aziz. Blog TVku Indo. 7 Juni 2013. Diakses 3 Desember 2013. 
  5. ^ "DPR Tidak Terima Alasan Penjualan TelkomVision". Sindo News. MNC Network. 5 November 2013. Diakses 10 November 2013. 
  6. ^ "Dahlan Lego TelkomVision ke CT Karena Terus Merugi". Kompas Gramedia Network. Tribunnews.com. 11 November 2013. Diakses 12 November 2013. 
  7. ^ "Akusisi TelkomVision, Trans Corp Akan Suplai Konten". Kompas.com. 11 Juni 2013. Diakses 17 Agustus 2013. 
  8. ^ TELKOMVision Channel Line-up In Jakarta
  9. ^ TELKOMVision Channel Line-up In Bandung
  10. ^ TELKOMVision Channel Line-ip In Semarang
  11. ^ TELKOMVision Channel Line-up In Surabaya
  12. ^ TELKOMVision Channel Line-up In Bali
  13. ^ TelkomVision - Ini baru beda!
  14. ^ TelkomVision - Ini baru beda!

Pranala luar[sunting | sunting sumber]