Dawud

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Dawud (bahasa Arab: داوود atau داود Dāwūd, Inggris Davíd) (sekitar 1041-971 SM) adalah nabi dan rasul Allah yang disebutkan dalam Al-Qur'an. Oleh Allah, ia diberi kitab Zabur dan ia merupakan Raja Israel setelah Thalut. Ia diangkat menjadi nabi pada tahun 1010 SM.

Genealogi[sunting | sunting sumber]

Daud bin Aisya (Eeshia) bin Awid dari keturunan Yahuda bin Yaqub. Ia merupakan keturunan ke-13 dari Ibrahim melalui Ishaq.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Diperkirakan Dawud hidup selama 70 hingga 106 tahun.[1][2] Dia diangkat menjadi nabi pada tahun 1010 SM. Dalam Al-Qur'an disebutkan bahwa ia orang yang dapat mengalahkan Jalut dan diberi mukjizat dapat melunakkan dan membengkokkan besi.[3] Dawud di kebumikan di Baitul Maqdis, Palestina dan tahtanya di gantikan oleh putra tunggalnya yaitu Sulayman. Namanya disebutkan sebanyak 16 kali di dalam Al-Quran.

Di antara para nabi Allah yang lain, ia menerima wahyu berupa Zabur.[4] Ia selalu mengingat setiap bacaan kitab Zabur dan sangat fasih dengan suara yang merdu dalam membacanya, sehingga membuat pegunungan dan burung ikut bertasbih.[3][5]

Dawud juga disebutkan di dalam Al-Qur'an sebagai anak muda yang berhasil membunuh Jalut (Goliath), ketika Bani Israel sangat takut untuk berhadapan dengannya, padahal pasukan Dawud sendiri sudah sangat kuat.[3][6]

Dari beberapa kisah Dawud di dalam Qur'an, dinyatakan bahwa ia juga sebagai Raja Dawud sebagaimana yang telah diceritakan di dalam Bibel dan kisah umat Yahudi. Ada beberapa perbedaan yang sangat nyata, di antaranya adalah kisah bahwa Dawud adalah seorang penzinah dan pembunuh sebelum masa tobatnya, tetapi kisah tersebut sangat ditolak oleh umat Muslim.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ The Truth of Life
  2. ^ :: www.zainab.org Para Nabi du Zainab.org
  3. ^ a b c "...dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): "Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud", dan Kami telah melunakkan besi untuknya, (Saba 34:10)
  4. ^ "Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami telah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya, dan Kami telah memberikan wahyu (pula) kepada Ibrahim, Isma'il, Ishak, Ya'qub dan anak cucunya, Isa, Ayyub, Yunus, Harun dan Sulaiman, dan Kami berikan Zabur kepada Daud." (An-Nisa 4:163).
  5. ^ "Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan; dan ingatlah hamba Kami Daud yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhan)." "Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi, dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masingnya amat taat kepada Allah, dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan." (Shaad 38:17-20).
  6. ^ "Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Daud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam." (Al-Baqarah 2:251).