Hasri Ainun Habibie

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Hasri Ainun Besari
Ibu Negara Indonesia ke-3
Masa jabatan
13 Mei 1998 – 20 Oktober 1999
Presiden B.J. Habibie
Didahului oleh Tien Soeharto
Digantikan oleh Shinta Nuriyah
Informasi pribadi
Lahir 11 Agustus 1937
Bendera Belanda Semarang, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Meninggal 22 Mei 2010 (umur 72)
Bendera Jerman München, Jerman
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Bendera Jerman Jerman (kehormatan)
Suami/istri B.J. Habibie
Anak Ilham Akbar
Thareq Kemal
Agama Islam

Hasri Ainun Besari (biasa dipanggil Hasri Ainun Habibie) (lahir di Semarang, Hindia Belanda, 11 Agustus 1937 – meninggal di München, Jerman, 22 Mei 2010 pada umur 72 tahun) adalah Istri dari Presiden Indonesia Ketiga BJ. Habibie. Ia menjadi Ibu Negara Indonesia ketiga dari tahun 1998 hingga tahun 1999.[1]

Daftar isi

Biografi [sunting]

Kehidupan awal [sunting]

Hasri Ainun Besari adalah anak keempat dari delapan bersaudara putra dari H.Mohammad Besari, Arti dari nama Hasri Ainun berarti "Mata yang Indah".[1] Ia kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan memperoleh gelar Dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada tahun 1961. Ia juga pernah bekerja di RSCM Jakarta.[2] Ia menikah dengan Habibie yang juga teman bermain semasa kecil, pada tanggal 12 Mei 1962.[1][2] Mereka menghabiskan bulan madu di empat tempat yaitu di Kaliurang, Yogyakarta, dilanjutkan ke Bali lalu diakhiri di Ujung Pandang, daerah asal Habibie.[1] Dari pernikahan ini, Ainun memiliki dua orang putra, Ilham Habibie dan Thariq Kemal Habibie, serta enam orang cucu.

Kondisi Kesehatan [sunting]

Pada tanggal 24 Maret 2010, Hasri Ainun Habibie masuk ke rumah sakit Ludwig-Maximilians-Universitat, Klinikum Gro`hadern, München, Jerman dan telah menjalani sembilan kali operasi. [3][4] Empat dari sembilan operasi tersebut merupakan operasi utama sedangkan sisanya merupakan eksplorasi.[5]

Kematian [sunting]

Pada tanggal 22 Mei 2010 pukul 17.35 waktu München, Jerman. Ainun meninggal dunia setelah melewati masa kritis sekitar 1 hari dimana hidupnya ditopang oleh alat.[6] Jenazah Hasri Ainun Habibie diberangkatkan tanggal 24 Mei 2010 dari Jerman dan tiba di Jakarta pada tanggal 25 Mei 2010 kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata hari itu juga.[7]

Referensi [sunting]

Didahului oleh:
Siti Hartinah
Ibu Negara Republik Indonesia
1998-1999
Digantikan oleh:
Sinta Nuriyah