Ketapang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari
Ketapang
{{{lambang}}}
Lambang Ketapang
{{{peta}}}
Peta lokasi Ketapang
Koordinat : 1°51'LS, 109°59'BT
Motto: Ketapang ASRI (Aman, Sehat, Ramah, Indah)
Semboyan:
Provinsi Kalimantan Barat
Ibu kota {{{ibukota}}}
Luas {{{luas}}}
Penduduk  
 · Jumlah {{{penduduk}}}
 · Kepadatan {{{kepadatan}}} jiwa/km²
Pembagian administratif  
 · Kecamatan {{{kecamatan}}}
 · Desa/kelurahan {{{kelurahan}}}
Dasar hukum {{{dasar hukum}}}
Tanggal {{{tanggal}}}
Hari jadi {{{hari jadi}}}
{{{kepala daerah}}} {{{nama kepala daerah}}}
Kode area telepon 0534
APBD {{{apbd}}}
DAU {{{dau}}}
Suku bangsa {{{suku bangsa}}}
Bahasa Bahasa Indonesia, bahasa Melayu, bahasa Dayak, bahasa Madura, dialek Tiochiu, dialek Khek
Agama {{{agama}}}
Flora resmi {{{flora}}}
Fauna resmi {{{fauna}}}
Zona waktu {{{zona waktu}}}
Bandar udara {{{bandar udara}}}

Situs web resmi: http://ketapang.go.id

Ketapang adalah ibukota Kabupaten Ketapang. Kota ini teletak di 1°51′ LS 109°59′ BT, di delta Sungai Pawan, di pulau Kalimantan.

Daftar isi

[sunting] Ekonomi

Pendapatan utama Kabupaten Ketapang berasal dari bisnis kayu, kelapa sawit, sarang burung walet, dan jasa perdagangan. Pertokoan di Ketapang sebagian besar dimiliki oleh etnis Tionghua.

Kota Ketapang dan Tugu Tolak Bala

[sunting] Pendidikan

Terdapat beberapa SMA dan SMK di kota ini. Juga terdapat beberapa perguruan Tinggi, yaitu Universitas Terbuka, Sekolah Tinggi Islam Al-Haudl, Politeknik Ketapang, Akademi Manajemen Komputer Indonesia, Akademi Keperawatan.

[sunting] Kesehatan

Terdapat dua rumah sakit di kota ini yakni RSUD Agoesdjam dan RS Fatima (swasta).

[sunting] Demografis

Jumlah penduduk Kabupaten Ketapang yang meliputi 24 Kecamatan adalah 473.880 jiwa (tahun 2004) yang terdiri dari laki-laki 217.885 jiwa dan perempuan 205.931 jiwa.

Kota Ketapang adalah kota yang multi suku dan etnis. Suku Dayak dan Melayu serta Tionghua yang merupakan tiga suku terbesar di kota ini. Selain itu juga ada suku Jawa dan Madura. Orang Tionghua di kota ini menggunakan dialek Tiochiu (dalam ejaan Mandarin: Chaozhou) sebagai bahasa pengantar sesama Tionghua. Juga terdapat sebagian kecil orang Tionghua yang menggunakan bahasa Khek (Hakka).

Kelenteng_Tua_Pek_Kong

[sunting] Transportasi

Kota Ketapang dapat dijangkau dari kota lain melalui Bandara Rahadi Osman dan Pelabuhan Ketapang. Terdapat penerbangan dan ke Pontianak dan Semarang via Pangkalan Bun. Transportasi antar desa di Ketapang menggunakan bus, kapal cepat (speedboat). Trnasportasi di tengah kota dapat menggunakan angkot, yang dalam bahasa setempat disebutoplet (mobil jenis minibus atau van); juga terdapat ojek.

[sunting] Tempat

Tugu Ale-ale

Tugu Ale-ale, terletak di perempatan Jl.R.Suprato dan jalan menuju jembatan Pawan 1, yang melintasi Sungai Pawan. Ale-ale adalah sejenis kerang berkulit halus yang menjadi makanan khas Ketapang. Tugu Tolak Bala, terletak di tengah Kota Ketapang, yakni di pertigaan Jl.Merdeka dan Jl.A.Yani. Museum Keraton Gusti Muhammad Saunan, dahulu merupakan kerajaan Melayu, terdapat di Ketapang, dan menghadap ke Sungai Pawan. Kelenteng Tua Pek Kong, tempat ibadah umat Tridharma yang terletak di Jl.Merdeka, Ketapang.

Keraton Saunan

[sunting] Hotel

Di Kota Ketapang terdapat Hotel kelas Melati 3 yakni Hotel Perdana, Hotel Murni dan Hotel Putra Tanjung, Hotel Aorta, Wisma Pembda, Hotel Patria. Satu Hotel Berbintang yaitu Aston Ketapang City Hotel yang baru-baru ini diresmikan

[sunting] Lihat pula

[sunting] Pranala luar

Peralatan pribadi
Buat buku
Bahasa lain