Oo Nina Bobo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Oo Nina Bobo[1]
139322915040927 300x430.jpg
Poster film[2]
Sutradara Jose Poernomo
Produser Gope T. Samtani
Pemeran Revalina S. Temat
Firman Ferdiansyah
Daniel Topan
Mega Carefansa
Agung Maulana
Sinyo Syamsul
Zaskia Riyanti
Herry Noegroho
dan lain sebagainya
Studio Rapi Films
Distributor Rapi Films
Tanggal rilis 20 Maret 2014 (2014-3-20)
Durasi 91 menit
Negara Bendera Indonesia Indonesia
Bahasa Bahasa Indonesia


Oo Nina Bobo adalah film horor Indonesia yang dirilis pada 20 Maret 2014 dan dibintangi oleh Revalina S. Temat dan merupakan film horror pertama setelah Pocong 2.

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

"Seorang anak mengalami gangguan mental karena seluruh keluarganya mati di rumah. Ia yakin kalau keluarganya dibunuh oleh setan. 5 tahun kemudian seorang dokter bermaksud melakukan terapi dengan membawa anak itu kembali ke rumahnya."[3]


"OO NINA BOBO" diangkat dari kisah lagu Nina Bobo. Lagu yang sering dinyanyikan para orang tua sebagai lagu pengantar tidur. Lima tahun yang lalu, terjadi pembantaian misterius. Ditemukan seorang ibu mati tergantung, sang suami mati terjatuh dari tangga dan anak gadis bungsunya Lala yang masih berumur 6 tahun ditemukan sudah tak bernyawa di kamarnya. Yang bisa selamat dari peristiwa itu hanya anak laki-lakinya yang berumur 7 tahun, Ryan (Firman Ferdiansyah). Sejak saat itu Ryan mengalami Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) dan dirawat di panti. Kondisi emosinya labil dan seringkali mengalami mimpi buruk. Perlahan, Ryan menutup dirinya dan melakukan fiksasi terhadap trauma yang dialaminya, Ryan bersikap seakan-akan dia lupa terhadap semua peristiwa tersebut.

Lima tahun kemudian hadirlah Karina (Revalina S. Temat), psikiater yang sedang mengambil tesis S2, dan menjadikan Ryan yang sudah berumur 12 tahun sebagai obyek penelitiannya. Sekalipun Ryan dianggap normal dan siap dikeluarkan dari panti, namun Karina ingin melakukan eksperimen terakhir. Dia ingin mengajak Ryan kembali ke rumahnya yang lama. Karina yang sangat percaya pada teori empirisnya bahwa salah satu cara paling efektif untuk mengatasi PTSD adalah mengajak korban ke lokasi dan dia harus belajar menghadapi situasi yang bisa memancing traumanya.

Sekali pun banyak seniornya yang mengkhawatirkan treatment ini, namun Karina bersikeras bahwa dia bisa melakukannya. Jika Ryan tetap bersikap normal, maka berarti Ryan memang sudah berhasil menghadapi traumanya. Sahabatnya, Bams (Daniel Topan) mengingatkannya tentang pengakuan Ryan pada awal pemeriksaan yang menceritakan ada kemungkinan keterlibatan makhluk lain di rumah tersebut dan menjadi penyebab kematian keluarganya. Mendengar hal itu, Karina tetap tidak percaya sama sekali dan bersikap skeptis.

Pada awal di rumah tersebut, Ryan menunjukkan perilaku yang normal. Namun pada hari-hari berikutnya, sikap Ryan berubah menjadi misterius dan aneh. Semakin lama hubungannya menjadi tertutup dengan Karina. Hingga suatu malam, Ryan mengalami mimpi buruk dan mengigau, Karina meniru apa yang dulu sering dilakukan ibu Ryan dengan menyanyikan lagu Nina bobo. Lagu Nina bobo tersebut telah 'menghidupkan' segala sesuatu yang ada di dalam rumah tersebut. Sesuatu yang membuat keluarga Ryan terbunuh lima tahun lalu. Dan kali ini, makhluk tersebut mengancam hidup Karina untuk menyelesaikan apa yang belum sempat diselesaikannya lima tahun lalu.[4]

Sekuel[sunting | sunting sumber]

Setelah kesuksesan dengan meraih 300.000 lebih penonton Jose Poernomo selaku sutradara mengumumkan pembuatan sekuel dengan pemain yang sama. Penayangan diprediksi bulan November 2014. [5].

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "...Oo Nina Bobo... Angkat Kisah Seram Lagu Pengantar Tidur". Wowkeren.com. 19 Februari 2014. Diakses 09:54:56 WIB. 
  2. ^ "Poster film Oo Nina Bobo". Cinema 21. 
  3. ^ "Trailer film Oo Nina Bobo". Cinema 21. 
  4. ^ "Sinopsis film Oo Nina Bobo". Wowkeren.com. 
  5. ^ [1], sekuel oo Nina Bobo dibuat

Pranala luar[sunting | sunting sumber]