Silinder Koresh

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Silinder Koresh ("Cyrus Cylinder")
Tampak depan silinder tanah liat yang diletakkan pada landasan. Silinder ini dipenuhi permukaannya dengan baris-baris tulisan kuneiformTampak belakang silinder tanah liat.
Silinder Koresh, sisi obverse (depan) dan reverse (belakang)
Material Tanah liat yang dipanggang
Ukuran 225 sentimeter (89 in) x 10 sentimeter (3.9 in) (maximum) [1]
Tulisan bahasa Akkadia aksara kuneiform
Dibuat Sekitar 539–530 SM
Periode/budaya Kekaisaran Akhemeniyah [1]
Ditemukan Babylon, Mesopotamia by Hormuzd Rassam in March 1879 [1]
Lokasi saat ini Room 52[2] (sebelumnya 55), British Museum, London
Identifikasi BM 90920 [1]
Registrasi British-Museum-db 1880,0617.1941 id=327188[1]
Silinder Koresh di British Museum, London.

Silinder Koresh (bahasa Inggris: Cyrus Cylinder) adalah titah yang dikeluarkan Raja Koresh dan dituliskan pada tanah liat ketika ia berhasil menaklukkan Kerajaan Babilonia tahun 539.[3] Silinder Koresh ditemukan pada abad ke-19 oleh Hormuzd Rassam.[3] Teks dari keputusan Koresh memang tidak ditemukan dalam Alkitab namun ia meninggalkan prasasti silinder ini yang menunjukkan bagaimana sikap Koresh terhadap para tawanan dalam kerajaannya.[4]

Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Silinder Koresh ini berbentuk tabung terbuat dari tanah liat yang dipanggang berukuran 225 sentimeter (89 in) x 10 sentimeter (3.9 in) pada diameter maksimumnya.[1] Dibuat dalam beberapa babak di sekitar inti tanah liat berbentuk kerucut yang di dalamnya terdapat batu kelabu besar menutupinya. Dilapisi dengan tanah liat tambahan sehingga menjadi bentuk tabung dengan lapisan paling luar terbuat dari tanah liat halus untuk diukir dengan tulisan. Ditemukan dalam bentuk pecahan-pecahan, nampaknya dihancurkan pada zaman dahulu.[1] Sekarang tinggal dua pecahan, dikenal dengan kode "A" dan "B", yang disatukan pada tahun 1972.[1]

Badan utama silinder ini, ditemukan oleh Rassam pada tahun 1879, adalah fragmen "A". Direstorasi pada tahun 1961, yaitu dibakar lagi dan ditambahi pengisi dari plaster.[1] Fragmen "B" yang lebih kecil berukuran 86 sentimeter (34 in) x 56 sentimeter (22 in), didapatkan oleh J.B. Nies[5] dari Yale University dari pedagang barang antik.[6] Nies menerbitkan teksnya pada tahun 1920.[7] Fragmen ini nampaknya lepas dari badan utama pada saat ekskavasi pada tahun 1879 dan kemungkinan disingkirkan dan diambil dari salah satu tempat pembuangan Rassam. Baru dikonfirmasi sebagai bagian dari silinder oleh Paul-Richard Berger dari University of Münster pada tahun 1970.[8] Yale University meminjamkan fragmen kepada British Museum untuk sementara waktu (tetapi, pada prakteknya, dalam waktu tidak terbatas) dengan ditukar "tablet kuneiform yang sesuai" dari koleksi British Museum.[1]

Meskipun Silinder ini jelas bertarikh setelah direbutnya kota Babilon oleh Koresh Agung pada tahun 539 SM, tarikh pembuatannya tidak jelas. Umumnya dikatakan dibuat pada bagian awal pemerintahan Koresh atas Babel, setelah tahun 539 SM. British Museum menulis tahun pembuatannya antara 539–530 SM.[9]

Isi[sunting | sunting sumber]

Silinder ini memuat pujian atas Koresh Agung termasuk silsilahnya dari keturunan para raja.

Di dalam Silinder Koresh juga dicatat mengenai kekejaman Raja Nabonidus yang merupakan raja terakhir kerajaan Babel.[4] Nabonidus menjadi terdakwa karena melakukan kesalahan dalam bidang agama sehingga menimbulkan kemarahan dewa Marduk sebagai kepala para dewa Babel.[4] Berikut catatan mengenai kesalahan Nabonidus:

Penyembahan terhadap Marduk, raja para dewa, telah diubahnya menjadi kekejian. Setiap hari digunakannya untuk berbuat jahat terhadap kotanya. Karena keluhan mereka, penguasa para dewa menjadi amat murka. Ia memandang dan meneliti di semua negeri, mencari penguasa yang benar. Kemudian dia mengumumkan nama Koresh dan menetapkannya menjadi raja seluruh dunia

Raja Nabonidus dikalahkan oleh Koresh (juga ditulis di Silinder Nabonidus), yang dipilih oleh Marduk untuk mengembalikan perdamaian dan tata tertib di Babilon. Orang-orang Babilon menyambut Koresh sebagai raja mereka yang baru dan Koresh masuk ibukota dengan damai. Ditulis juga doa kepada Marduk untuk melindungi Koresh dan putranya Cambyses. Di dalamnya didaftarkan usaha-usaha Koresh untuk kemakmuran rakyat Babilon, mengembalikan orang-orang buangan dan membangun kembali kuil-kuil dewa di seluruh tanah Mesopotamia dan wilayah kekuasaannya. Ditutup dengan keterangan bahwa Koresh memperbaiki tembok kota Babilon dan menemukan prasasti yang ditulis oleh raja sebelumnya.[10]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e f g h i j "The Cyrus Cylinder (British Museum database)". Diakses 19 June 2010. 
  2. ^ http://www.britishmuseum.org/explore/highlights/highlight_objects/me/c/cyrus_cylinder.aspx
  3. ^ a b {en} Edward M. Blaiklock. 1983. The New International Dictionary of Biblical Archaelogy. Grand Rapids:Zondervan Publishing House. Hlm. 146.
  4. ^ a b c {id} David L.Baker, John J.Bimson. 2004. Mari Mengenal Arkeologi Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm. 168.
  5. ^ Walker, pp. 158–159
  6. ^ Curtis, Tallis & André-Salvini, p. 59
  7. ^ Nies & Keiser (1920)
  8. ^ Berger, pp. 155–159
  9. ^ British Museum: The Cyrus Cylinder
  10. ^ Kuhrt (2007), p. 70, 72

Daftar pustaka[sunting | sunting sumber]

  • Abtahi, Hirad (2006). In Abtahi, Hirad; Boas, Gideon. The Dynamics of International Criminal Justice: Essays in Honour of Sir Richard May. Leiden: Martinus Nijhoff Publishers. ISBN 90-04-14587-7. 
  • Albertz, Rainer (2003). Israel in Exile: The History and Literature of the Sixth Century B.C.E. Atlanta: Society of Biblical Literature. ISBN 1-58983-055-5. 
  • Ansari, Ali (2007). Modern Iran: The Pahlavis and After. Harlow: Longman. ISBN 1-4058-4084-6. 
  • Arberry, A.J. (1953). The Legacy of Persia. Oxford: Clarendon Press. OCLC 1283292. 
  • Arnold, Bill T.; Michalowski, Piotr (2006). "Achaemenid Period Historical Texts Concerning Mesopotamia". In Chavelas, Mark W. The Ancient Near East: Historical Sources in Translation. London: Blackwell. ISBN 0-631-23581-7. 
  • Bedford, Peter Ross (2000). Temple Restoration in Early Achaemenid Judah. Leiden: Brill. ISBN 90-04-11509-9. 
  • Beaulieu, P.-A. (Oct. 1993). "An Episode in the Fall of Babylon to the Persians". Journal of Near Eastern Studies (Chicago: University of Chicago Press) 52 (4). 
  • Becking, Bob (2006). ""We All Returned as One!": Critical Notes on the Myth of the Mass Return". In Lipschitz, Oded; Oeming, Manfred. Judah and the Judeans in the Persian period. Winona Lake, IN: Eisenbrauns. ISBN 978-1-57506-104-7. 
  • Berger, P.-R. (1970). "Das Neujahrsfest nach den Königsinschriften des ausgehenden babylonischen Reiches". In Finet, A. Actes de la XVIIe Rencontre Assyriologique Internationale. Publications du Comité belge de recherches historiques, épigraphiques et archéologiques en Mésopotamie, nr. 1 (dalam bahasa German). Ham-sur-Heure: Comité belge de recherches en Mésopotamie. 
  • Bidmead, Julye (2004). The Akitu Festival: Religious Continuity And Royal Legitimation In Mesopotamia. Piscataway, NJ: Gorgias Press LLC. ISBN 1-59333-158-4. 
  • Briant, Pierre (2006). From Cyrus to Alexander: A History of the Persian Empire. Winona Lake, IN: Eisenbraun. ISBN 978-1-57506-120-7. 
  • Brown, Dale (1996). Persians: Masters of Empire. Alexandra, VA: Time-Life Books. ISBN 0-8094-9104-4. 
  • Buchanan, G. (1964). "The Foundation and Extension of the Persian Empire". In Bury, J.B.; Cook, S.A.; Adcock, F.E. The Cambridge Ancient History: IV. The Persian Empire and the West. Cambridge: Cambridge University Press. OCLC 57550495. 
  • Curtis, John; Tallis, Nigel; André-Salvini, Béatrice (2005). Forgotten Empire: The World of Ancient Persia. Berkeley: University of California Press. ISBN 0-520-24731-0. 
  • Dandamaev, M.A. (1989). A political history of the Achaemenid Empire. Leiden: Brill. ISBN 978-90-04-09172-6. 
  • Daniel, Elton L. (2000). The History of Iran. Westport, CT: Greenwood Publishing Group. ISBN 0-313-30731-8. 
  • Dick, Michael B. (2004). "The "History of David's Rise to Power" and the Neo-Babylonian Succession Apologies". In Batto, Bernard Frank; Roberts, Kathryn L.; McBee Roberts, Jimmy Jack. David and Zion: Biblical Studies in Honor of J.J.M. Roberts. Winona Lake, IN: Eisenbrauns. ISBN 1-57506-092-2. 
  • Dyck, Jonathan E. (1998). The Theocratic Ideology of the Chronicler. Leiden: Brill. ISBN 90-04-11146-8. 
  • Evans, Malcolm (1997). Religious Liberty and International Law in Europe. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 0-521-55021-1. 
  • Finkel, I.L.; Seymour, M.J. (2009). Babylon. Oxford: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-538540-3. 
  • Fowler, Richard; Hekster, Olivier (2005). Imaginary kings: royal images in the ancient Near East, Greece and Rome. Stuttgart: Franz Steiner Verlag. ISBN 978-3-515-08765-0. 
  • Free, Joseph P.; Vos, Howard Frederic (1992). In Vos, Howard Frederic. Archaeology and Bible history. Grand Rapids, MI: Zondervan. ISBN 978-0-310-47961-1. 
  • Fried, Lisbeth S. (2004). The priest and the great king: temple-palace relations in the Persian Empire. Winona Lake, IN: Eisenbrauns. ISBN 978-1-57506-090-3. 
  • Grabbe, Lester L. (2004). A History of the Jews and Judaism in the Second Temple Period: Yehud, the Persian Province of Judah. London: Continuum International Publishing Group. ISBN 0-567-08998-3. 
  • Grabbe, Lester L. (2006). "The "Persian Documents" in the Book of Ezra: Are They Authentic?". In Lipschitz, Oded; Oeming, Manfred. Judah and the Judeans in the Persian period. Winona Lake, IN: Eisenbrauns. ISBN 978-1-57506-104-7. 
  • Hallo, William (2002). In Hallo, William; Younger, K. Lawson. The Context of Scripture: Monumental inscriptions from the biblical world 2. Leiden: Brill. ISBN 978-90-04-10619-2. 
  • Haubold, Johannes (2007). "Xerxes' Homer". In Bridges, Emma; Hall, Edith; Rhodes, P.J. Cultural Responses to the Persian Wars: Antiquity to the Third Millennium. Oxford: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-927967-8. 
  • Hilprecht, Hermann Volrath (1903). Explorations in Bible lands during the 19th century. Philadelphia: A.J. Molman and Company. 
  • Hurowitz, Victor Avigdor (Jan–Apr. 2003). "Restoring the Temple: Why and when?". The Jewish Quarterly Review (University of Pennsylvania Press) 93 (3/4). 
  • Janzen, David (2002). Witch-hunts, purity and social boundaries: the expulsion of the foreign women in Ezra 9–10. London: Sheffield Academic Press. ISBN 978-1-84127-292-4. 
  • Koldewey, Robert; Griffith Johns, Agnes Sophia (1914). The excavations at Babylon. London: MacMillan & co. 
  • Kuhrt, Amélie (1982). "Babylonia from Cyrus to Xerxes". In Boardman, John. The Cambridge Ancient History: Vol IV – Persia, Greece and the Western Mediterranean. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 0-521-22804-2. 
  • Kuhrt, Amélie (1983). "The Cyrus Cylinder and Achaemenid imperial policy". Journal for the Study of the Old Testament (Sheffield: University of Sheffield. Dept. of Biblical Studies) 25. ISSN 1476-6728. 
  • Kuhrt, Amélie (2007). The Persian Empire: A Corpus of Sources of the Achaemenid Period. London: Routledge. ISBN 0-415-43628-1. 
  • Kuhrt, Amélie (2007). "Cyrus the Great of Persia: Images and Realities". In Heinz, Marlies; Feldman, Marian H. Representations of Political Power: Case Histories from Times of Change and Dissolving Order in the Ancient Near East. Winona Lake, IN: Eisenbrauns. ISBN 1-57506-135-X. 
  • Kutsko, John F. (2000). Between Heaven and Earth: Divine Presence and Absence in the Book of Ezekiel. Winona Lake, IN: Eisenbrauns. ISBN 1-57506-041-8. 
  • Lincoln, Bruce (1992). Discourse and the Construction of Society: Comparative Studies of Myth, Ritual, and Classification. New York: Oxford University Press US. ISBN 0-19-507909-4. 
  • Lincoln, Bruce (2007). Religion, empire and torture: the case of Achaemenian Persia, with a postscript on Abu Ghraib. Chicago: University of Chicago Press. ISBN 978-0-226-48196-8. 
  • Llewellyn-Jones, Lloyd (2009). "The First Persian Empire 550–330BC". In Harrison, Thomas. The Great Empires of the Ancient World. Getty Publications. hlm. 104. ISBN 978-0-89236-987-4. 
  • Mallowan, Max (1968). "Cyrus the Great (558-529 B.C.)". In Frye, Richard Nelson; Fisher, William Bayne. The Cambridge history of Iran. Vol. 2, The Median and Achaemenian periods. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 0-521-20091-1. OCLC 40820893. 
  • Masroori, C. (August 1999). "Cyrus II and the Political Utility of Religious Toleration". In Laursen, J. C.,. Religious toleration : "the variety of rites" from Cyrus to Defoe. New York: St. Martin's Press. ISBN 978-0-312-22233-8. 
  • Min, Kyung-Jin. The Levitical Authorship of Ezra-Nehemiah. London: Continuum International Publishing Group, 2004. ISBN 0-567-08226-1. 
  • Mitchell, T.C. (1988). Biblical Archaeology: Documents from the British Museum. London: Cambridge University Press. ISBN 0-521-36867-7. 
  • Nies, J.B.; Keiser, C.E. (1920). Babylonian Inscriptions in the Collection of J.B. Nies II. 
  • Pahlavi, Mohammed Reza (1967). The White Revolution of Iran. Imperial Pahlavi Library. 
  • Pritchard, James Bennett, ed. (1973). The Ancient Near East, Volume I: An Anthology of Texts and Pictures. Princeton: Princeton University Press. OCLC 150577756. 
  • Rassam, Hormuzd (1897). Asshur and the land of Nimrod. London: Curts & Jennings. 
  • Rawlinson, H. C. (1880). "Notes on a newly-discovered clay Cylinder of Cyrus the Great". Journal of the Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland 12. 
  • Robertson, Arthur Henry; Merrills, J. G. (1996). Human rights in the world : an introduction to the study of the international protection of human rights. Manchester: Manchester University Press. ISBN 978-0-7190-4923-1. 
  • Schaudig, Hanspeter (2001). Die Inschriften Nabonids von Babylon und Kyros' des Grossen samt den in ihrem Umfeld entstandenen Tendenzschriften : Textausgabe und Grammatik (dalam bahasa German). Münster: Ugarit-Verlag. ISBN 3-927120-75-8. 
  • Shabani, Reza; Mahmood Farrokhpey (trans) (2005). Iranian History at a Glance. London: Alhoda UK. ISBN 964-439-005-9. 
  • Sherwin, Simon J. (2007). "Old Testament monotheism and Zoroastrian influence". In Gordon, Robert P. The God of Israel: Studies of an Inimitable Deity. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 0-521-87365-7. 
  • Smith, Morton (1996). In Cohen, Shaye J.D. Studies in the cult of Yahweh, Volume 1. Leiden: Brill. hlm. 78. ISBN 978-90-04-10477-8. 
  • Soggin, J. Alberto; John Bowman (trans) (1999). An Introduction to the History of Israel and Judah. London: SCM-Canterbury Press Ltd. ISBN 0-334-02788-8. 
  • Stillman, Robert E. (2008). Philip Sidney and the poetics of Renaissance cosmopolitanism. Aldershot: Ashgate Publishing. ISBN 978-0-7546-6369-0. 
  • van der Spek, R.J. (1982). "Did Cyrus the Great introduce a new policy towards subdued nations? Cyrus in Assyrian perspective". Persica (Leiden: Nederlands Instituut voor het Nabije Osten) 10. OCLC 499757419. 
  • Vos, Howard Frederic (1995). "Archaeology of Mesopotamia". In Bromiley, Geoffrey W. The International Standard Bible Encyclopedia. Grand Rapids, Mich.: Wm. B. Eerdmans Publishing. ISBN 0-8028-3781-6. 
  • Walker, C.B.F. (1972). "A recently identified fragment of the Cyrus Cylinder". Iran : journal of the British Institute of Persian Studies (10). ISSN 05786967. 
  • Walton, John H.; Hill, Andrew E. (2004). Old Testament Today: A Journey from Original Meaning to Contemporary Significance. Grand Rapids, MI: Zondervan. ISBN 0-310-23826-9. 
  • Wiesehöfer, Josef (1999). "Kyros, der Schah und 2500 Jahre Menschenrechte. Historische Mythenbildung zur Zeit der Pahlavi-Dynastie". In Conermann, Stephan. Mythen, Geschichte(n), Identitäten. Der Kampf um die Vergangenheit (dalam bahasa German). Schenefeld/Hamburg: EB-Verlag. ISBN 3-930826-52-6. 
  • Wiesehöfer, Josef (2001). Ancient Persia: From 550 BC to 650 AD. London: I.B. Tauris. ISBN 1-86064-675-1. 
  • Weissbach, Franz Heinrich (1911). Die Keilinschriften der Achämeniden. Vorderasiatische Bibliotek (dalam bahasa German). Leipzig: J. C. Hinrichs. 
  • Winn Leith, Mary Joan (1998). "Israel among the Nations: The Persian Period". In Coogan, Michael David. The Oxford History of the Biblical World. Oxford: Oxford University Press. ISBN 0-19-513937-2. 
  • Farrokh, Kaveh (2007). "Cyrus the Great and early Achaemenids". Shadows in the Desert: Ancient Persia at War. Oxford: Osprey Publishing. ISBN 978-1-84603-108-3. 
  • Lauren, Paul Gordon (2003). "Philosophical Visions: Human Nature, Natural Law, and Natural Rights". The Evolution of International Human Rights: Visions Seen. Philadelphia: University of Pennsylvania Press. ISBN 0-8122-1854-X.