Cileungsi, Bogor

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Cileungsi
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Bogor
Pemerintahan
 • Camat -
Luas 75 km²
Jumlah penduduk 191.549 (SP 2010)
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan 12

Cileungsi adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. kecamatan ini direncanakan masuk ke wilayah Kabupaten Bogor Timur.

Kecamatan Cileungsi adalah salah satu kecamatan di Wilayah Utara-Timur, Kabupaten Bogor, yang terbagi menjadi 12 desa. Kecamatan ini adalah salah satu daerah industri di kawasan Jabodetabek. Alasan utama kecamatan ini menjadi daerah industri adalah karena jarak tempuh kecamatan ini dari daerah Cawang Jakarta Timur yang hanya sekitar 40 menit dan kelengkapan fasilitas umum yang dimilikinya. Karena warga yang tinggal di Cileungsi adalah pindahan dari Cawang Jakarta Timur akibat Banjir tahun 1996.

Kebun sawah di Cileungsi sekitar awal tahun 1920-an. Sejak akhir tahun 1990-an, Lahan pesawahan beralih fungsi menjadi Tempat syuting "ADA BOCAH NAIK KIJANG". Namun sejak tanggal 6 Januari 2000, Lahan untuk tempat syuting telah tergenang banjir. Sekarang, lahan itu telah gersang dan akan dibangun Pusat pemerintahan provinsi Jawa Barat yang merupakan pindahan dari Kota Bandung.
Pada waktu itu, Kebun kelapa sawit di Cileungsi yang telah beralih fungsi menjadi Tempat Syuting film "ADA BOCAH NAIK KIJANG" pada tahun 1999. Namun pada tanggal 6 Januari 2000, Lahan syuting telah tergenang banjir. Sekarang, lahan akan dibangun Pusat pemerintahan provinsi Jawa Barat yang baru yang merupakan pindahan dari Kota Bandung.

Dulu kebun kelapa sawit, ilalang dan pesawahan di Cileungsi pernah ada tempat syuting "Ada Bocah Naik Kijang" dan "Sumpah Pemimpin" yang pernah disyuting sejak tanggal 26 Februari 1999. Namun, sejak tanggal 13 Januari 2001, Kebun ilalang dan Pesawahan yang digunakan untuk syuting film di Cileungsi, sudah gersang dan tercemar banyak sampah atau limbah pabrik karena dibangun Terminal Cileungsi, Kantor Gubernur Jawa Barat yang baru di Cileungsi dan Kantor Bupati Bogor Timur. Waktu itu, pada awal 2000, lahan untuk syuting di Cileungsi tergenang banjir.

Dulu juga terdapat Rel kereta api pernah ada percabangan dari Stasiun Nambo ke Cileungsi, Jonggol, Cianjur dan Bukaka, Yang pernah beroperasi cuma KA Parahyangan, jurusan Gambir-Bandung, yang beroperasi antara tahun 1975 sampai 1998. Tapi, Rel kereta api ke Bukaka sudah mati akibat Banjir melanda Kabupaten Bogor tahun 1996. Maka jalur Citayam-Nambo-Cianjur sudah mati sejak akibat pasca krisis moneter dan kerusuhan Mei 1998 dan dihidupkan kembali pada tanggal 2 Maret 2007 setelah Banjir melanda Kabupaten Bogor.

Cileungsi pernah tergenang banjir pada tahun 1986, 1987, 1992, 1996, 1997, 2000, 2002, 2007, 2013 dan 2014.

Diwacanakan ibukota provinsi Jawa Barat sebagai pengganti wilayah Kota Bandung dari tahun 1950 sampai 2015 yang tak layak dipakai yang disahkan pada tanggal 13 Januari 2001 sesuai SK Gubernur Jawa Barat nomor 1653 tahun 2001 tentang pemindahan Ibukota Provinsi Jawa Barat ke wilayah Cileungsi. Namun rapat di Hotel Grand Serela, Kota Bandung pada tanggal 22 Agustus 2005 karena diwacanakan pemindahan ibukota provinsi Jawa Barat ke wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor. Sudah diwacanakan pada hari Senin tanggal 16 Maret 2015 jam 01.00 wib, ibukota provinsi Jawa Barat seharusnya dipindahkan ke wilayah Cileungsi. Pada hari Senin tanggal 16 Maret 2015 jam 06.30 wib, Cileungsi dimekar dari Kabupaten Bogor dan diberi nama "Kota Cileungsi" pada tahun 2015.

Pada hari Senin tanggal 16 Maret 2015 jam 08.40 wib mendatang, Kota Cileungsi terbagi atas 10 kecamatan, yang terdiri atas :

Pada tanggal 14 Maret 2015 mendatang, dibangun Kantor walikota/balai kota Kota Cileungsi dengan luas 500 hektar dan Kantor gubernur provinsi Jawa Barat berikut lembaganya dengan luas 300 hektar yang dulunya merupakan pesawahan dan lahan syuting film "Ada Bocah Naik Kijang" yang dirilis pada tanggal 25 Maret 1999 yang tergenang banjir sejak tanggal 6 Januari 2000 akibat turun hujan. Pada hari Selasa tanggal 17 Maret 2015 jam 16.42 wib mendatang, sebanyak 5.700 unit kendaraan umum yang terdiri atas: 1.600 unit mobil bus AKAP, 1.250 unit mobil bus AKDP, 1.200 unit mobil bus kota, 1.000 unit mobil angkutan kota, 500 unit becak dan 150 unit ojek ditampung ke Terminal bus baru di kawasan Cileungsi yang menggantikan Terminal Leuwipanjang di Kota Bandung yang kini sudah tak beroperasi lagi.

Kecamatan Cileungsi dapat dicapai melalui Jalan tol Jagorawi keluar dari pintu tol Cibubur lewat jalan alternatif Cibubur-Cileungsi. Jalan ini telah menjadi salah satu daerah utama pengembangan kawasan pemukiman di Jabodetabek.

Berdasarkan sensus yang dilakukan pada tahun 2002, jumlah penduduk di Kecamatan ini sekitar 123.000 jiwa. Untuk mendukung kebutuhan hidup sehari-hari penduduknya, kecamatan ini telah memiliki fasilitas umum yang cukup memadai, seperti sekolah dari tingkat dasar hingga lanjutan, pasar tradisional dan modern, serta Rumah Sakit.

Terdapat dua rumah sakit di kecamatan ini yaitu Rumah Sakit Umum Mary Cileungsi dan Rumah Sakit MH Thamrin Cileungsi. Sebagai rumah sakit terbesar, Rumah Sakit Mary Cileungsi memiliki 141 tempat tidur sedangkan Rumah Sakit MH Thamrin Cileungsi hanya memiliki 75 tempat tidur. Rumah Sakit Mary Cileungsi juga menjadi satu satunya rumah sakit yang menjadi rujukan bagi peserta Jamsostek di kecamatan ini dan kecamatan lain di Kabupaten Bogor wilayah timur yang direncanakan sebagai Kabupaten Bogor Timur.

Juga terdapat pula rumah sakit umum daerah/RSUD Cileungsi milik Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor yang baru saja didirikan dan diresmikan keberadaannya untuk masyarakat Wilayah Timur Kabupaten Bogor, dan papan nama penunjuk arah rumah sakit umum daerah/RSUD Cileungsi sudah terpasang. Lokasinya di depan perumahan Citra Indah, Jonggol.

Selain sebagai daerah industri, Kecamatan ini juga memiliki tempat wisata yang cukup dikenal di Jabodetabek, yaitu Taman Wisata Mekarsari. Dengan luas 264 Hektar, Taman Wisata ini merupakan salah satu pusat pelestarian buah-buahan tropika terbesar di dunia. Selain menawarkan wisata alam, Taman ini juga menawarkan paket outbound dan pemancingan di danau yang dimilikinya.

Kelurahan/desa[sunting | sunting sumber]

  1. Cileungsi
  2. Cileungsi Kidul
  3. Cipenjo
  4. Cipeucang
  5. Dayeuh
  6. Gandoang
  7. Jatisari
  8. Limus Nunggal
  9. Mampir
  10. Mekarsari
  11. Pasir Angin
  12. Kelabong (akan dimekarkan dari Pasir Angin, Cileungsi, Bogor pada tanggal 12 Januari 2015 dan diresmikan pada hari Selasa tanggal 13 Januari 2015 jam 11.00 wib, Nantinya akan dibikin Pusat Pemerintahan Kota Cileungsi serta berubah status menjadi kelurahan bernama Kelurahan Kelabong dan masuk ke wilayah Kota Cileungsi pada hari Senin tanggal 16 Maret 2015 jam 06.30 wib)
  13. Setu Sari Barat
  14. Setu Sari Timur (akan dimekarkan dari Setu Sari, Cileungsi, Bogor pada tanggal 12 Januari 2015 dan diresmikan pada hari Selasa tanggal 13 Januari 2015 jam 10.00 wib, Nantinya akan dibikin Pusat pemerintahan provinsi JABAR/ Jawa Barat serta berubah status menjadi kelurahan bernama Kelurahan Setu Sari Timur dan masuk ke wilayah Kota Cileungsi pada hari Senin tanggal 16 Maret 2015 jam 06.30 wib)

Perumahan di Cileungsi[sunting | sunting sumber]

  1. Perumahan Limus Nunggal, di Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  2. Perumahanan Kota Metropolitan (KTM) dan Sekarang Perumahan Meetland Trans Yogie, di Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  3. Perumahan Kenari Cileungsi, di Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  4. Perumahan Permata Cibubur, di Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  5. Perumahan Griya Cileungsi, di Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  6. Perumahan Harvest City, di Desa Mekarsari, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  7. Perumahan Gandoang Permai, di Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  8. Perumahan Grand Nusa Indah (GNI), di Desa Setu Sari, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  9. Perumahan Paspampres (Cileungsi), di Desa Setu Sari, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  10. Perumahan Bukit Putra, di Desa Setu Sari, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  11. Perumahan Citra Indah, di Desa Setu Sari, Kecamatan Cileungsi, dan Kecamatan Jonggol ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  12. Perumahan Griya Cipeucang Indah (GCI) di Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  13. Perumahan Pondok Damai, di Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  14. Perumahan Cileungsi Indah, di Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi ("" 6 Agustus 2014 16.19 (UTC))
  15. Perumahan Metland Cileungsi, di Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi

Trayek Bus dari Cileungsi[sunting | sunting sumber]

Angkutan Kota[sunting | sunting sumber]

  1. Metromini x1 patas ke Senen (via Cibubur - Tol Jagorawi - Cempaka Putih)
  2. Mayasari Bakti AC42 patas ke Tanjung Priok (via Cibubur - Tol Jagorawi - Sunter)
  3. Mayasari Bakti AC42A patas ke Kalideres (via Cibubur - Tol Jagorawi - Komdak - Slipi - Grogol - Daan Mogot)
  4. Mayasari Bakti AC70A patas ke Tanah Abang (via Cibubur - Tol Jagorawi - Komdak - Sudirman - Thamrin)
  5. Maya Raya MYR AC patas ke Kalideres (via Cibubur - Tol Jagorawi - Slipi - Grogol - Daan Mogot)
  6. Sinar Jaya Bandara ke Bandara Soekarno-Hatta
  7. Angkutan Kabupaten Bogor D64 ke Jonggol
  8. Angkutan Kabupaten Bogor D121 ke Kampung Rambutan
  9. Angkutan Kabupaten Bogor D121A Ke Kampung Rambutan
  10. Angkot D56 ke UKI
  11. Koasi K02B ke Pondok Gede
  12. Angkot P01 ke Gas Alam ("" 28 September 2013 10.00 (UTC)).

Angkutan Perbatasan Yang Terintegrasi dengan Busway/APTB[sunting | sunting sumber]

  1. APTB Transjakarta 10 patas ke Blok M (via Cibubur - UKI - Koridor 9 - Koridor 1)("" 28 September 2013 10.00 (UTC)).

Trayek Bus Bandara Soekarno-Hatta dari Cileungsi[sunting | sunting sumber]

Mulai tanggal 18 Juli 2014. Bus Angkutan Pemadu Moda dari PO. Sinar Jaya siap beroperasi pada trayek Terminal Cileungsi – Bandara Internasional Soekarno–Hatta dan sebaliknya dengan tarif  Rp. 40.000,-/penumpang. Untuk memudahkan calon penumpang yang rata-rata penumpang pesawat, maka dengan ini Angkutan Pemadu Moda Sinar Jaya membuka layanan Informasi melalui:

  • Telepon : (021) 8833 6059
  • SMS : 0812 1284 777
  • email : airportservice@sinarjayagroup.co.id
  • Twitter : @AirportSJGroup

Pranala luar[sunting | sunting sumber]