Ekonomi Amerika Serikat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Ekonomi
Amerika Serikat
Manhattan from top of the rock, hdr.JPG
New York City, pusat keuangan Amerika Serikat
Peringkat 1 (nominal) / 1 (KKB)
Mata uang $AS
Tahun fiskal 1 Oktober – 30 September
Statistik
PDB $15,851 triliun(Q4 2012) [1][2]
Pertumbuhan PDB 2,2% (Real, Des. 2011-Des. 2012) [1]
PDB per kapita $49.601 (2012)[2]
(14–2011, nominal; 6–2011, KKB)
PDB per sektor agrikultur: 1,2%, industri: 19,2%, jasa: 79,6% (perkiraan 2011)
Inflasi (IHK) 1,6% (Januari 2012-Januari 2013) [3]
Populasi
di bawah garis kemiskinan
15,0% (2011) [4]
Koefisien gini 0,477 (2011) [5]
Labor force 155,524 juta (includes 12.032 mil. unemployed, February 2013)[6]
Labor force
by occupation

pertanian, perhutanan, dan perikanan: 0,7% manufaktur, penggalian, transportasi, dan kerajinan: 20,3% managerial, profesional, dan teknis: 37,3% penjualan dan kantor: 24,2% jasa lain: 17,6% (2009)

[catatan: tidak termasuk pengangguran]
Pengangguran 7,7% (Februari 2013)[6]   (-0,2%)
Gaji kotor rata-rata $45.230 (Mei 2011)[7]
Industri utama Sangat terdiversifikasi, memimpin dunia, pembaharu teknologi, negara dengan hasil industri terbesar kedua di dunia; minyak bumi, baja, kendaraan bermotor, kedirgantaraan, telekomunikasi, bahan kimia, elektronik, pemrosesan makanan, barang konsumen, kayu, pertambangan
Peringkat kemudahan melakukan bisnis 4 [8]
Eksternal
Ekspor $1,564 triliun (2012)[9]
Ekspor barang-barang barang modal, 27,9%; persediaan dan bahan industri (kecuali minyak), 24,8%; barang konsumen (kecuali otomotif), 11,8%; kendaraan bermotor dan komponennya, 9,4%; makanan dan minuman, 8,6%; bensin, 7,6%; pesawat terbang dan komponennya, 6,1%; lainnya, 3,8%.
Rekan ekspor utama Kanada 18,9%; Meksiko 14,0%; Cina, 7,1%; Jepang, 4,5%; Britania Raya, 3,5% (2012)
Impor $2,299 triliun (2012)[9]
Impor barang-barang Barang konsumen kecuali otomotif, 22,7%; barang modal (kecuali komputasi), 18,7; bahan industri (kecuali minyak mentah), 18,4%; minyak mentah, 13,7%; kendaraan bermotor dan komponennya, 13,1%; komputer dan aksesorisnya, 5.4%; makanan dan minuman, 4,8%; lainnya, 3,1%.
Rekan impor utama Cina, 18,7%; Kanada, 14,2%; Meksiko, 12,2%; Jepang, 6,4%; Jerman, 4,8% (2012)
Saham investasi langsung asih $227,9 miliar (2011)[10]
Utang kotor luar negeri $14,71 triliun / 98% dari PDB (Juni 2011)[11]
Pembiayaan publik
Utang publik $16,687 triliun[12] / 107.18% of GDP[13]
Defisit anggara $1,09 triliun (2012)[14]
Pendapatan $2,45 triliun (pajak pendapatan individu, 46,1%; asuransi sosial, 34,7%; pajak korporat, 9,9%; lainnya, 9,3% - 2012)[14]
Beban $3,54 triliun (jaminan sosial, 21,5%; pertahanan, 18,4%; Medicare, 13,2%; bunga, 7,3%; Medicaid, 7,1%; lainnya, 32,4% - 2012)[14]
Bantuan ekonomi ODA $19 billion, 0.2% of GDP (2004)[15]
Peringkat utang
Cadangan mata uang asing $151,866 miliar (Des. 2012) [19]
Sumber data utama: CIA World Fact Book

Ekonomi Amerika Serikat (AS) adalah ekonomi terbesar di dunia. Produk Domestik Bruto (PDB) nominalnya tercatat sebesar $15,8 triliun pada tahun 2012,[1] yang merupakan seperempat dari PDB nominal dunia.[2] PDB berdasarkan keseimbangan kemampuan berbelanja (KKB) Amerika Serikat juga merupakan yang terbesar di dunia dan merupakan seperlima dari PDB KKB dunia.[2] Ekonomi AS merupakan ekonomi campuran[20][21] yang mengalami pertumbuhan PDB yang stabil, memiliki tingkat pengangguran yang sedang, dan tingkat penelitian dan penanaman modal yang tinggi. Lima rekan dagang utama AS adalah Uni Eropa, Kanada, Tiongkok, Meksiko, dan Jepang.

Amerika Serikat adalah salah satu negara terkaya di dunia yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah, infrastruktur yang maju, dan produktivitas yang tinggi.[22] Pendapatan per kapita (KKB) merupakan yang tertinggi keenam di dunia.[2] AS juga merupakan produsen minyak bumi terbesar ketiga dan produsen gas alam terbesar kedua di dunia. Negara ini juga merupakan negara dagang terbesar kedua setelah Tiongkok.[23] Pada tahun 2010, Amerika Serikat masih menjadi negara pabrikan terbesar, dengan seperlima hasil pabrikan dunia berasal dari AS.[24] Dari 500 perusahaan terbesar di dunia, 132 bermarkas di AS.[25] Selain itu, Amerika Serikat memiliki pasar finansial terbesar dan paling berpengaruh di dunia. Sekitar 60% cadangan mata uang global diinvestasikan dalam dollar AS, sementara 24% diinvestasikan dalam Euro. Bursa Efek New York adalah bursa efek terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar.[26] Investasi asing langsung di Amerika Serikat tercatat sebesar $2,4 triliun.[27] Investasi Amerika Serikat di negara lain berjumlah $3,3 triliun.[28] Pasar tenaga kerja juga menarik imigran dari seluruh dunia. Selain itu, berdasarkan Indeks Kemudahan Berbisnis dan Laporan Daya Saing Global menempatkan AS sebagai salah satu negara terbaik.[29]

Ekonomi AS saat ini sedang mengalami kesulitan akibat krisis keuangan 2007-2008. Pada Februari 2013, tingkat pengangguran mencapai 7,7% atau 12,0 juta orang, sementara tingkat pengangguran U-6 yang juga meliputi kekurangan pekerjaan mencapai 14,3% atau 22,2 juta. Dengan tingginya tingkat pengangguran, berkurangnya pendapatan rumah tangga, dan pemotongan anggaran federal, ekonomi AS masih berusaha pulih dari pengangguran.[30] Kemiskinan ekstrem, yaitu rumah tangga dengan pendapatan kurang dari $2 per hari, bertambah dua kali lipat dari angka pada tahun 1996 menjadi 1,5 juta rumah tangga pada tahun 2011, termasuk 2,8 juta anak.[31] Pada tahun 2013, kemiskinan anak-anak mencapai rekor tertinggi, dengan 16,7 juta anak-anak hidup dalam rumah tangga yang makanannya tidak pasti, sekitar 35% lebih tinggi dari angka pada tahun 2007.[32] Terdapat sekitar 643.000 tuna wisma pada Januari 2009, dan dua per tiga di antaranya tinggal di temapt perlindungan darurat atau program perumahan transisional, sementara sisanya tinggal di jalan, bangunan yang ditinggalkan, atau tempat lain yang tidak layak.[33] Pada tahun 2008, AS menghabiskan lebih banyak anggarannya untuk kesehatan dari negara lain di dunia, yaitu sekitar 15,2% dari PDB. Akan tetapi, pada tahun 2013, harapan hidup AS lebih rendah daripada 17 negara berpendapatan tinggi lainnya.[34] Pada tahun 2010, 49,9 juta orang atau 16,3% dari jumlah penduduk AS tidak memiliki asuransi kesehatan yang mengakibatkan kematian 48.000 orang per tahunnya.[35] Sementara itu, pada tahun 2007, 62,1% pengaju kebangkrutan menyalahkan biaya medis. Sekitar 25% penduduk lansia menyatakan kebangkrutannya karena biaya medis, dan 43% terpaksa menghipotekkan atau menjual kediaman mereka.[36]

Jumlah utang AS tercatat sebesar $50,2 triliun pada akhir kuartal pertama tahun 2010, atau sekitar 3,5 kali PDB.[37] Pada Oktober 2012, proporsi utang public AS 1,0043 kali lebih besar dari PDB.[38] Aset keuangan domestik berjumlah $131 triliun dan liabilitas keuangan domestik berjumlah $106 triliun.[39]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c "National Economic Trends (Nominal GDP)" (PDF). Federal Reserve Bank of St. Louis. February 28, 2013. hlm. 24. Diakses March 2, 2013. 
  2. ^ a b c d e "United States". International Monetary Fund. Diakses January 4, 2013. 
  3. ^ "National Economic Trends (Consumer Price Index)" (PDF). Federal Reserve Bank of St. Louis. February 22, 2013. hlm. 28. Diakses February 25, 2013. 
  4. ^ "Income, Poverty, and Health Insurance Coverage in the United States: 2011" (PDF). September 2012. hlm. 13. Diakses January 4, 2013. 
  5. ^ "Income, Poverty and Health Insurance Coverage in the United States: 2011". Newsroom. United States Census Bureau. September 12, 2012. Diakses January 23, 2013. 
  6. ^ a b "Economic News Release: Employment Situation Summary Table A. Household data, seasonally adjusted". BLS.gov. March 8, 2013. Diakses March 8, 2013. 
  7. ^ "Occupational Employment and Wages News Release (May 2011)". BLS.gov. March 27, 2012. Diakses October 5, 2012. 
  8. ^ "Doing Business in the United States 2013". World Bank. Diakses January 23, 2013. 
  9. ^ a b "U.S. International Trade in Goods and Services" (PDF). BEA. February 8, 2013. Diakses February 11, 2013. 
  10. ^ "Foreign Direct Investment (FDI) in the United States". International Investment. Diakses November 22, 2011. 
  11. ^ "Debt - External". The CIA World Factbook. 
  12. ^ "The Debt to the Penny and Who Holds It". Treasury Direct. February 28, 2013. Diakses March 2, 2013. 
  13. ^ "World Economic Outlook Database, October 2012". IMF. Diakses February 22, 2013. 
  14. ^ a b c "Deficit tops $1 trillion for 4th straight year". CNN Money. October 6, 2012. 
  15. ^ Biggest donors by GDP, BBC News, diakses November 17, 2008 
  16. ^ "Sovereigns rating list". Standard & Poor's. Diakses August 20, 2011. 
  17. ^ a b c Rogers, Simon; Sedghi, Ami (April 15, 2011). "How Fitch, Moody's and S&P rate each country's credit rating". The Guardian (London). Diakses May 28, 2011. 
  18. ^ Riley, Charles (August 2, 2011). "Moody's affirms AAA rating, lowers outlook". CNN. 
  19. ^ "United States: International Reserves and Foreign Currency Liquidity". International Monetary Fund. December 14, 2012. Diakses January 4, 2013. 
  20. ^ U.S. Economy and Business – Conditions and Resources. U.S. Department of State. "The United States is said to have a mixed economy because privately owned businesses and government both play important roles." Accessed: October 24, 2011.
  21. ^ (4)Outline of the U.S. Economy – (2)How the U.S. Economy Works. U.S. Embassy Information Resource Center. "As a result, the American economy is perhaps better described as a "mixed" economy, with government playing an important role along with private enterprise. Although Americans often disagree about exactly where to draw the line between their beliefs in both free enterprise and government management, the mixed economy they have developed has been remarkably successful." Accessed: October 24, 2011.
  22. ^ Wright, Gavin, and Jesse Czelusta, "Resource-Based Growth Past and Present", in Natural Resources: Neither Curse Nor Destiny, ed. Daniel Lederman and William Maloney (World Bank, 2007), hal. 185. ISBN 0-8213-6545-2.
  23. ^ The Guardian - 11 February 2013 - China overtakes US in world trade - by Phillip Inman
  24. ^ Vargo, Frank (March 11, 2011). "U.S. Manufacturing Remains World’s Largest". Shopfloor. Diakses March 28, 2012. 
  25. ^ "Global 500 2010: Countries". CNN. 
  26. ^ http://www.sfc.hk/web/doc/EN/research/stat/a01.pdf
  27. ^ "CIA – The World Factbook". Cia.gov. Diakses April 21, 2012. 
  28. ^ "CIA – The World Factbook". Cia.gov. Diakses April 21, 2012. 
  29. ^ Rankings: Global Competitiveness Report 2008-2009, World Economic Forum, diakses October 12, 2008 [pranala nonaktif] Click the link "Rankings" to access the entire list.
  30. ^ Schwartz, Nelson (March 3, 2013). "Recovery in U.S. Is Lifting Profits, but Not Adding Jobs". New York Times. Diakses 18 March 2013. 
  31. ^ "Extreme Poverty in the United States, 1996 to 2011" National Poverty Center, Februari 2012
  32. ^ Walker, Duncan (6 March 2013). "The children going hungry in America". BBC News. Diakses 13 March 2013. 
  33. ^ HUD 5th Annual Homelessness Assessment Report to Congress, Juni 2010
  34. ^ "U.S. Health in International Perspective: Shorter Lives, Poorer Health" (2013) National Institutes of Health Committee on Population, Board on Population Health and Public Health Practice
  35. ^ Woolhandler, S.; et al. (September 12, 2012). "Despite slight drop in uninsured, last year’s figure points to 48,000 preventable deaths". Physicians for a National Health Program. Diakses September 26, 2012. 
  36. ^ "Out-of-Pocket Spending in the Last Five Years of Life" Journal of General Internal Medicine, Februari 2013, Volume 28, Issue 2, hal 304-309
  37. ^ 31, 2010 Components of US debt, diakses July 3, 2010 
  38. ^ "World Debt". usdebtclock.org. Diakses January 31, 2013. 
  39. ^ Flow of Funds report, hlm. L.5, L.125, diakses July 3, 2010 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]